Sekolah Inklusi di UK (Inggris)

09/18/2006

----- Original Message -----

From: Had

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Sekolah Inklusi di UK

Adakah ibu-bapak yang berdomisili di UK? please let me know...

Saya senang kalau bisa sharing pengalaman anak2 SN ... bagaimana bisa mengatasi tantangan sekolah umum inklusi ataupun sekolah khusus di negeri orang... Semoga rekans yang di Indonesia pun bisa mendapatkan jalan keluar untuk memajukan putra/i kita semua. Amin

wassalam

had

----- Original Message -----

From: SS

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Sekolah inklusi di UK

Dear Mas Had dan rekan milis yang lain,



Mengenai sekolah inkulusi atau khusus di UK kelihatannya tergantung kemampuan si anak. Menurut pengalaman kami, education department di city council yang menentukan apakah si anak harus masuk sekolah khusus atau bisa masuk di mainstream school dan berapa jam si anak memperoleh guru khusus. Namun demikian, mereka juga melihat laporan dari berbagai pihak termasuk sekolah ybs dan terapist. Saat ini anak saya masih sekolah di mainstream school dan mendapatkan seorang supporting teacher 15 jam per minggu. Selain itu secara periodik seorang staff dari Rygate Children Centre (lembaga yang menaungi anak-anak SN) datang ke sekolah memonitor perkembangan anak saya.



Walaupun anak saya masuk di mainstream school bukan berarti tanpa masalah. Misalnya saja kami harus menjemput anak kami lebih awal karena biasanya 20 - 30 sebelum jam sekolah usai ada story time yang sayangnya anak saya belum mampu untuk mengikutinya sementara supporting teachernya sudah pulang karena dia hanya bertugas pagi. Mungkin ini adalah salah satu bentuk "diskriminasi" tapi karena menurut guru yang lain ketimbang anak saya menggangu anak yang lain, lebih baik dia pulang lebih awal. Anak saya tanpaknya senang sekali sekolah apalagi teman-temannya tanpak sayang sama dia, dia diperlakukan sebagai "adik kesayangan" oleh teman temannya.



Saya sendiri berpikir kalau dia masuk di sekolah khusus juga tak apa-apa kalau memang itu yang terbaik buat dia. Beberapa waktu yang lalu, sempat mencuat berita kalau pemerintah diminta membuka sekolah khusus lebih banyak karena itu akan lebih baik buat anak-anak SN, lebih-lebih untuk anak autis yang jumlahnya semakin banyak. Mengenai sekolah khusus, mungkin bu Hirim (di Bristol) bisa bercerita pengalamannya dengan Axel.



Saya pernah dengar kalo di Indonesia ada juga sekolah inklusi, tapi apakah ada di setiap daerah atau hanya di kota besar? mohon info dari rekan milis yang punya pengalaman kira-kira apa suka dukanya?



Salam,

S.Sa (ibunya Haytham, 5 th 4 bulan)

NB: kami tinggal di Sheffield, South Yorkshire.

----- Original Message -----

From: RP

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Sekolah inklusi di UK

Dear Bu Sul,

Kata bu Leny, Haytam sudah punya adik yah, kalau begitu selamat yah...

Saya mau sharing tentang story time, dulu pertama kali ada story time, Dhani juga gak mau , memberontak, marah dan nangis, tapi saya minta sama terapisnya Dhani untuk tetap memberikan story time dan puppet show, akhirnya lama-lama Dhani mau, mungkin karena terbiasa, malahan kalau saya pulang kerja dia ambil buku ceita dan boneka tangannya untuk minta story time.

Sekarang Dhani juga sudah masuk TK reguler, beberapa aktivitas yang biasa dilakukan di sekolah, kita ajarkan dulu kepada Dhani di rumah (pada saat homeschooling) jadi waktu dia masuk TK dia sudah terbiasa dan bisa melakukannya dan juga tidak nangis, karena kalau Dhani merasa tidak bisa melakukan sesuatu maka dia akan nangis.

