A n a k k u

12/03/2004

Saat kudengar celoteh rekan seusiamu

Aku sudah terbiasa untuk membesarkan hati

Saat kudengar senandung mereka

Doaku akan kesembuhanmu tiada henti

Saat kudengar mereka saling berbagi.

Takdirku tak pernah kusesali


Tapi nak.

Saat kau benturkan kepalamu..

Dan tak ada satupun yang dapat menahan pekikmu..

Bahkan dekap eratkupun tak lagi dapat menenangkanmu

Sungguh nak, beribu sembilu tengah menyayat bathinku


Kuingin kau tahu bahwa kau aman dipelukku

Sakit manakah yang tengah menderamu ?

Atau frustasikah kau atas ketidak mengertianku ?

Sungguh nak, akupun rindu bercengkerama denganmu


Nak.

Andai Tuhan ciptakan satu bahasa

Walau hanya untuk kita berdua

Tentu kau dapat mengutarakan apa isi hatimu

Dan akupun dapat becerita tentang duniaku


Mungkin Tuhan tak ingin kau terkontaminasi

Bukan dari radiasi, mercury, vaksinasi atau bakteri

Tapi dari segala intrik duniawi

Mungkin Dia ingin membiarkan kau selalu suci


Tolong nak.

Doakan smoga Tuhan mengizinkan

Agar aku selalu mampu berjuang dengan segala daya upaya

Serta ikhlasku tuk selalu mengiringi langkahmu

Mungkin inilah yang akan mempertemukan kita kelak di gerbang surga

Amin


Ayahnya Syaza
Jakarta

Total visitors from 2000 to March 2012 : 2,098,400 - Puterakembara 2011
interaction with this site is in accordance with our site policy