Puterakembara, Duniaku adalah Duniamu


My OT - Aktifitas berat (heavy work)



01/03/2006

Oleh: Bapak Taufiq Hidayat

Apa yang dapat membantu memaksimalkan prilaku dan kemampuan atensi sang
anak? Aktifitas berat! Yup!!! Hal tersebut membuat system saraf bekerja
dengan baik untuk dapat beradaptasi dapam berbagai situasi dan kondisi.

Sistem taktil (untuk mempermudah terkadang disebut sentuhan), adalah
sistem yang sangat kuat. Membantu sang anak untuk belajar tentang
dunia dan mengintegrasikan pengetahuan tersebut pada system yang lain.
Ada 2 tipe informasi sentuhan : protektif dan diskriminatif. System
protektif mengingatkan tentang adanya potensi bahaya, saat tubuh dalam
kondisi kedinginan bulu kuduk akan berdiri mengingatkan untuk segera
bertindak atau tangan akan bereaksi scara cepat saat menyentuh
permukaan yang kasar.

Sistem diskriminatif memberitahukan objek tentang ukuran, bentuk,
tekstur sehingga dapat dipahami dengan bantuan penglihatan. Pernahkah
anda mencari kunci mobil di dalam tas tanpa melihat isinya?. Sistem
ini memberitahukan saat sesuatu melakukan kontak dengan bagian tubuh
anda.

Sementara, proprioseptif yang terdapat pada otot, sendi dan tendon
mengirim informasi taktil secara internal. System proprioseptif
memberitahu otak tentang keberadaan setiap anggota tubuh dan posisi
persendian : cara yang paling efektif untuk mengaktifkan proprioseptif
adalah dengan melakukan aktifitas dengan adanya tahanan secara aktif.
Aktifitas berat termasuk dalam kriteria tersebut karena mengandung
elemen "menarik, mendorong, mengangkat dan membawa".

Sistem vestibular menerima informasi melalui reseptor yang ada pada
telinga bagian dalam ; bekerja secara sinergi dengan penglihatan,
auditori dan sistem propioseptif. Hal ini yang membuat kita merasakan
keseimbangan dan memungkinkan tubuh menyesuaikan terhadap perubahan
posisi kepala, leher, dan mata. Dan juga memberikan kesan stabil dan
aman saat bergerak melawan tarikan gravitasi, membuat seorang anak
dapat bermain, berlari, melompat dan menjaga keseimbangannya saat
terjatuh.

Otak juga memiliki system yang kompleks dalam meregulasi aktifitasnya,
kalimat tersebut mengacu pada istilah "modulasi sensori". Sang otak
memutuskan kapan saatnya bereaksi (fasilitasi) atau menghambat reaksi
(inhibisi). Proses fasilitasi dan inhibisi mempengaruhi suasana diri
dan prilaku. Saat proses tersebut mengalami kesalahan, sang anak akan
mengalami kesulitan memodulasi sensasi untuk bertindak sesuai dengan
situasi. Ex. Saat berada dalam ruang makan sang anak kesulitan untuk
fokus pada hidangan yang akan disantap karena mungkin merasa terganggu
oleh bunyi derat pintu yang terbuka, perputaran kipas angin atau
bahkan posisi duduk yang tidak nyaman sehingga terlihat cukup sibuk
dengan dirinya.

Kurangnya proses inhibisi dapat meningkatkan sensitifitas terhadap
sentuhan, penglihatan, rasa, dan bau. Seorang anak dengan masalah
tersebut akan terlihat cukup atau bahkan sangat aktif. Karena
kurangnya kemampuan untuk bereaksi terhadap informasi sensori membuat
sang anak terkesan mudah bosan dan kurang menyukai melakukan aktifitas.

Saat kemampuan untuk memodulasi sistem saraf tidak berfungsi secara
maksimum, sang anak akan mengalami keterlambatan atau kurangnya
kualitas pada beberapa area perkembangan, termasuk kemampuan motorik
kasar dan motorik halus, integrasi visual motor, atensi, kematangan
emosi, prilaku, pola tidur, makan, bahasa dan pemahaman.

Sebagai contoh, pada anak dengan tingkat kewaspadaan yang rendah akan
terlihat hiperaktif (zone out), tapi setelah dapat mencapai tingkat
dimana kebutuhan sensorinya terpenuhi akan mampu untuk berpartisipasi
pada aktifitas yang dilakukan dan diberikan.






Bunga Rampai Online
Buku Bunga Rampai

Artikel sebelumnya: "Mandi dengan menyenangkan- Secara umum anak dengan gangguan sensori kurang menyukai acara mandi. Bagaimana menyikapinya? kembali Tips dari Bapak Taufiq Hidayat"

Artikel berikutnya "Gerakan Brain Gym untuk Perkembangan Bicara- Info tentang gerakan Brain Gym untuk Perkembangan Bicara ini dikirim oleh salah satu rekan milis yang disarikan dari Buku "I am The Child"....."




| english version | Kontak Kami | search|

Valid HTML version 4.01

Sejak Januari 2000 - April 2008 situs ini telah dikunjungi: 661138 -pengunjung
Interaksi anda dengan situs ini mengikuti Site Policy kami

Puterakembara 2000-2008