Penggunaan PECS dan COMPIC

08/29/2008

----- Original Message -----

From: Tami P

To: peduli-autis Puterakembara

Subject: [Puterakembara] Penggunaan PECS dan Compic

Dear Mbak Ita dan rekan2,



Saya mengharapkan bantuan informasi dan pengalaman tentang penggunaan gambar sebagai alat bantu komunikasi sehari2. Bagaimana metode yang dipakai (anak diminta memberi, atau menempel, dll, dsb)? Alat2nya seperti apa--kalau bisa gambarnya di"attach" dong biar ada gambaran--(bentuk,ukuran, dan isi/gambar pada kartu seperti apa, bentuk/ukuran/bahan board/sentence maker, dll, dsb)?



Rakhsan (almost 6 and still non verbal walau kalau kepepet keluar juga kata2) sebenarnya sudah mulai diperkenalkan COMPIC beberapa tahun yang lalu. Tapi kemajuannya sedikit.Sepertinya dia sulit "membaca" gambar COMPIC karena garis2nya yang tipis. Setelah beberapa materi ABA kami memakai gambar, dia tampak lebih mudah mengenali. Nah, oleh karena itu, sepertinya, Insya Allah, Rakhsan mulai bisa diarahkan untuk memakai gambar untuk membantunya berkomunikasi.Doain ya.



Tapi terus terang, saya membayangkannya akan ribet. Aduh, itu kartu2 yang banyak banget apa mesti dibawa2 terus? Jadi ingat jaman kuliah bawa kamus2 yang tuebelll2 itu. Nah, saya perlu banget masukan dari Mbak Ita dan rekan2 yang memakai bentuk komunikasi ini. Saya perlu dukungan nih....Maaf ya, saya sedang "demotivated", panik. Itu tuh, kayak kalau lagi ujian belum apa2 lihat soalnya banyak/berlembar2 langsung sesak napas dan lupa semua. Nah!



Kalau ada foto ketika komunikasi dengan gambar itu dilakukan, tolong di"share" ya. Biar jadi penambah semangat saya. Terima kasih banyak Mbak Ita dan teman2.



Salam hangat,

Utami



----- Original Message -----

From: Dyah Puspita

To: peduli-autis Puterakembara

Subject: [Puterakembara] Penggunaan PECS dan Compic

Buat bu Tami (aduh jangan demotivated dong...), nih, saya kasi ringkasan tentang komunikasi:

1. Komunikasi pada ASD mulanya musti direkayasa. Buat supaya 'butuh', maka akan kepingin untuk minta. Nah, minta-minta itu lah bentuk komunikasi...

2. PECS, steps-nya banyak. Kalau memang kepingin punya, ntar saya siapin bacaannya, ada di Mandiga (call 7220153). Baca step-by-step, trus ikuti, maka pasti ada perubahan. Kalau ada masalah, tell me (japri aja) ntar aku bantuin...

3. PECS = Picture Exchange Communication System.

Compic = computerized pictograph.

Jadi, yang sistim komunikasi adalah PECS, sementara COMPIC cuma gambar2 linear. Nah, kalau PECS, gak penting pake gambar apa...bisa foto, gambar dari majalah/brosur, gambar sendiri, ataupun gambar

linear. Yang penting, anak ngerti gambar apa mewakili benda apa. Gak penting

kita pake jenis gambar seperti apa. Biasanya sih, untuk awalnya saya pakai foto dulu (gampang, potret aja pake hape atau kamera digital). Suruh anak matching sama benda yang kita maksudkan.. Nah, kalau sudah masuk ke step 1 PECS, anak "dipancing" meminta sesuatu dari kita (benda yang ia suka, makanan,

apa saja), tapi disediakan gambar untuk ia berikan kepada kita. Intinya, dia gak boleh ambil begitu saja benda/makanan yang ia minta, tapi harus menyerahkan gambar yang sudah kita siapkan di dekat dia. Tentu saja awalnya ada prompt dari belakang. Satu hal yang sangat penting: TIDAK BOLEH ADA INSTRUKSI...

4. Duluuuu....saya dikritik habis2an ketika pakai gambar2 dan map gambar untuk Ikhsan. Katanya si pengkritik di depan umum, dengan nada melecehkan (orangnya masih hidup tuh...huh!), "kayak tukang obat!". Untung saya muka badak. Apa hasilnya? Anakku "lumayan" bisa komunikasi dengan organizer,

tulisan, dan sms... Semua mulai dari PECS.

Kesimpulan?

