Benarkah khasiat buah pala bisa meredam


hiperaktif?

07/14/2007

----- Original Message -----

From: augustina

To: peduli-autis Puterakembara

Subject: Re: [Puterakembara] Benarkah buah Pala bisa meredam hiperaktif??

Selama ini terapi yang kami berikan ke anak kami, Adam dilakukan di Talitakum sejak awal sampai kini. Mula-mula karena keterbatasan dana kami hanya mampu memberikan 9 jam terapi yang diberikan dalam tiga atau empat hari seminggu (saya lupa). Ia mengikuti sesi Okupasi Terapi, Sensori Integrasi, Terapi Wicara, Terapi Perilaku, Terapi Edukasi, dan Terapi Bermain sambil kami ulangi sendiri di rumah (semampu kami lakukan dengan arahan dari pusat terapi). Kemudian secara bertahap kami kurangi karena jadwal yang berbenturan dengan jam sekolah Adam di sekolah reguler. Adam masuk taman kanak-kanak dalam usia 3 tahun dan lulus pada usia tujuh tahun. Sayangnya saat di sekolah dasar terapinya sempat agak berantakan karena saya hamil adiknya yang keempat sambil kuliah lagi. Masalah masih ditambah dengan pengasuh yang paling dicintainya pulang dan tidak kembali lagi.



Dengan dokter Melly-pun kami putus kontak sejak usia Adam 6 tahun karena susah sekali mendapatkan jadwal pertemuan. Tetapi terapi air buah pala yang diberikannya tetap kami lanjutkan demikian juga dengan diet Adam yang walaupun kini kami mulai sedikit-sedikit lepas (dalam artian diberikan makanan yang dipantangnya sambil dipantau ketat perkembangannya). Terapi minum air buah pala ini maksudnya adalah memberikan ketenangan pada Adam dengan cara non obat kimia, karena Adam pernah ketergantungan dengan Risperdal yang harus diminumnya. Cara minum air buah pala ini yaitu: empat buah pala segar dibuang biji dan kulitnya kemudian direbus dengan 2-3 gelas air sampai mendidih. Setelah dingin diberi pemanis yang diperbolehkan (fruitt sugar cair)diberikan ke Adam sebanyak 1-2 gelas sehari tergantung pada error-nya. Jika satu gelas dia sudah tenang yang sudah cukup tapi bila tidak maka diberikan lagi satu gelas sebelum tidur. Memang rasanya kurang enak, tetapi Adam suka sekali, jadi kami tidak kesulitan. Kami juga mencoba mencari literatur pendukung tentang khasiat buah pala ini, suatu kali salah seorang teman menemukan di majalah Men's Health kalau tidak salah memiliki artikel mengenai manfaat buah pala ini yang katanya obat penenang alami. Hingga kini kami masih terus berburu buah pala segar untuk jaga-jaga kalau Adam "error", tapi sudah tidak setiap hari dikonsumsi.



Salam,

Augustina

----- Original Message -----

From: Rani N

To: peduli-autis Puterakembara

Subject: Re: [Puterakembara] resep air pala

Wah terima kasih resep penenang alaminya bu Agustina. Saya mau coba untuk Adit, karena dia kalau sudah excited loncat-loncat sampai jam 2 pagi! Susah membuat dia agak tenang karena sudah tidak mau minum Ritalin lagi.

But, he is soo sweet. Tiap saya ada dirumah, kalau dia sedang bosan dengan keasyikannya, dia akan mencari-cari, lalu lari ke saya memeluk erat-erat sampai sayanya yg kesakitan, teriak I love you mom, trus..... lari lagi! Kalau dirumah sih kita tergeli-geli sendiri, yang repot kalau sedang di mall atau di toko, teriaknya kenceng banget, sampai kedengaran dari ujung ke ujung padahal dia kan sudah setinggi dagu saya, jadi kelihatannya aneh mungkin ya, sudah besar kok masih kolokan begitu, mana kalau sudah lari main tabrak aja, heboh pokoknya. Saya hanya bisa mesam-mesem saja sambil memunguti barang yang berjatuhan atau minta maaf orang-orang yang ditabrak, abis mau ngapain lagi. Biarin deh sekalian bikin iri orang tua yang lain, ha ha ha.

Rani

----- Original Message -----

From: augustina

To: peduli-autis Puterakembara

Subject: Re: [Puterakembara] resep air pala

Dear Ibu Rani,

Sama-sama bu, semoga cocok buat Adit ya. Saya tadinya juga bingung waktu Adam sampai addict pada risperdalnya. Tapi saya sekarang bersyukur banget ada air pala yang siap selalu di kulkas, jadi tiap Adam mulai error kita nggak kelabakan lagi apalagi sampai harus begadang nungguin dia lompat-lompat atau mengeram kaya ayam lagi bertelur.

