Puber Autis Remaja dan Sunat

09/03/2006

----- Original Message -----

From: HM

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] mohon informasi masa puber autis remaja

Yth. rekan-rekan

Saya mohon sharingnya dari rekan-rekan yang mempunyai anak autis remaja pada masa pubernya seperti anak saya Faris 12 th 4 bl.

Karena sudah beberapa lama ini Faris sering sekali kami (saya,kakaknya dan mbaknya)pergoki sedang melakukan martubasi (terutama bangun tidur pagi-pagi atau dikamar dalam keadaan sendiri) apalagi sudah deket-deket dengan guling. Kadang-kadang saya larang kadang-kadang juga saya biarkan, karena saya pernah baca-baca di internet kalau memperbolehkan dia untuk melakukan itu

asal ditempatnya mis. di kamarnya.

Tapi yang jadi masalahnya kok volume pelaksanaannya semakin sering, malah bisa dibilang tiap hari, pokoknya bagaimana kesempatannya, padahal rumah kami ini kecil jadi dimanapun faris melakukannya pasti kelihatan, tapi kadang-kadang anak ini nekad juga, kalau saya larang baik-baik sambil diberi pengertian seperti anak biasanya (karena faris pada dasarnya sudah sangat mengerti apa yang dibicarakan orang) dia tetap nekad melanjutkan, tapi kalau saya sudah marah besar dan tangan saya seolah-olah mau mencubit, baru dia berhenti tapi dengan teriak-teriak atau mukul2 pintu pokoknya dia ngamuk juga deh kadang siapa yang deket dia kena sasaran pukulannya yang sangat sering itu kakaknya karena kakaknya juga sering melarang dengan bersuara "ssssstttt" begitu.

Saya tidak tahu apa ini karena pengaruh suntik hormon yang pernah dilakukan faris (yang membuat hasratnya lebih besar) , karena waktu faris mau saya sunat (waktu itu usia 9 th 11 bl) dokternya menunda karena alat kelaminnya faris masih kecil sekali (karena saat itu faris gemuk), dan saya dianjurkan suntik hormon kira-kira 6 x, selama hampir 1 th. Tapi setelah itu saya menunda dulu sunatnya karena waktu itu gencar-gencarnya berita bius bius yang bisa berakibat fatal pada pasien jadi saya takut, karena untuk anak autiskan harus bius total (maklum saya sudah ehilangan suami, jadi perasaan takut kehilangan lagi itu besar sekali, walau saya tahu itu semua takdir Allah) yah ... namanya juga manusia.....

Nah sekarang sudah berani dikit juga di dorong karena faris suka melakukan masturbasi jadi saya pikir dengan di sunat nantikan tititnya berasa sakit jadi dia tdk akan melakukan masturbasi lagi paling tidak volumenya berkurang. Tapi begitu saya ngobrol dengan kakak kakak saya tiba-tiba kakak saya nyeletuk "lho bukannya nanti paska sunat malah jadi tambah sering karena lebih sensitif", saya pikir bener juga, jadi saya bingung lagi. Apa saya tunggu masa puber faris selesai??? tapi keburu gede donk ...

Mohon bantuan dari teman-teman bagaimana saya harus menyiasati masturbasi faris ini, karena saya juga kadang kasian sama faris kalau kita lagi kumpul dengan anak-anak kakak saya dirumah neneknya tiba-tiba dia di kamar sendiri sedang begitu kepergok sepupu2nya mereka terkaget kaget sambil bilang

"ihhhh faris .....ngapain tuh ..." saya lihat mimik mukanya faris itu nunduk malu sambil diam aja tapi ujung-ujungnya nanti teriak.

Kapankah untuk anak seperti ini masa masturbasinya akan terlewati ?????.

Terima kasih sebelumnya atas bantuan teman-teman.

Maaf kalau ceritanya kepanjangan ....,biar lebih jelas maksudnya.