Awalnya saja kita pakai gambar2 dan bawa kemana-mana..tapi begitu sudah berkembang, anak bisa diajarkan mengetik di organizer. Organizer kan kecil...

Foto?

Ntar aku cariin foto Ikhsan ya.

Aku kirim ke japri aja. Kalo ke jalum, ribet.

Just try it.

Gak ada ruginya.

Jangan takut gara2 PECS lalu anak tidak bisa bicara. No. Itu bohong.

Kalau memang anak mampu, ia akan memilih cara yang paling mudah untuk

komunikasi, yaitu bicara (daripada cari2 kertas, organizer, hape dsb).

Tapi kalau memang tidak bisa (seperti Ikhsan), dia sudah punya

kemampuan untuk berkomunikasi sehingga tidak frustrasi.

Semoga bermanfaat?



salam,

ita



----- Original Message -----

From: nugroho

To: peduli-autis Puterakembara

Subject: Re: [Puterakembara] Penggunaan PECS dan Compic

Jadi inget cerita mamanya,

waktu itu lagi ngajarin bintang gambar2..

"kotak mana?" "segitiga mana?" "lingkaran mana?"

eh pas gambar bintang, "bintang mana?", si Bintang nunjuk dadanya......

ya udah di cut dulu acara ngajarinnya, soalnya mamanya bengong....



----- Original Message -----

From: Dyah Puspita

To: peduli-autis Puterakembara

Subject: Re: [Puterakembara] Penggunaan PECS dan Compic

Lagian...

Ngasi nama anak, jangan nama 'bentuk' dong. (hihihihi)...

Btw, mamanya Bintang cerita gak, kalo bintang gundul sekarang?

Duh, aku ngliatnya geli banget... Apalagi sesudah denger dari ibu Unie

bahwa itu karena potongan rambut berantakan gara2 digunting ibunya dan

Bintang gerak. Jadi inget pengalaman masa lalu...jadi tukang cukur rambut anak selama anak gak mau ke barbershop. Sekarang? Huh...Lagi susah dibawa potong

rambut nih. Si remaja Monas gak mau gunting rambut! Kepingin gondrong

!!! Tobat...

--dpó



----- Original Message -----

From: Dona C

To: peduli-autis Puterakembara

Subject: Re: [Puterakembara] Penggunaan PECS dan Compic

Dear all,

Ikutan nimbrung boleh yach .....setuju sama ibu ita ...

PECS sama COMPIC mendukung banget buat perkembangan komunikasi dengan anakku joshua 4th Non Verbal dalam kegiataan sehari hari ...didalam PECS sama COMPIC diajarkan semua komunikasi baik dari kata kerja, kata benda, kata sifat, warna, angka, hari hari, emosi, lokasi, orang dll... kalau enggak ada

ini waduh rambutku bakalan habis ditarik sama joshua karena frustasi enggak bisa mengatakan apa yang dia mau jadi melalui PECS sama COMPIC ini josh komunikasi sama orang di rumah.

sekarang ada lagi namanya PMLS (Picture Master Language Software) library katanya sampai 3600 kata dapat ditambah dengan kata kata baru. bukan promo loh.....

COMPIC dan PMLS bisa dibeli softwarenya di Australia tapi lumayan mahal tapi kita bisa bikin juga loh enggak harus berdasarkan software ini ....tapi sebelum dipakai harus diperkenalkan dulu ke anak setelah canggih baru dikenalkan lagi yang lainnya.

PECS sama COMPIC enggak bikin anak malas ngomong juga kok josh sekarang saja sudah mulai bersuara untuk meminta sesuatu ....

tapi setelah jadi PECS sama COMPICnya diletakkan di tempat yang dia bisa jangkau dan tahu tempatnya supaya dia bisa ambil dan berkomunikasi dengan orang rumah...dan juga last but not least ..KONSISTEN..

dona



----- Original Message -----

From: Dyah Puspita

To: peduli-autis Puterakembara

Subject: Re: [Puterakembara] Penggunaan PECS dan Compic

Memang ada softwarenya...

Tapi ibu2 dan bapak2 gak usah buru2 kepingin beli. Soalnya banyak

kosakata kita yang justru gak ada di software itu. Misal, mandi pake

gayung...(hehehe). Sampe botak nyari disitu gak baklaan ada.. Yang ada

semua bathtub.

Tambahan informasi lagi.

PECS, bukan metode terapi wicara.

PECS, adalah sistim komunikasi..

Hayo...what's the difference between wicara en komunikasi?

Komunikasi, tidak harus melalui bicara.