Ada baiknya bu Sul memberikan story time di rumah juga, biar Haytam terbiasa dan bisa mengikuti story time di sekolah, kan eman waktu 20 atau 30 menit hilang, karena disuruh pulang duluan.

Semoga Haytam bisa duduk manis mendengarkan cerita dan tidak menganggu

teman-temannya.

salam,

Ross

----- Original Message -----

From: SS

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Sekolah inklusi di UK

Dear Bu Ross,



Terima kasih banyak, adiknya Haytham sekarang berumur 4 bulan.

Saya sudah mencoba membuat Haytham bisa menikmati story time tapi kelihatannya belum juga banyak perkembangannya. Saya berusaha menyampaikan dengan sesederhana mungkin namun karena dia memiliki "very serious language disorder" (begitu menurut team dari Rygate Children Centre), sehingga sulit sekali untuk membuatnya paham. Saat ini bahkan saya memakai buku-buku untuk adiknya. Oh ya di sini begitu anak berumur 2 bulan sudah mendapatkan buku-buku dari perpustakaan. Ya kalo buku untuk adiknya kelihatannya dia bisa paham. Namun di sekolah tentunya buku yang dibacakan terlalu sulit untuk dia.



Hingga saat ini "Yes" and "No" masih belum sepenuhnya dia paham sekalipun dia bisa mengucapkannya. Sejak liburan summer ini kami mendatangkan seorang speech and language teraphy assistant untuk menterapi dia di rumah. Selama diterapi saya juga diperbolehkan melihat terus dan terapistnya selalu menjelaskan apa saja yang dia lakukan, jadinya kayak saya dapat "pelatihan". Saya melihat terapistnya berusaha membuat Haytham mengerti "Yes" dan "No".



Mudah-mudahan dengan terapi ini suatu saat Haytham bisa menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.



Salam,

S.Saa

----- Original Message -----

From: Had

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Sekolah inklusi di UK

Makasih Mbak Sul,

Wah seneng kalau ada teman sharing.

Nanti kita kontak lebih lanjut Mbak yaa... Saat ini keluarga saya masih di Bandung. Si kecil Raihan sekolah di SD inklusi di daerah gegerkalong, sebenarnya ini SD Negeri umum yang ditunjuk pemerintah untuk menjadi sekolah inklusi. Di daerah kami Gegerkalong kalau tidak salah ada 2 SD Negeri yang dinyatakan inklusi.

Sebenarnya cukup banyak.. eh definisi banyak berapa yaa.. hehehe... ada laah begitu, minimal Bandung utara, selatan, timur, barat, tengah.. ada wakilnya :-)) kalau di Bandung sekolah-sekolah sejenis selain memang dibuka pemerintah, keterlibatan swasta lebih menonjol. Rata-rata SD seperti Mutiara Bunda, Mutiara Sembilan, Hikmah Teladan, Al Azhar, Cedekia Muda, Al Biruni.. dlsb.. Mereka minimal menerima 1-2 anak dalam satu kelas. Semoga di kota-kota lain di Indonesia, sekolah2 inklusi mulai di bentuk.

Karena si kecil baru masuk, yang tahu banyak mungkin istri saya yaa... belum bisa cerita banyak suka dukanya, namun dari pengalaman daftar.. mereka minta anak kita didampingi helper... standard sepertinya yaa...

Oya saya tinggal di Guildford, Surrey, UK.

Mbak kenal Mas Santo nggak yaa? Saya temannya Mas Santo, pernah main ke

rumah beliau di Sheffield. Insyaallah kalau bulan Oktober ini saya jadi melanjutkan kuliah, keluarga akan dibawa, nah disinilah perjuangan dimulai... :-) Karena Raihan sudah saatnya masuk Primary School... so masukan-masukan dari Mbak dan teman-teman yang berpengalaman sangat diharapkan...

wassalaam

had

----- Original Message -----

From: EH

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Sekolah inklusi di UK (& Bdg)

Nimbrung : Berita bagus tuh... Tapi sy pernah hubungi Mutiara Bunda-Bdg (yg

di Arcamanik bukan?), sudah penuh, bahkan waiting list-nya panjaaang sampai

berapa tahun lagi (spt Mandiga juga, wkt sy tanya dulu).

