Curhat tentang guru SD yang mengajar


dengan kekerasan

08/08/2008




----- Original Message -----

From: Lisa

To: Milis peduli-autis Puterakembara

Subject: [Puterakembara] Curhat tentang guru SD yang mengajar dengan kekerasan

Dear Milis,

Saya pengen curhat mengenai sekolah anak saya. Baru sekolah SD kelas 1 sejak tgl 14 Juli lalu.

Sekolah ini ada 2 jenis kelas, utk kelas anak berkebutuhan khusus dan kelas regular, dan kebetulan anak saya diterima di kelas regular karena hanya kesulitan konsentrasi, tetapi utk akademis tdk masalah.

Awal pertama masuk sekolah, saya hati saya agak miris karena mendengar dari orang tua yg anaknya disekolah tsb, guru kelasnya adalah guru yang sering mengajar dengan kekerasan.. (dicubit, di pukul..).

Saya agak ragu2, tapi saya sempat berbicara dengan guru tersebut pada awal masuk sekolah dan selalu saya pantau..

Kemarin pulang sekolah, sewaktu mandi siap-siap berangkat terapi, saya melihat dibelakang tengkuk anak saya ada bekas seperti bekas DIPUKUL dengan PENGGARIS. Saya menanyakan anak saya, dipukul siapa?? dijawab nama gurunya. Perasaan saya sekarang kacau dan bingung, mau disekolahkan dimana

lagi anak saya? Kasihan anak saya dapat guru yg kasar dan sadis...

Sangat tidak beruntung, hari ini pas hari libur, karena saya ingin langsung bertemu guru dan kepala sekolah, minta penjelasan.

Bingung deh... dan benar2 sedih. Apa ada saran dari milis, saya harus bagaimana??

Thanks.

Lisa



----- Original Message -----

From: Henny

To: Milis peduli-autis Puterakembara

Subject: Re: [Puterakembara] Curhat tentang guru SD yang mengajar dengan kekerasan

Bu Lisa,

Miris rasanya baca cerita ibu, terbangkit lagi ingatan saya ke masa2 anak saya baru masuk SD 12 thn yll.

Saya bukan apa2 dan tidak punya pengetahuan apa2 tapi saya mengalami dan merasakan apa yang bu Lisa alami dan rasakan sekarang, hanya bedanya saya dulu ga punya pilihan sama sekali, anak saya sekolah di sekolah (murni) reguler, karena dulu belum ada sekolah inklusi seperti sekarang.

Saya rasa ibu sudah memilih sekolah yang tepat, hanya saja guru itu kan guru kelas reguler yang mungkin belum pernah punya pengalaman mengajar siswa seperti anak2 kita, tentu dia ga tau atau ga mau tau masalah yang dihadapi anak ibu.

Saya pikir mungkin sebaiknya bu Lisa segera menemui guru tsb ( ga pake emosi lho..) dan memberinya info sebanyak-banyaknya tentang kesulitan2 anak ibu dan memberi pengertian bahwa ibu akan siap setiap saat untuk membantu mengatasi kesulitan2 itu bilamana memang diperlukan, kalau dengan

cara itu dia masih ga mau ngerti, ya keluhkan saja masalah ini pada kepsek, barangkali beliau bisa membantu mengatasi permasalahan ini secepatnya.

Maaf ya bu saya bukan mau ngajari ibu, saya hanya ingin berbagi pengalaman karena kebetulan saya sudah melewati masa2 sulit yang seperti ini ,sekarang kesulitannya sudah beda sama sekali, butuh cari kiat2 baru lagi untuk mengatasinya.

Selamat berjuang bu Lisa, besarkan hati,jangan pernah ada kata menyerah, karena selama ada usaha pasti akan ada hasilnya walaupun mungkin tidak sebanyak yang kita harapkan...jalani, nikmati dan syukuri sesedikit apapun hasil yang bisa kita raih..