Jadi..PECS bisa dipakai oleh individu autistik yang 'belum' bisa berbicara, untuk membantu mereka berkomunikasi...

PECS sudah lama dipakai di Indonesia...

Kebetulan anak saya, Ikhsan (Monas)-autis-nonverbal-16tahun, sudah sejak 6 tahun lalu menggunakan sistim ini. Sudah berkembang sedemikian rupa sampai pada akhirnya dia sekarang komunikasi pakai organizer, tulisan & sms (dulu mulainya pakai gambar untuk dipertukarkan = PECS).

Di sekolah kami (Mandiga), sistim ini juga digalakkan, karena sangat membantu anak-anak berkomunikasi sehingga mengurangi frekuensi/intensitas perilaku negatif yang diakibatkan rasa frustrasi

saking tidak dipahami lingkungan...

Alat2 untuk dipakai dalam sistim komunikasi PECS, gampang sekali dibuatnya.

Makalah untuk itu, sudah tersedia di YAI..

Pelatihan untuk itu juga sudah beberapa kali diadakan...

Semoga bermanfaat.

salam,

--dp--



----- Original Message -----

From: lani s

To: peduli-autis Puterakembara

Subject: Re: [Puterakembara] Penggunaan PECS dan Compic

Dear Bu Tami....mau ikutan cerita nih bu....

Anak saya adib (8th) baru bicara usia 5,5 th pas usia 4 tahun an, saya

diajak ketemu Bu Ita/ DP oleh bu Nurini, kbtulan pas nyari temen makan siang

di semarang. saya langsung deh berkeluh kesah...sah.... ttg adib dan bu Ita

menyarankan mulai pakai PECS, saya sempet nanya...nanti jangan2 anaknya

malah males ngomong???? kata bu ita....kita mau ngenalin nih anak

komunikasi!!!!! ( penthungnya banyak......bete kali bu ita ya.....) masalh

ngomong or enggak, itu BONUS !!!!!

mulailah saya gunting sana sini........dan emang mujarab.....ngurangin

tantrum banget....trus mulai beralih ke tulisan....gitu deh...yah....kalo ga

mau ngomong kan bisa ngetik.....pas sekolah (TK) adib saya bekalin tulisan

yang saya laminating untuk keperluan dia ( mis : adib, mau, pipis,makan,

cuci tangan, etc) dan adib bisa berkomunikasi pake tulisan itu.....( saya

yang ndampingin di kelas suka ijin nangis, bukan sedih.....tapi kagum sama

semangat adib)

Hingga suatu hari....pas gurunya adib gambar baju dan dikasih tulisan baju,

adib tiba tiba NGOMONG...BERSUARA......baju......cuek....kayak ga ada

apa2...sementara saya disebelahnya takjub....berusaha ga pingsan......ga

teriak2 saking senengnya..... setelah itu adib mulai

verbal...Alhamdulillah...Terima kasih Bu Ita



----- Original Message -----

From: Hirim P

To: peduli-autis Puterakembara

Subject: Re: [Puterakembara] Penggunaan PECS dan Compic

Dear all,

Ikutan juga ah sharing soal Pecs..

Axel (9 tahun) juga sekarang mulai pakai Pecs di rumah selain makaton tentunya, kalau sebelumnya saya yang agak ogah-ogahan pakai pecs tapi berhubung gurunya bilang Axel juga banyak kemajuan dalam menggunakan pecs di sekolah so saya sekarang ikutan menggunakan itu di rumah. Sekarang sih baru dalam taraf " I want ...." dan " I like...." dan ternyata memang Axel lumayan bagus perkembangannya...

Sekedar tips untuk memudahkan menggunakan pecs secara praktis saya pisahkan semua kata-kata di tempat berdasarkan kebutuhannya, saya menggunakan beberapa chopping board atau talenan plastik yang tipis dan kecil yang sudah ditempel dengan velcro, jadi bisa digantung di tiap-tiap ruangan misalnya

kalau di kamar tidurnya hanya ada beberapa kata yang diperlukan seperti gambar tempat tidur, TV, DVD, Video, jadi setiap saat dia membutuhkan dia tinggal bawa talenan itu dan membuat kata " I want DVD" dsb..dsb..misalnya..o iya di halaman muka talenan itu khusus untuk kata-kata yang dia inginkan saat itu dan di bagian belakangnya kita bisa tempelkan untuk kata-kata lain yang dibutuhkan di ruangan itu, jadi lebih praktis daripada menggunakan buku, jangan heran ya nanti kalau main ke rumah saya ada talenan dimana-mana...he..he...