Iya ya... semoga makin banyak sekolah inklusi di Indonesia ...

----- Original Message -----

From: SS

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Sekolah inklusi di UK

Mas Had,



Kalo di UK kelihatannya semua sekolah umum memang harus mau menerima anak SN jadi berarti setiap sekolah umum berarti sekolah inklusi. Di sekolah anak saya, tidak hanya menerima anak autis tapi juga anak cerebral palsi dan berbagai macam disability. Tahun yang lalu saya tanya Head teachernya, katanya ada 33 anak SN di sekolahnya dan menurut dia banyak juga ortu yang justru memindahkan anaknya ke sekolah tersebut setelah mengetahui anak mereka memiliki disability. Mungkin karena para gurunya cukup sabar.



Tapi justru yang susah adalah kalau kita ingin memasukkan anak ke sekolah khusus karena tempat terbatas, biasanya harus masuk waiting list. Saya sendiri berpikir akan lebih baik kalau anak saya bisa masuk di sekolah khusus ketimbang sekolah umum, cuman yang menentukan bukan kami sebagai ortunya tapi city council.



Saya kenal dengan pak Santo sekeluarga, kapan nich pak Hadi sekeluarga datang ke Sheffield lagi? Mudah-mudahan masih bisa ketemu ya senang kalo bisa sharing sama orang Indonesia.



Salam,

SS

----- Original Message -----

From: HP

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Sekolah inklusi di UK

Untuk Mbak Sul dan Mas Had dan rekan milis lainnya, maaf baru bisa ikutan sumbang cerita ttg sekolah khusus inklusi di uk nya baru sekarang, soalnya minggu2 lalu saya sibuk banget untuk persiapan suami dan anak saya yang pertama /kevin mau pulang ke indonesia.

Sekarang sudah lega dan sedikit mau cerita sewaktu axel akan bersekolah di sekolah khusus di UK ini. Sewaktu di indonesia kami belum tahu apa axel autis atau tidak jadi ketika kami pindah ke UK, waktu itu umur axel 3 tahun kami langsung buat

appointment dengan GP/ dokter disini yang kemudian diteruskan ke Child Development Centre nah setelah di assessment selama 2 minggu axel dipastikan

autis...dan CDC sendiri yang menrekomendasikan sekolah khusus untuk axel. O iya waktu itu kami tinggal di Kenilworth, Warwickshire, dekat dengan Coventry.

Sebelumnya axel sudah sempat bersekolah di sekolah umum (St. John Primary

School, di kelas Nursery), tapi karena selama proses dia diassessment itu dan sudah ada dugaan dia autis maka pihak CDC sudah berhubungan dengan LEA

( Local Education authority) yang kemudian mengirimkan seseorang untuk mendampingi axel di sekolah itu sebelum dia masuk ke sekolah khusus. Wah support yang kami dapat di county ini benar-benar mencengangkan karena semuanya serba cepat dan semua pihak langsung menghubungi kami mulai dari social worker, speech therapist dan mereka juga mengirimkan satu orang datang ke rumah selama 1 atau 2 jam 2 kali seminggu untuk menemani axel bermain.

Saya ceritakan ini untuk nanti jadi perbandingan buat Mas Hadi karena setiap County itu berbeda-beda pelayanannya.