Rgrd,

Ma'e Osha



----- Original Message -----

From: mama_arga

To: Milis peduli-autis Puterakembara

Subject: Re: [Puterakembara] Curhat tentang guru SD yang mengajar dengan kekerasan

Bu Lisa,

Saya sangat prihatin mendengarnya bu. Lebih baik ibu cari sekolah lain deh bu karena kan bukan hanya fisik yang kena tapi juga jiwa atau mental anak kita, bisa jadi dia trauma atau dia malah meniru hal spt itu, karena kan anak ibu masih kecil nanti dia berpikir bahwa memukul dan mencubit itu suatu hal yang baik atau boleh dilakukan jika ada orang yang tidak menurut. Dan satu hal lagi bu, ibu harus tuntut guru dan sekolahnya karena hal ini sudah merupakan kekerasan dan bisa dilaporkan ke Pihak yang berwajib apalagi ada saksi dan bukti dan hal seperti ini tidak bisa dibiarkan. Ini bukan cara mendidik yang baik.

Maaf bu saya jadi agak emosi karena saya jadi ingat anak saya yang juga bersekolah di sekolah regular kelas II tapi ibu lebih beruntung karena anak ibu sudah bisa bercerita sementara anak saya masih kadang bisa kadang tidak bisa bercerita ditanya tetapi anak saya selalu didampingi oleh

pengasuhnya jadi saya bisa lebih tenang menitipkannya di sekolah.

Sekali lagi maaf bu jika saya terlalu emosi dan saya tidak bermaksud memprovokasi ibu, he.... tetapi saya pikir kasihan perkembangan anak ibu jika dia sering menerima kekerasan di sekolah kan tujuan kita

menyekolahkan anak itu agar mendapatkan pendidikan yang baik selain di rumah nah kalau cara sekolah mendidik dengan kekerasan seperti itu berarti tujuan kita gak tercapai selain itu memberi pelajaran kepada guru dan sekolahnya itu juga penting agar mereka tidak semena-mena lagi terhadap

anak didiknya..

Maaf bu, boleh tau nama sekolahnya? ke japri saya aja bu ga2cha2@yahoo.co.id.

Tks,

Ratrie



----- Original Message -----

From: Adelina

To: Milis peduli-autis Puterakembara

Subject: Re: [Puterakembara] Curhat tentang guru SD yang mengajar dengan kekerasan

Dear Bu Lisa,

aduuhhh sy kok sedih banget baca email ibu.. bagian tengkuk kan termasuk daerah yg rawan kan? soalnya termasuk tulang belakang... mau dia ADHD kek, atau NT kek, tetep aja gak boleh pukul.. Hukuman boleh tapi kan ada caranya dong... masih banyak cara lain yg lebih efektif.. apalagi sekolah

itu juga ada kelas khususnya ya..

Sy kok setuju dg Ibu Ratrie, sebaiknya cari sekolah lain aja bu tetapi sebelumnya gurunya harus dikasih penjelasan dulu tentang ADHD jadi ybs tau salahnya ybs dimana.. dan di masa mendatang kalau ybs menemukan pengalaman serupa tentu ybs akan lebih berhati-hati.

Pengalaman sy sampai saat ini, Info ke sekolah (sekolah inklusi sekalipun) memang harus terus diberikan, pengetahuan-pengetahuan juga harus disampaikan ke semua pihak di sekolah termasuk kepada sesama orang tua murid. Bisa dilakukan saat mengantar anak di pagi hari waktu masuk sekolah

ataupun saat menjemput. Biasanya kan kalo masih kelas 1 SD, ibundanya masih suka mengantar dan menjemput.. atau yg lebih bagus lagi kalau ada pakar spt Pak Budi OT yg ikut memberikan penjelasan sehingga penjelasan lebih jelas dan ilmiah..

Sabar ya bu... jangan putus asa.. Semoga cepat diberikan jalan keluarnya..

Yg turut prihatin.

Adelina



----- Original Message -----

From: Abdullah,Lutfia

To: Milis peduli-autis Puterakembara

Subject: Re: [Puterakembara] Curhat tentang guru SD yang mengajar dengan kekerasan

Siblingnya anak saya sekolah di SMP negri, waktu kelas 1 kemarin dia kena pukul sama salah satu guru,

gara2 masuk kelas terlambat 5 menit, ternyata telatnya dia pun karena sbg ketua kelas dia lagi dipanggil

sama walikelasnya menanyakan suatu masalah.

