Bagaimana melatih motorik halus?

10/11/2006

----- Original Message -----

From: WS

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Mohon advise



Oh ya Bu Leny dan rekan semua, saya mau minta saran, gimana ya cara ngelatih motorik halusnya Terry. Persoalannya gini, dia kalo nulis di sekolah masih suka rada asal-asalan. Kalo gak mood, bisa2 tulisannya gak begitu jelas. Jadi sama guru suka disalahkan. Kalo di rumah dengan pengawasan dan perhatian kita, dia mampu menulis yang lebih baik, dalam arti jelas, rapi dan terbaca.

Kadang saya sempat stress juga mikirin soal ini. Sampai dimarah2 plus diancam2, dia juga gak takut. Dia beralasan kalo nulis rapi, lambat, ntar gak selesai.

Minta advisnya, ya.

Salam,

Mama Terry

----- Original Message -----

From: AH

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Mohon advise

Salah satu masalah yang serius bagi anak SN itu adalah fokus/perhatian/ konsentrasinya yang sering terganggu,tapi sering kali mereka nangkap apa yang sedang dibicarakan walaupun kelihatannya tidak menyimak,tapi kadang walaupun kelihatanya menyimak tapi tidak nangkap apa apa, itu masalah utama pribadi Autistic, bagaimana cara mengatasinya kamipun mau tanya? mungkin para pakar yang berkompeten bisa bantu mencarikan solusi? Bagaimana supaya bisa full konsen? unsur mukjizat masih relavankah?, tidak ada yang mustahil bagi orang percaya, karena kuasa Tuhan tidak terbatas.

Soal tulisan anak kamipun cenderung mau buru buru selesai. Tulisannya bisa jelek, kalau kondisinya sudah kondusif, tidak dikejar kejar waktu tulisannya sudah lumayan bagus. Kalau motorik halus memang perlu latihan latihan. Kalau ini mungkin pak Taufik mau bantu memberi jawaban.

Ditunggu lho pak.

Salam kasih,

Ortu Yansen

----- Original Message -----

From: Taufiq Hidayat

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Mohon advise

Kita sebagai orang dewasa pak, tidak akan lama untuk duduk memposisikan mata untuk fokus menyimak. akan ada sepersekian detik atau beberapa detik yang dilakukan untuk mengembalikan kemampuan rentang atensi kita.

1. menyimak sembari menulis, memainkan pensil atau pulpen, memilin-milin rambut,

2. bersenandung pelan, menggigit ujung pensil, atau mengunyah atau meminum sesuatu,

3.mengalihkan fokus mata ke tempat lain, memperhatikan pensil, pulpen yang dimainkan atau baling-baling kipas,

4. mengerakan lutut ke atas-bawah, kerap kali bergerak seakan gelisah, membunyikan persendian jari,

5. memainkan kursi saat duduk, menggerakkan kepala atas-bawah, kiri-kanan,

Mungkin dengan mengetahui karakteristik dan keunikan sang anak, bapak dapat

memformulasikan strategi yang tepat bagi Yansen berhubungan dengan konsentrasi dan sensory needsnya.

Jika terkadang tulisan Yansen dapat bagus dan terkadang jika terburu-buru menjadi jelek, maksud bapak, untuk menulis Yansen membutuhkan lebih banyak waktu? yang mungkin bisa dilakukan latihan yang tidak hanya harus menggunakan alat tulis, latihan yang bersifat fisik juga bisa membantu memperkuat kestabilan dan mobilitas tubuhnya saat menulis, latihan mengenai prewriting skill (bicarakan ke OT yang menangani), atau mungkin ada sesuatu yang terlewat dari pengamatan kita, tapi apa ya?? ex. side seeing (melihat ke satu sisi), memainkan sesuatu di depan matanya, atau salah satu atau lebih dari 5 hal yang disebut diatas.

salam

taufiq

----- Original Message -----

From: AH

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Minta advise

Terima kasik pak Taufiq atas jawabanya ,kayaknya ke 5 hal yang disebut memang sering dilakukan yansen,saat duduk didepan meja sekolah ataupun didepan meja belajar bahkan didepan komputer,tapi kami ngak tahu bagaimana formula strategis yang jitu untuk menetralkan sensory neednya.

salam kasih

ortu yansen

----- Original Message -----

From: Taufiq Hidayat

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Minta Advise

Bapak pernah mengetahui istilah "sensory diet"? merupakan suatu formulasi kegiatan atau aktifitas yang dilakukan sang anak disela waktu kesehariannya. ex. melakukan touch pressure gum selang beberapa jam sekali (disesuaikan kondisi anak), kalau tidak salah pernah kita bicarakan di milis mengenai trigeminal nerves. jika masalah konsentrasi tersebut murni karena sensory problem, ex. vestibular-proprioseptif (karena ada juga yang berhubungan dengan behavior problem, dan masalah lain), tips yang mungkin dapat dlakukan dirumah yaitu untuk melihat pola aktifitas keseharian dirumah lalu di sisipkan aktifitas yang mengandung heavy work activities dan depp presure touch.