Terima kasih

HM

----- Original Message -----

From: AG

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: mohon informasi masa puber autis remaja

Ibu H yang lagi bingung,

Saya juga punya masalah yang mirip dengan anak saya Azka (bulan Oktober tahun ini umurnya 13 tahun). Kalau dia sebenarnya mulai masturbasi sudah sejak setahun yang lalu, baik di rumah maupun di sekolah. Kalau di sekolah gurunya langsung membawanya ke kamar mandi dengan harapan dia mau melakukannya di tempat tertutup. Tapi karena kalau di rumah biasanya dia melakukan di rumah, di kamar mandi dia tidak akan melanjutkan. Kalau di rumah saya biasanya akan mengarahkan dia masuk kamar dan menutup pintu bila kelihatan sedang melakukan 'aksi'nya. Kalau di kamar saya tidak pernah melarang, hanya meminta dia menutup pintu. Kasihan kan kalau adiknya yang perempuan melihat, nanti bisa 'shok'. Selama ini dia biasanya tidur tengkurap atau menggesek-gesek ke kursi. Sekarang dia kadang-kadang sudah otomatis menutup pintu dan kalau sudah selesai dia buka lagi.

Saya pernah baca buku yang ditulis oleh pria asperger. Dia mengatakan bahwa masturbasi memang bisa berlangsung terus menerus dan lebih sering dibandingkan orang normal. Penyebabnya seringkali bukan karena alasan seksual tetapi bisa karena kecemasan, perubahan hormonal yang membuat badan tidak enak, dan lebih lebih bahaya adalah karena obsesi. Salah satu cara untuk mengurangi masturbasi tentunya dengan memberikan kegiatan yang banyak, jadi frekuensi dia ingin melakukan masturbasi bisa berkurang. Cara lain yang saya baca dari tulisannya Temple Grandin adalah dengan memberikan pelukan. Di rumah saya memang sering memeluk Azka walaupun secara 'norma sosial' mungkin sudah tidak pantas. Habis dia kan non verbal, dan cara komunikasi yang disukai adalah dengan peluk-pelukan atau bergulat dengan omnya yang memang punya badan seperti jago sumo (omnya ini datang dua kali seminggu untuk main dengan Azka).

Sekarang anak saya sedang mogok sekolah dan akhirnya saya DO dari sekolah

karena agresifitasnya meningkat sekali. Saya rencananya akan panggil guru ke rumah atau dia jadi part-time student saja di sekolah tertentu. Kalau saya perhatikan, masturbasi pada Azka tidak separah dulu waktu dia masih dipaksa untuk sekolah. Mengamuknya juga menurun. Untung dia suka komputer dan mulai browsing internet, jadi tetap ada kegiatan dan tidak ngacak-ngacak rumah.

Itulah pengalaman saya. Jadi kalau ditanya kapan berlalu ya tidak ada yang tahu.... Memang musti sabar-sabar ya bu. Untuk saya yang menjadi penting saat ini bukan seberapa seringnya, tetapi jangan sampai anak saya melakukannya di depan umum. Moga-moga cerita saya sedikit bikin ibu lega ... (atau tambah stres ?? )

Salam,

Ad

----- Original Message -----

From: HM

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: mohon informasi masa puber autis remaja

Bu Ad .....

Terima kasih banyak atas ceritanya bu, semua yang ibu ceritakan bisa menjadi masukan buat saya untuk bagaimana selanjutnya saya menghadapi keadaan faris sekarang. Paling tidak pikiran saya terbuka, bahwa menghadapi anak masa masa

seperti ini tidak harus buru-buru sekejap bisa dihentikan begitu saja,

dengan larangan atau marah-marah.

Terimakasih sekali lagi bu ...

HM

----- Original Message -----

From: DP

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: mohon informasi masa puber autis remaja

Bu HM (dan teman-teman yang anaknya juga sudah ABG).....