Jadi pas pulang anak saya cerita, saya kesel banget, dan berhubung satu2nya nomor yang saya pegang hanya nomor HP kepala sekolah, jadi saya telpon dan ceritakan. Ternyata besoknya si

guru yang mukul itu dipanggil. Ealahhhh akibatnya anak saya disindir2 di kelas sampai setengah tahun

lamanya kaleeee, katanya bapak tau disini ada yang tukang ngadu, lain kali ga usah ikut pelajaran bapak kalau ngadu2.... Digituin terus berbulan2....

Tadinya saya juga sewot langsung mau pindah sekolah, tp setelah dipikir ulang, saya malah balik menasihati anak saya, tutup kuping aja sama tuh guru, tp kalau dia nyenggol kamu sekali lagi... Rame nih urusan... He he...

So, kalau bu Lisa bisa, yang paling penting datang dan omongin aja dulu ke gurunya..kalau perlu sama para ortu yang nungguin anak, minta tolong titip mata, PDKT gitu lah, pendekatan smile

Saya rasa, kita juga ga terlalu gampang pindah2 sekolah utk anak kebutuhan khusus....

Semoga membaik ya bu....

Rgds

Lulut



----- Original Message -----

From: inneke

To: Milis peduli-autis Puterakembara

Subject: Re: [Puterakembara] Curhat tentang guru SD yang mengajar dengan kekerasan

Dear Ibu Lisa,

Ibu harus berani bertindak tegas. Laporkan segera ke pimpinan sekolah. Segala bentuk kekerasan tidak boleh terjadi pada anak2. Bila pimpinan tidak merespon segera ke Kanwil Diknas setempat. Kalo perlu bawa lawyer. Waktu, anak saya (Yoga) pulang sekolah memar2, saya segera sy foto dan besoknya saya laporkan ke sekolah. Walaupun sekolah cuci tangan, namun sy dapatkan kronologis kejadiannya sehingga kami dapatkan pelakunya. Ternyata pelakunya BS-nya. Anak2 kita memang sgt rentan dengan bullying. Maju terus bu, jangan gentar.



----- Original Message -----

From: emilhhn

To: Milis peduli-autis Puterakembara

Subject: Re: [Puterakembara] Curhat tentang guru SD yang mengajar dengan kekerasan

Bu,

Menurut saya kasus ini harus dituntaskan agar kebiasaan guru yang ringan tangan bisa dihilangkan. Sudah tidak zamannya guru main tangan. Eranya sudah lain dan sudah banyak penelitian yang membuktikan dampak buruk dari perlakuan dengan kekerasan akan membentuk karakter anak yang kasar juga. Parah juga nich, guru koq ya ngga mendidik.

Untuk urusan sekolah, istri saya lebih dominan mengurusnya. Ada satu hal yang menurut saya menarik untuk dilakukan juga oleh rekan Milis semua. Istri saya selalu melakukan PDKT ke guru wali kelas dan

semua guru yang akan ikut menghandle Ibrahim, termasuk kepala sekolah jauh-jauh hari sebelum sekolah dimulai. Semua permasalahan Ibrahim diceritakan apa adanya dan minta bantuan dan kerjasama semua guru untuk menangani Ibrahim. Beberapa tips menghandle Ibrahim juga di share. Dengan cara ini, empati dari guru-guru sudah terbentuk sebelum Ibrahim mulai masuk sekolah.

Hal lain adalah saya lihat istri saya berusaha keras untuk memelihara hubungan yang harmonis dengan guru-guru. Mungkin hal ini bisa dilakukan juga oleh semua ortu untuk mendapat support

dari para guru di sekolah.

Emil Habli



----- Original Message -----

From: lisa

To: Milis peduli-autis Puterakembara

Subject: Re: [Puterakembara] Curhat tentang guru SD yang mengajar dengan kekerasan

Ibu2 & Bpk rekan milis,

Terima kasih atas saran2 & komen dr semua. Saya memang sangat shock awalnya kejadian ini menimpa anak saya. Dan saya hampir frustasi, takut anak saya menjadi trauma dan kl dikasari, jadi stres dan menolak.