Di sekolah khusus itu axel satu kelas dengan anak-anak penyandang cacat lainnya jadi itu bukan sekolah khusus untuk anak autis, sebenarnya ada sekolah untuk anak autis di county itu tapi di solihull (dekat ke birmingham) agak jauh dari rumah. Walaupun bukan sekolah khusus untuk anak autis tapi guru-gurunya mendapatkan training juga untuk mengajari anak autis. Saya senang sekali dengan sekolah itu karena guru-gurunya ramah apalagi kami orang asing, malahan terlalu baik saya pikir karena biasanya kalau parents evening (biasa dilakukan setiap term ) biasa diadakan di sekolah dan karena gurunya tahu suami saya kerja di bristol senin sampai jumat dia menawarkan diri untuk datang ke rumah jumat malam melaporkan semua progress axel, senang sekali diperlakukan istimewa begitu.

Kami tinggal di county itu selama 2,5 tahun dan kemudian memutuskan pindah

ke bristol, karena suami saya sudah terlalu lelah bolak balik bristol-kenilworth dan juga saya baru melahirkan anak saya yang ke-3, jadi diputuskan lebih baik kita pindah ke bristol supaya benar-benar fokus ke keluarga.

Sebelum pindah kami sudah menghubungi LEA di bristol, (tepat nya South Gloucestershire council) untuk mengurus sekolah untuk anak saya kevin dan axel, sengaja jauh-jauh hari supaya permulaan ajaran baru anak-anak bisa langsung sekolah. Tapi kenyataannya semuanya berjalan lambat sekali, sudah terjadi sih korespondensi tapi cuma memberitahu bahwa sedang di proses terus. Sampai tahun ajaran baru dimulai saja anak saya kevin belum diputuskan masuk ke sekolah mana, kesal sekali rasanya. Kita sudah mengapply sejak awal bulan Juni tapi sampai september belum ada kepastian, alasannya karena Juli dan Agustus Summer holiday, dan kita juga dianjurin untuk menanyakan ke sekolah bersangkutan apa masih ada tempat atau tidak. Akhirnya anak saya yang pertama mulai bersekolah pertengahan september.

Begitu juga dengan sekolah Axel, mereka menawarkan 2 sekolah khusus kepada

kita tapi masih belum pasti mana yang tepat untuk axel,satu sekolah khusus dengan kelas khusus untuk anak autis ( di daerah Warmley) dan satu lagi sekolah khusus (di daerah Thornbury) seperti sekolah axel sebelumnya. Dua-duanya kami datangi untuk perbandingan.

Sekolah yang di Thornbury mempunyai pendapat sebaiknya anak autis jangan

ditarik dari kehidupan sosialisasi dengan anak lain itulah sebabnya anak autis di sekolah ini bergabung dengan anak penyandang cacat lainnya, supaya anak-anak lain dapat membantu anak autis untuk berkomunikasi dan bersosialisasi. Sementara di sekolah Warmley mereka beranggapan sebaiknya anak autis mendapat pengajaran sendiri sesuai dengan kharesteristik anak autis yang unik itu sendiri jadi penekanannya benar-benar pada masalah pengajaran anak autis dalam berkomunikasi dan segala sesuatu yang dibutuhkan anak autis.

Akhirnya kami memilih sekolah Warmley karena sekolahnya besar dan bagus dan

mempunyai fasilitas kolam renang sendiri dan guru-gurunya benar-benar special untuk anak autis, walaupun kami setuju bahwa sebaiknya anak autis jangan ditarik ke dunianya sendiri...tapi kami harus memilih, dan karena axel sama sekali belum bisa berbicara jadi kami memang memfokuskan dia dalam hal berkomunikasi.

Dengan memilih sekolah itu belum tentu axel langsung bisa bersekolah, kami harus menunggu lagi karena mereka perlu menambahkan assistant guru untuk mendampingi axel karena mereka berprinsip one to one, maksudnya satu anak didampingi satu orang/assistant, wah kami benar-benar kesal sekali, kita sudah sengaja jauh-jauh hari mengapply tapi masih harus menunggu juga, saya juga bolak balik telepon menanyakan masalah itu, sampai akhirnya Axel mulai bersekolah pertengahan November. Untungnya di sekolah yang sekarang Axel mendapat perlakuan yang sama baiknya dengan sekolah yang terdahulu.

