Ucapan Belasungkawa

07/24/2005

Maaf saya baru buka email karena saya baru hari ini masuk kerja sehabis pulang ke Jawa, berhubung keponakan saya yang autis telah meninggal dunia karena kesetrum.

Menurut cerita ibunya waktu itu anak-nya sedang tidur siang dengan kipas angin dan ibunya sedang masak didapur. Mungkin karena dia mau bangun dan kebiasan dia kalau bangun tidur tidak ada orang didekatnya maka dia akan berteriak dan langsung lari mencari orang.

Karena lari, tanpa sengaja dia menabrak kipas angin yang kebetulan kabel-nya terkelupas karena sambungan tidak sempurna. Dia langsung kesetrum dan teriak - ketika ibu-nya datang badan-nya sudah kaku dan kami bawa ke rumah sakit terdekat namun tidak tertolong lagi padahal tidak ada luka bakar ditubuhnya.

Saya mengucapkan banyak berterima kasih atas kesediaan bapak dan ibu memberi saran dan informasi kepada keponakan saya walaupun belum sempat kami terapkan ke dia.

Salam,
Ibu SU. Sanggata, Kalimantan Timur


* * *

Innalillahi wa inna ilaihi ra’jiun.

Berita seperti ini membuat saya berhenti melakukan apapun. Bergegas ke kamar anak saya, dan mencium dia yang sedang tertidur lelap. Sambil berlinang.

Bagaimanapun keadaannya, saya bersyukur anak saya ada bersama saya.

Semoga yang ditinggalkan diberi kekuatan.

Salam,
Ibu DP. Jakarta

* * *

Buat Ibu S. dan keluarga besarnya,

Atas nama Puterakembara, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian keponakan Ibu.

Semoga Tuhan memberikan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan. Amin.

Salam,
Ibu LM. Jakarta

* * *



__

Total visitors from 2000 to March 2012 : 2,098,400 - © Puterakembara 2012
interaction with this site is in accordance with our site policy