Untungnya saya berusaha tenang, saya sudah bertemu dgn guru ybs, berbicara baik2, dan mengatakan anak saya terkena kekerasan fisik. Kesan yg saya tangkap, gurunya "agak cuek" dan "tidak tahu mengapa". Tapi saya sudah mengingatkan kpd guru ybs, anak saya jk dikerasi malah akan

trauma, dan adalah tanggung jawab guru utk "menjadi teladan". Guru tsb mengelak, mungkin karena teman2 barunya yg tidak sengaja...

Saya blm pindah sekolah, sekarang saya tetap memantau anak saya dari jarakdekat, masih lihat2 kondisi. Tapi gurunya sekarang lebih perhatian, say melihat ada perbaikan... semoga...

Salam,

Lisa



----- Original Message -----

From: Henny

To: Milis peduli-autis Puterakembara

Subject: Re: [Puterakembara] Curhat tentang guru SD yang mengajar dengan kekerasan

Bu Lisa,

Syukurlah bila sudah ada perubahan kearah yang lebih baik, tapi sekalipun tampaknya guru tsb ada perubahan dalam sikapnya terhadap anak ibu, saya kira laporan /keluhan ibu mengenai apa yang terjadi pada anak ibu, tetap harus disampaikan pada kepseknya, jadi nanti bilamana terjadi lagi hal

yang sama kita, dan mereka tetap tidak mau tahu, kita sudah bisa bertindak lebih tegas pada mereka dan...mungkin lebih baik cari sekolah baru saja.

Semoga pendekatan ibu pada mereka bisa membuka mata hati mereka hingga bisa membuat anak ibu bisa bersekolah dengan nyaman..

Salam,

ibu Osha



----- Original Message -----

From: budi.ot

To: Milis peduli-autis Puterakembara

Subject: Re: [Puterakembara] Curhat tentang guru SD yang mengajar dengan kekerasan

Bu Lisa

Turut berduka cita ya..aku juga punya pengalaman anakku engga dipukulin tapi di suruh ngepel kelas..pas anakku daya tahan tubuhnya drop sampe rumah sakit...panas..aduh... biasa lah guru sok kuasa sebenarnya ada tukang kebun..trus aku buat aja surat somasi ke kepala sekolah ama komite

sekolah...trus sekolah geger...lemper..its mean heboh bu sebelumnya ga ada ortu yg berani protes apapun ke sekolah. akhirnya guru dipanggil dan dberi peringatan supaya anak jangan ngepel..hehe.

Trus ada klien aku yg engga sengaja memegang rambut anak putri di sekolah padahal ditangan masih ada permen karetnya biasalah salah satu ciri anak ADHD kan ada yg pelupa..maksud dia ingin bersahabat membelai rambut akhirnya sebagian besar ortu..dan guru ikut terprovokasi agar anak tsb

dikeluarkan..aku bilang ma gurunya Bu kalo sampe anak itu dikeluarkan mo sekolah dimana..diangakasa kah...? ga ada alasan mengeluarkan anak dengan adhd..aku bisa tuntut sekolah dan panggil lawyer sekarang juga..sampai gituan

akhirnya sekolah mau kompromi..walah..aku sampe turun ke sekolah bilang ma kep skul..bu tolong kumpulin guru dunk aku mo ceramah ttg adhd..ga puas lagii ortu ybs akhirnya undang lagi makan siang bersama sama aku suruh beri presentasi ttg adhd..lagi akhirnya semua guru plonx..pada sadar ohhh

begitu. Soalnya hampir semua guru belum punya skills how to handle behavior in class bu bahkan kadang kadang sekolah special needpun gurunya bingung kalo ada anak tantrum piye..iki...bayarnya mahal lagee..

tetep semangat aja bu edukasi kayaknya penting jadi karena tidak tahu apa yg dikerjakan..akhirnya guru maen pukul..biar anak nurut..terjadilah kekerasan dalam kelas dan sekolah..