Kalau diingat-ingat proses mendapatkan sekolah axel saya benar-benar marah dan kesal waktu itu karena benar-benar berbeda penanganannya dengan yang kami terima di county sebelumnya, dari sini saya punya pengalaman (dan dengan mengetahui pengalaman mbak Nini) bahwa setiap county berbeda-beda di Uk ini pelayanannya tergantung daerahnya, mungkin bristol lebih besar dari Warwickshire dan lebih banyak mungkin anak dengan Special education needs-nya, atau anggaran dananya mungkin juga jadi alasan. Karakteristik masyarakatnya juga berbeda kok, kalau di Warwickshire orangnya ramah-ramah dan sopan, istilahnya posh banget deh, sedangkan di Bristol orang-orangnya lebih keras dan tidak terlalu ramah.

Untuk Mas Hadi mudah-mudahan bisa jadi perbandingan karena memang yang memutuskan untuk masuk ke sekolah khusus itu seperti kata Mbak Sul bukan kita, dan kalau bisa sudah dari sekarang di apply ke LEA di county mas Hadi, mudah-mudahan county tempat Mas Hadi lebih baik dalam hal seperti ini. Good

Luck.

Salam

Hirim ( Ibu dari Axel, 8 tahun 8 bulan)

----- Original Message -----

From: EH

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Sekolah inklusi di UK

Bu Hirim, menarik juga ya sharingnya?

Mungkin Warwickshire & Bristol seperti Jakarta sama Bandung, ya Bu?

[HP : Karakteristik masyarakatnya juga berbeda kok, kalau di Warwickshire

orangnya ramah-ramah dan sopan, istilahnya posh banget deh, sedangkan di

Bristol orang-orangnya lebih keras dan tidak terlalu ramah]

Aduh asyik banget yah dengar cara mereka menanggapi ortu SN & memperlakukan

anak SN.. Ini gratis Bu??

Salam,

Eve

----- Original Message -----

From: HP

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Sekolah inklusi di UK

Dear Bu Eve,

iya semuanya pelayanan gratis, makanya kalau pelayanannya jelek pasti deh keluar kata-kata " Sudah bayar pajak mahal-mahal masa ..... " he..he...ngedumel-lah...

'seperti jakarta-bandung' iya kali ya atau seperti batak dan jawa tepatnya...ha..ha...tapi setelah saya tinggal di dua tempat berbeda saya nggak pernah bilang lagi bahwa orang inggris itu ramah semua...ternyata tergantung daerahnyalah, dunia dimana sama saja....lain padang lain belalang lain lubuk lain ikannya...wah saya lupa-lupa ingat nih pepatahnya...

Salam...

Hirim

----- Original Message -----

From: LD

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Sekolah inklusi di UK

Iya, asyik....apalagi gratis..... (tapi pajak gedhe nggak ??)

bu Eve mau pindah ke Warwickshire ? ;-))

kelihatannya ngilerrr gitu smile

(HP :

dimana sama saja....lain padang lain belalang

lain lubuk lain ikannya...

wah saya lupa-lupa ingat nih pepatahnya...)

lupa ya bu........ mungkin ditambah gini :

.......lain umpan, lain ikan yang terkail smile)))))

sorry ngaco kumat isengnya. Terimakasih bu Hirim sharingnya, asyik juga buat tambahan pengetahuan umum.

Luk

----- Original Message -----

From: EH

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Sekolah inklusi di UK

Eh bu Luk! iya nih ngilerrr... smile

Saya emang udah lama ingin keluar dari "sampah" ini. (Emang rumah dkt TPA

(agak jauh sih) tapi bau sampah & deket pabrik pakan ternak).

Salam,

Ev

Total visitors from 2000 to March 2012 : 2,098,400 - Puterakembara 2012
interaction with this site is in accordance with our site policy