salam

taufiq

----- Original Message -----

From: WS

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Minta advise

Pak Taufiq dan semua rekan,

Saya juga punya masalah rentang atensi dengan Terry. Semakin hari saya perhatikan, koq kayaknya makin kurang aja dia perhatian (untuk soal belajar). Padahal diet udah cukup ketat. Dulu semasa kecil, walaupun dia lebih hiper, tapi cepat sekali menangkap semua hafalan. Cepat, dan dapat diingatnya untuk jangka waktu yang cukup lama. Sekarang, dengan berkurang hipernya, knp sptnya juga berkurang daya rekamnya ya? (Terutama untuk hal-hal berbau pelajaran, yang nota bene memang gak dia minatin). Tapi untuk hal-hal yang cukup dia minatin, masih cukup baik. Tentu saja ini ckp merepotkan untuk membimbing dia belajar.

Dia juga punya kebiasaan suka memandang dengan mata menjeling (ngelirik ke samping gitu), padahal obyeknya lurus di depan dia. Gmn ngilangin kebiasaan ini ya? Saat di suruh belajar jg suka ngambil gunting kuku, dan asyik dengan kukunya, (padahal udh gak bisa dipotong lagi, tiap hari dipotongnya terus). Kadang masih suka menggigitin kuku jari tangannya. Tapi kalo dia asyik dengan hal2 lain

(yang dia suka), hal2 spt itu saya perhatikan tidak pernah dia lakukan). Kadang saya mesti pake suara halilintar buat ngembalikan perhatiannya. Tapi tdk jarang kurang berhasil. Krn sbtr aja udah dia balik lagi.

Please, mohon petunjuknya ya, yach! Krn saat ini masalah ini cukup memusingkan.

Makasih banyak ya, sebelumnya.

Salam,

(Mama Terry)

----- Original Message -----

From: Taufiq Hidayat

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Minta advise

Ibu Nat,

Berapa lama terry mampu membaca atau melihat buku yang dominan berisi teks bu? jika sebelumnya ibu mengatakan dulu ia cukup baik dalam menghapal apakah saat ini ia harus membaca terlebih dahulu?

Mungkin salah satu faktor penyebab kesulitan ibu disebabkan oleh side seeing (melirik ke samping), dapat merupakan manifestasi dari terjadinya kesulitan dalam memproses input vestibular dan juga visual. karena untuk dapat memfokuskan mata pada objek didepannya lalu melakukan tracking secara konstan saat membaca akan cukup melelahkan.

Ada beberapa yang bisa dilakukan dalam bentuk permainan sebelum belajar atau waktu break ketika di rumah. seperti meredupkan lampu ruangan lalu bermain menangkap cahaya senter yang ditutupi plastik warna dengan salah satu mata tertutup lalu dengan mata yang sebelahnya (posisi Terry lebih baik duduk atas bersila didepan tembok), bermain mencari sesuatu saat berjalan keliling pada lintasan (berbentuk seperti lazy eight, brain gym), bermain teropong menggunakan lipatan kertas lalu mencari sesuatu yang berada dalam ruangan. dan game-game lain yang mungkin bisa ibu kembangkan sendiri dirumah.

Untuk setting klinik mungkin bisa menggunakan spinning board, merupakan protocol yang dikembangkan oleh Mary Kawar, setelah mendapat informasi dari terapisnya ibu bisa terapkan dirumah.

salam

taufiq

----- Original Message -----

From: LS

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Minta advise

Adib,autis 8 th, anak saya juga melirik, katanya ada kaca mata prisma yg bisa bantu?

Salam,

Lan

----- Original Message -----

From: WS

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Minta advise

Pak Taufiq, dan semua rekan,

Makasih atas sarannya. Cuman ada bbrp istilah yang saya kurang ngerti. Tapi kalo soal baca teks, dia sih mampu disuruh baca satu artikel (mis. satu cerita di buku pel sampai habis). Cuman, gak tau, apa dia ngerti isinya atau nggak (kalo gak ada sesuatu yang lucu atau mengesankan, saya rasa dia gak perhatiin sama sekali). Jadi, mulutnya doang yang baca, gak nyantol di kepala.

Disuruh ngapal satu kalimat atau pengertian yang agak panjang, kadang harus dipenggal jadi bbrp bag. Lantas baru digabung. Itulah kesulitan yang sangat besar saat ini. Soalnya rata2 materi pel. sudah seabrek2. Juga pemahamannya masih kurang. Untuk memberikan pandangan thd suatu kasus atau disuruh memberikan tanggapan sangat kurang sekali. Nyusun kalimat yg kompleks pun masih belepotan.

Saran dari Pak Taufiq mengenai bbrp permainan akan saya coba.

Mudah2an membantu.

Makasih banyak, ya.

Salam,

nat

Total visitors from 2000 to March 2012 : 2,098,400 - Puterakembara 2012
interaction with this site is in accordance with our site policy