Refleksi 2007 --> Resolusi 2008

01/30/2008



----- Original Message -----

From: Leny Marijani

To: peduli-autis@puterakembara.org

Sent: Wednesday, January 02, 2008 12:41 AM

Subject: [Puterakembara] Refleksi 2007 --> Resolusi 2008



Rekan milis,

Terima kasih banyak pada Rekan yang telah membaca Refleksi (Kaleidoskop) 2007, sekaligus komentar positifnya.

Kemarin saya coba baca-baca lagi Refleksi tsb., ternyata masih banyak sekali lho...."kurang" nya, masih banyak peristiwa penting yang dialami oleh beberapa Rekan yang tidak sempet saya ekspos. Jadi sekali lagi, dengan rendah hati saya mohon maaf....

Saya memang rutin berusaha membuat Refleksi tahunan bagi kegiatan komunitas milis puterakembara ini.

(Walaupun setiap akhir tahun, saya seperti di"kejar-kejar" hutang jadinya.... hehehehe... karena kesibukan saya yang menumpuk. Aaahh.... kalau masalah "sibuk" mah, saya yakin semua orang pasti juga punya kesibukan yah.... pokoknya sesibuk apapun, kalau memang niat mengerjakan pasti bisa, ya kan....??)

Kenapa itu saya lakukan ?? Alasannya simple......

karena tanpa refleksi, kita tidak dapat melihat apa yang telah dilakukan dan seberapa banyak target yang telah kita capai.

Tanpa refleksi, kadang2 tahun lalu kita anggap sebagai tahun yang "biasa-biasa" saja, bahkan sering kita berpikir sebagai tahun yang berat dan penuh cobaan. Apalagi bagi kita orang tua yang dianugerahi anak spesial. Harus kita akui bahwa dengan adanya anak spesial, perjuangan kita menjadi "lebih" daripada orang tua biasa. Orang tua biasa juga punya masalah, tapi tentunya tidak seberat kita, dimana selain berjuang untuk anak kita, kitapun harus berjuang untuk lingkungan di sekitar terutama yang masih belum bisa menerima kondisi anak yang berbeda. Terus anak gedean, timbul masalah cari sekolah, sukses dapet sekolah timbul lagi masalah anak kita dibully temen2nya (walau ini tidak semua lho... ada juga kok temen2 yang baik dan mau terima). Belum lagi kalau masalah kemudian ditambah dengan persoalan ekonomi & rumah tangga. Saya tahu banget bahwa di tahun ini ada beberapa yang mengalami "hambatan" baik dalam masalah anak, maupun di bidang ekonomi keluarga seperti kemunduran usaha, terbelit hutang atau yang di PHK yang tentu saja menyebabkan kesulitan dana.

Bagi yang kebetulan mengalami "kesengsaraan" di tahun ini, bukan tidak mungkin akan menjadi kecil hati dan bahkan putus asa dalam menyambut tahun baru. Aaah... sebagai orang beriman, jangan sampai itu terjadi pada kita. Siapa tahu itu hanya merupakan cobaan dari Tuhan yang menguji seberapa besar Iman dan Kepercayaan kita pada DIA Yang Maha Kuasa. Tuhan mau kita benar2 menggantungkan diri pada DIA saja. Tuhan mau kita tidak sombong dan terlalu yakin akan kemampuan diri sendiri, sehingga melupakan DIA. Berdasarkan pengalaman, kesengsaraan alias rintangan hidup, bisa juga dijadikan "alat" untuk mendewasakan diri kita bersama pasangan kita. Kalau kita berhasil melewatinya dengan "selamat", itu berarti kita sudah "menang" dan kita patut bersyukur....

Oleh karena itu, dalam refleksi 2007, saya menganjurkan Rekan2 untuk tetap menghitung "berkat" yang sudah kita dapat di tahun ini, sekecil apapun, pasti ada. Dengan refleksi pula, kita minimal jadi tahu berapa banyak usaha yang sudah kita lakukan bagi anak-anak kita, sudahkah memberikan yang "terbaik", sekaligus adakah kekeliruan (pengalaman buruk) yang bisa kita jadikan "pelajaran" di kemudian hari.

Hal semua yang saya sebutkan di atas adalah dasar yang sangat umum kenapa saya selalu merasa perlu untuk membuat Refleksi.

Setelah kita review semua kejadian di tahun yang baru saja lewat, sebaiknya mulai berpikir untuk membuat Resolusi Tahun Baru yang akan kita songsong. Ada baiknya menjadikan resolusi sebagai "pendorong moral" untuk mengobarkan semangat agar dapat memperbaiki kesalahan kita di tahun lalu, lalu berusaha membuat segalanya menjadi lebih baik. Pupuk juga rasa percaya bahwa "harapan" akan selalu ada.

Resolusi dari saya sendiri untuk puterakembara, sudah ada muncul di kepala, namun tidak bisa saya rinci (saking maunya banyak) smile Tapi mungkin ada hal yang paling penting dari semua, dan memang dari dulu sudah jadi "mimpi" saya yaitu:

Berusaha semaksimal mungkin agar puterakembara bisa menjadi "pemersatu" orang tua anak-anak spesial (komunitas autisme) di tanah air, yang lintas suku, agama, dan ras, walaupun hanya melalui dunia maya. Dari dunia maya, mudah2an ada realisasi ke arah nyata, seperti misalnya, berusaha agar orang tua semakin aktif dalam PSG dan kegiatannya di daerah masing2, karena PSG adalah kelompok yang paling kecil yang justru dapat dijadikan sebagai cikal bakal untuk mempersatukan komunitas kita ini. Dengan persatuan ini, diharapkan akan menjadi suatu hal yang sangat positif bagi masa depan anak-anak kita.

Mulukkah impian saya itu....?? mudah-mudahan tidak.

Dengan bimbingan Tuhan YME, mari kita mulai membuat resolusi buat anak kita masing-masing. smile

Ada kalimat bagus yang saya kutip dari buku management:

Some people do manage to fulfill this goal and have a brand new year. Others do not make it and their year is the same as it has always been - year after year.

(Beberapa orang yang sungguh-sungguh mengatur untuk memenuhi target mereka akan benar-benar mendapatkan tahun yang benar-benar baru. Sementara yang lainnya tidak membuat rencana apapun pada akhirnya harus puas menjalani tahun mereka sama seperti tahun-tahun sebelumnya.)

Don't let it happen to you! Take the time right now to make a New Years Resolution and get started right away on achieving it!

(Jangan biarkan hal tersebut terjadi pada diri anda, ambil waktu sekarang juga untuk membuat resolusi tahun baru dan mengambil ancang2 untuk mewujudkannya).


Salam,

Leny Marijani

Moderator

Semoga selalu semangat di Tahun 2008 ini.

Total visitors from 2000 to March 2012 : 2,098,400 - Puterakembara 2012
interaction with this site is in accordance with our site policy