Sekarang sih setelah beberapa tahun menjalani terapi air pala ini Adam sudah mulai tenang dan bahkan.................... bisa tidur siang tanpa harus tidur kepagian karena menyimpan energi saat tidur siang. Plus konsentrasinya tumbuh dan bisa belajar di kelas tanpa pendamping.

Wassalm

Augustina

----- Original Message -----

From: Leny Marijani

To: peduli-autis Puterakembara

Subject: Re: [Puterakembara] resep air pala

Aduh saya jadi ingin sharing.

Mumpung milis sepi dan santai karena weekend.....

Dulu orang tua saya juga selalu bilang kalau pala dan kangkung itu bisa bikin "ngantuk". Dan kita sekeluarga paling gemar makan pala manis (maklum orang Bogor....) juga sayur kangkung. kami, anak-anaknya percaya banget karena memang kalau abis makan pala dan juga kangkung kita bisa jadi seperti malas/ngantuk. Waktu itu kami cuma mikir karena pala itu keras dan kangkung itu berserat banget jadi pastinya pencernaan jadi capek.....hahahaha....

Dan sekarang ternyata terbukti air pala bisa meredam hiperaktif-nya Adam, dan kemarin Pak Jeffrey juga posting kalau Prof. Padmosantjojo pernah menganjurkan Oscar untuk makan kangkung supaya "tenang".

Saya rasa ini pasti sudah dikaji secara ilmiah oleh para ahli. Nanti kalau sempet saya cari di google ah.... kalau sudah ketemu infonya, saya akan sharing lagi…

Makasih infonya Bu Augustina.

Salam,

Leny

----- Original Message -----

From: augustina

To: peduli-autis Puterakembara

Subject: Re: [Puterakembara] resep air pala

Dear Bu Leny,

Makasih sharingnya. Benar juga ya, kalo dulu kita disuruh makan kangkung dan pala biar cepat ngantuk, apalagi kalau kita jalan jauh pasti sama orang tua dulu dibekali manisan pala, katanya buat obat mabuk. Padahal buat kami yang gak biasa makan rasanya ajaib gitu. Dan kita-kita emang termasuk orang yang gak pedulian ,"orang jalan-jalan kok disuruh tidur" jadi ya gak dimakan.

Saya tadinya juga gak percaya waktu dr. Melly menganjurkan untuk bikin sirup pala buat penenang alami Adam. Tapi ibu saya yang sempat dua tahun merawat Adam waktu kami masih di Bali ngotot ke Bogor cari buah pala segar. Beliau coba membuat sesuai resep. Mula-mula sih Adam ngomel pake bahasa planet (waktu itu belum bisa bicara, masih nguik-nguik aja), tapi karena haus dia minum juga. 2-3 hari pertama memang belum keliatan efeknya, tapi seminggu kemudian Adam mulai tenang, yang tadinya mengeluarkan tanda-tanda akan flapping malah gak jadi, trus tidur siang 1 jam dan malamnya tidur tenang sesuai waktu yang seharusnya. Kebayang gak sih, Adam yang tadinya kalau dapat tidur siang 30 meniiiiiiiiiiiiit aja bisa tidur kepagian (maksudnya lewat tengah malam bahkan bisa sampai jam 3 pagi baru tidur). Trus rituaaal lompat-lompatnya ke sana-kemari juga sedikit-sedikit berkurang. Yang lebih ajaib setelah satu tahun konsumsi sirup pala Adam mulai punya konsentrasi pada hal-hal lain di luar obsesinya. Usia 5 tahun Adam kenal huruf, merangkai huruf jadi suku kata, kata menjadi kalimat sampai menuliskannya cuma butuh waktu 3 bulan! Padahal 2 tahun kita berusaha kenalin dia sama huruf pakai berbagai metode dari kartu peg sampai menulis dia cuek aja. Bahkan saat itu di kelas Adam bisa protes sama guru TK-nya waktu disuruh menulis huruf Z, yang dia tulis malah shorri (maksudnya sorry/maaf) dengan garis bawah dan tanda seru karena kami kira dia sudah merasa bisa menulis kalimat. Gurunya ketawa keras sekali waktu laporan sama saya kalau Adam sudah bisa protes.

Akhirnya tugas menulis dia tidak lagi menulis huruf per huruf malah menyalin cerita pendek atau puisi. Itulah awal Adam bisa komunikasi dua arah dengan menggunakan media tulisan. Kemudian pelan-pelan Adam mulai komunikasi verbal 2 arah tapi masih belum konsisten sampai saat ini.

Kaget, senang, seru itulah rasanya waktu itu sampai sewaktu bertemu dr. Melly saya langsung bilang resepnya berhasil dan dengan senang hati saya bagi resep untuk teman-teman lain yang sama-sama punya anak autis. Walaupun tidak semua anak responnya baik terhadap sirup pala ini karena rasanya yang ajaib, tapi paling tidak ikut membantu melepaskan ketergantungan mereka terhadap obat kimiawi.