regards

budi solo



----- Original Message -----

From: budi.ot

To: Milis peduli-autis Puterakembara

Subject: Re: [Puterakembara] Curhat tentang sekolah SD/REPLY

Dear Bu Lisa,

Nyambung nieh..aku pernah punya anak juga adhd biasa to kadang-kadang anak adhd pelupa juga bawa permen karet masih di tangan lupa dibuang akhirnya merangkul teman putrinya (pingin akrab saja) pas kena rambut...wuihhh permen karet nempel di rambut satu sekolah heboh..guru..teriak

keluarkan..keluarkan..ortu yang lain juga provokasi..keluarkan keluarkan dari sekolah..welehh dunia apaan ini..cuman kerana mereka belum paham anak dengan adhd aja..what happen then. si ibu anak tadi dateng ke tempat praktek aku sambil menangis...walah,,ikut sedih aku..akhirnya saya

putusin..bu besok aku datang ke sekolah anak ibu. Akhirnya..aku dateng ke SD nya lalu minta kepsek kumpulin semua guru..aku ngoceh banyak soal adhd selama satu jam...engga puas lagi akhirnya semua guru diundang makan siang lalu aku ngomong lagi ttg adhd..sampai manjemen perilaku anak adhd di

sekolah..bla..bla..bla..bla, akhirnya anaknya sekarang masih sekolah mungkin dah lulus..kale...ya soalnya..ga cerita lagi sehh ma aquw..aku kebagian yg ga enak aja hehehe..kalo dah enak lupa cerita ma aku hehehe..

sampai aku..bilang..ma kepala sekolah Bu kalo anak ini ibu keluarkan..ibu akan saya tuntut...aku punya kenalan banyak lawyer top bu...ga ada alasan ibu mengeluarkan anak dari sekolah gara..gara special..need masak mo sekolah di angkasa apa..? semua anak perlu mendapatkan kesempatan yang

sama.. Nah singkatnya cerita...guru..gur lalu paham ttg adhd..dan cara mengelola

anak di kelas..heheh..asyik

Nah guru-guru di Indon hampir semua ga siap untuk mengajar special needs bu ..orang sekolah yang pasang iklan menerima anak special needs aja kadang ga ngeh apa itu adhd... bagaimana cara mengajarya..pokoknya terima dgn spp besar...baik pa engga..urusan laenn...sakin ga bisa mengajar ada

anak rewel sedikit..tampar biar diem..engga menyelesaikan masalah man..!

kadang KETIDAK TAHUAN guru bagaimana cara mengelola anak dengan adhd nah tampar aja biar diem. Walaupun gak ngerti sbenarnya menampat aja dah salah dan keterlaluan...jadi ya guru macam itu dilaporkan aja ke kepsek agar dibina..ditraining...biar pinter dan ngerti cara mengelola perilaku di

kelas.

Buat Bu Lisa Be strong ..! Bu Never GIve Up for our kids..jadilah pemanjat bu terus berjuang all the best to you bu..

Cheriooo

om budi, solo the spirit of java



----- Original Message -----

From: lisa

To: Milis peduli-autis Puterakembara

Subject: Re: [Puterakembara] Curhat tentang guru SD yang mengajar dengan kekerasan

Pak Budi benar, kita tidak boleh menyerah. Utk mengambil suatu keputusan memang tidak boleh emosi dan mudah terprovokasi. Saya sudah membicarakan hal ini dgn gurunya, dan so far so good, we'll see ....

Utk pindah sekolah tidak mudah, karena utk memutuskan sekolah di sini juga sebelumnya udah hunting di mana2.. Sedihnya memang sekolah di Indonesia yg saya lihat belum banyak yg "ideal" sebagai lembaga pendidikan. Saya sudah mendengar & melihat banyak guru2 yg memakai kekerasan dlm mendidik. Byk jg sekolah yg tidak berani terima anak SN krn pernah dikomplain oleh Ortu yg anak2nya tdk bermasalah spt anak2 kita.

Dan pihak sekolah drpd pusing mengurusi 1 anak, rasanya tdk "worthed" (too bad).

Utk ada kesempatan menerangkan apa itu autis or adhd itu kesempatan yg langka loh Pak Budi, karena mereka umumnya tdk mau tahu... Baguslah kl ada kesempatan spt itu.

Salam,

Lisa

Total visitors from 2000 to March 2012 : 2,098,400 - Puterakembara 2012
interaction with this site is in accordance with our site policy