Kalau bepergian dengan Axel saya membawa talenan dan pecs itu didalam tas saya so tasnya harus gede he..he...

Salam

Hirim



----- Original Message -----

From: Dyah Puspita

To: peduli-autis Puterakembara

Subject: Re: [Puterakembara] Penggunaan PECS dan Compic

Ide lain...di Indon ada papan alas nulis dari tripleks tipis, bisa dibeli di toko buku seharga 3-5rb. Itu bisa sbg pengganti talenan..



Untuk bepergian, saya pakai map binder dengan beberapa lembar karton saya tempeli macam2 kartu ukuran lebih kecil. Jadi gak terlalu berat. Daripada bawa talenan beberapa macam? Map itu bisa berisi beberapa lembar tergantung banyaknya kosakata...

wass,

dp



----- Original Message -----

From: Dona C

To: peduli-autis Puterakembara

Subject: Re: [Puterakembara] Penggunaan PECS dan Compic

Ada juga ide lain sebagai gantinya talenan atau plastik tipis pake kertas

karton yang agak tebal ukuran A4 or A3 (sesuai kebutuhan) dibelah 2 di

laminating sebelum dilaminating dibikin kotak kotak seperti (Subyek) +

(predikat) + (kata kerja or sesuai kebutuhan) + (Objek) contoh : joshua mau

makan ayam kalau ini sudah mantap didepannya diberi tambahan orang kedua

yang mana anak tersebut minta ..contoh : mami joshua mau makan ayam. kalau

bisa disetiap kterangan diatas diberi colour code yang memudahkan anak untuk

mengingat susunan dan kategori misalnya kata benda hitam, kata kerja orange,

lokasi kuning dll..

Yang enak mah bener di binder dan didalamnya ada divider yang mana disusun

berdasarkan kategori - kategori. kalau anak sudah mantap mereka tinggal

membuka kata kata yang akan mereka mau dengan gampang. susahnya nih menurut

pengalamanku ..mengenalkan semua kata kata tersebut ...waduh banyak dan

lama.

Ini biasanya tahapan kalau anak belum bisa menulis loh tapi setelah itu

mereka akan diajarkan ke tulisan kalau anak sudah bisa menulis yach lebih

baik komunikasinya lewat tulisan aja deh lebih enak...

Namanya juga usaha khan pasti dari dasar dulu yah bu....dari sedikit menjadi

sebukit ...

dona



----- Original Message -----

From: Hirim P

To: peduli-autis Puterakembara

Subject: Re: [Puterakembara] Penggunaan PECS dan Compic

Dear Bu Ita..thanks...

talenan yang saya pakai diujungnya ada lubang jadi bisa digantung di dinding...tipis banget kok dan kecil yah seperti tripleks juga sih dan karena digantung jadi dia tau kalau minta sesuatu tinggal ambil dan kita mengarahkan ke pertanyaan atau keinginannya ... Ide pakai talenan ini saya mengikuti dari cara yang diterapkan di sekolahnya...

saya juga punya map binder tapi berdasarkan pengalaman karena axel masih agak susah ya menggunakan itu karena lebih sering dibawa-bawa kemana-mana dan kartunya dibuat mainan (diaduk-aduk, dicabut ditempel, begitu terus berulang-ulang) jadinya untuk sementara ini saya pakai talenan saja dulu... (anehnya dia tak pernah bermain-main dengan talenan itu habis dipakai dia gantung kembali ditempat semula sepertinya dia sudah mengerti bahwa itu harus digantung) ...

Kalau keluar rumah talenan yang dibawa cuma satu kok bu he..he...lengkap dengan kartu2nya yang kira2 akan dibutuhkan selama perjalanan dan tentu saja perbekalan seperti pisang, apel, jeruk, dll yang biasanya dia minta makanya penuh dan berat tasnya.. Mungkin nanti kalau Axel makin mahir dan sudah makin lebih mengerti kita sepenuhnya menggunakan map...

Terima kasih lho Bu Ita...

Salam

Hirim



----- Original Message -----

From: Tami P

To: peduli-autis Puterakembara

Subject: Re: [Puterakembara] Penggunaan PECS dan Compic

Terima kasih semua atas sharingnya.

Saya yakin tidak ada kata terlambat kan? Maklum anakku sudah semakin besar nih. He3.

Salam,

Tami

Total visitors from 2000 to March 2012 : 2,098,400 - © Puterakembara 2012
interaction with this site is in accordance with our site policy