Satu hal yang kami syukuri, di Jawa Barat ini kita tidak kekurangan buah pala segar walaupun agak perlu perjuangan nyarinya. Kami sekarang sudah punya petani dari Ciamis yang rajin kirim buah pala sebulan sekali, karena dari Bogor sering tidak ada stok dan buah pala Ciamis ini lebih matang sehingga rasa asamnya tidak terlalu kuat. Katanya sih buah pala dari Bogor di kirim/ekspor ke Jepang untuk salah satu bahan dasar obat dan kosmetik, saya sendiri tidak tahu persis apa. Tapi salah satu artikel yang sempat saya baca di majalah kesehatan (saya lupa majalahnya apa karena sudah dicacah Adam) beberapa tahun yang lalu memang buah pala memiliki khasiat menenangkan oleh sebag itu untuk anak laki-laki biji buahnya tidak dianjurkan dikonsumsi secara teratur karena bisa membuatnya tidak mampu menegangkan kemaluannya. Wah kan bisa bahaya, saya juga jadi berhati-hati semenjak itu supaya jangan sampai mengkonsumsi biji buah pala secara berlebihan. Coba ikutan cari yuk kepastian kandungannya supaya kita tidak dag dig dug memberikan pada anak kita. Kalau ketemu infromasinya saya dibagi yaa..............

Terima kasih sharingnya ya.

Augustina

----- Original Message -----

From: Dwinu P

To: peduli-autis Puterakembara

Subject: Re: [Puterakembara] Sirup Buah Pala

Bu Augustina,

Boleh dong di sharing cara/resep pembuatan sirup buah pala ini secara

rinci. Siapa tahu berguna buat Tita. Terima Kasih atas infonya ya...

Dwinu

----- Original Message -----

From: Vita F

To: peduli-autis Puterakembara

Subject: Re: [Puterakembara] resep air pala

Wah saya sangat tertarik dengan resep air pala ini, dan sangat berminat untuk mencobanya. Apakah ada teman lain yang punya pengalaman yang sama dengan air pala ini, mohon mau berbagi juga ya.

salam

vita

----- Original Message -----

From: Regina P

To: peduli-autis Puterakembara

Subject: [Puterakembara] Biji pala kalau lagi susah tidur

Saya sendiri punya pengalaman dgn biji pala.

Waktu remaja, saya sempet punya masalah yg bikin saya nggak bisa tidur. Kerjanya main ke rumah temen terus buat curhat sampe malem. Mungkin temenku lama2 sebel karena aku pulang malem terus kalo dari rumahnya. Akhirnya dia kasih aku biji pala. Dia tumbukin sampai kecil2. Trus dia suruh aku ngunyah biji2 itu. Rasanya nggak enak. Tapi aku bisa tidur nyenyaaak buanget.

Salam,

Reg

----- Original Message -----

From: Leny Marijani

To: peduli-autis Puterakembara

Subject: [Puterakembara] INFO Buah Pala

Bu Augustina dan Rekan yang lain,

Kemarin malam, saya penasaran dan coba cari informasi di google tentang khasiat buah pala.

Ketemu info di website LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) yang menyebutkan bahwa benar khasiat buah pala itu "mengundang" kantuk (membuat lemas/tenang) makanya bisa menyembuhkan Insomnia (untuk orang dewasa).

Tapi di situ juga disebutkan bahwa kalau over-dosis, buah pala (terutama bunga dan bijinya) juga berbahaya. Bisa berefek seperti narkotika (berhalusinasi), dan bisa lebih parah dari itu.

Ada juga info di Wikipedia tentang Nutmeg (sebutan bhs inggris untuk buah pala).

Disebutkan ada beberapa khasiatnya dari oilnya seperti bisa menyembuhkan penyakit yang ada hubungannya dengan nervous and digestive systems, bisa untuk comestic, rhematik, dan masih ada lagi. Di wikipedia ini lebih komplit ada history nya segala tentang buah pala.

Tapi info yang penting adalah bahwa pemakaian yang "over-dosis" bisa menyebabkan halusinasi dan keracunan (toxicity).

Ini website LIPI tentang Buah Pala:

http://www.lipi.go.id/www.cgi?berita&1164180913&4&2006&

Ini menurut Wikipedia:

http://en.wikipedia.org/wiki/Nutmeg

Saya percaya Rekan semua akan selalu "berhati-hati" dalam memberikan dosis dalam pengobatan apapun. Yang penting perhatikan dosis dan cara/banyak pemakaian yang dianjurkan dokter. Segala sesuatu juga kalau "over dosis" kan tidak bagus.

Selain juga harus diingat bahwa efek pada setiap anak seringkali berbeda. Kita harus memantau-nya dengan cermat.

Semoga info ini bermanfaat.

Salam,

Leny

Total visitors from 2000 to March 2012 : 2,098,400 - © Puterakembara 2012
interaction with this site is in accordance with our site policy