Seperti juga yang dilakukan ibu Ad, saya berusaha mengajarkan kepada anak saya Ikhsan (januari mendatang 16 tahun) untuk tidak melakukan hal-hal yang berbau-bau seksualitas : buka baju, pegang orang, masturbasi, mainkan kelamin dsb.. di depan umum.

Caranya macam-macam, antara lain sudah dijabarkan ibu Ad:

1. perbanyak kegiatan sehingga anak 'tidak sempat bengong'

2. latih untuk melakukannya di tempat tertutup sehingga tidak ada yang tahu

kecuali dia dan Tuhan (he..he..)

3. latih untuk mengganti baju dan apapun yang (mungkin) terkena cairan dari

kelaminnya (persiapan untuk mimpi basah)

4. ajarkan apa yang boleh dan tidak boleh....nah ini harus sabar,

diulang-ulang terus menerus seperti kaset rusak.

Ibu tidak perlu merasa bersalah dan 'menuduh' suntikan hormon sebagai biang

keladi. Justru bahwa kejadian seperti ini terjadi pada anak yang berusia sekitar itu sangat normal sekali. Bagaimanapun anak-anak kita berkembang sesuai tahap perkembangan anak seusia, hanya ada bebarapa hal yang tidak seimbang.

Perkara sunat. Setahu saya sih, tidak ada kaitannya. Malah saya dulu pernah dinasihatkan untuk menyunatkan anak secepatnya sebelum ada kepentingan mendesak (penyakit, misalnya), yang menjadikan segala proses menjadi rumit. Kebetulan saya sudah menyunatkan anak saya ketika dia berusia 9 tahunan, di RS Harapan Kita (ini sudah saya utarakan jutaan kali, kayaknya... saya kepingin ngadu nih ke dokternya, minta jatah member get member..he..he...)....karena dokter bedah anak disana sudah sangat paham bagaimana menghadapi anak-anak kita. Saya tidak akan menyatakan bahwa semua hal bebas resiko. Waktu itu saya juga ketakutan banget ketika anak saya

harus bius total. Tapi daripada tidak....saya jalani saja, dan alhamdulillah semua berjalan baik-baik saja.

Khusus untuk anak saya, karena kebetulan pemahamannya cukup baik...saya pribadi buatkan dia materi tentang seksualitas tersebut dalam bentuk social story.

Jadi oleh gurunya dijelaskan sampai detil, termasuk makna ereksi dan ejakulasi, lalu hukum-hukum sosial (jadi, ga' boleh buka baju orang lain!), daerah pribadi, pegang-pegang kelamin, dan seterusnya. Sepertinya ini langkah yang paling jitu untuk anak saya. Karena sesudah itu dia berhenti membuka baju orang lain (meski kadang tidak tahan untuk tidak memainkan kelaminnya...tidak peduli ada orang lain atau tidak)....

Jangan bertanya "kapan masturbasi akan berhenti"...karena bahkan pria dewasa

normal yang sudah berkeluarga, kadang melakukannya. Itu sebuah kebutuhan alamiah yang berkaitan dengan naluri biologis. Yang sudah menikah, ada penyaluran. Nah, kalau belum?? Lalu, apakah anak kita akan menikah? Wah, panjang kalau bicara soal itu..... Bisa tiga hari nih saya bikin imel-nya...

Oke deh, semoga ga' tambah bingung.

salam,

Ita (ibunya ikhsan, autis, non-verbal, 15 tahun 6 bulan)

----- Original Message -----

From: HM

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: mohon informasi masa puber autis remaja

Ibu Ita ....

Terima kasih banyak bu ... atas saran2 dan ceritanya, yang merupakan masukan yang berharga bagi saya, seperti juga yang di tulis bu adr

Paling tidak saya sekarang lebih mengerti bagaimana harus menghadapi faris dalam masa puber seperti ini (yang tadinya saya stres, dan kesel kalau melihat dia terlalu sering melakukannya).

Insyaallah apa yang ibu sarankan akan saya coba latih pelan2 ke Faris dan juga apa yang perlu dilatih dari diri saya,terutama mengenai rencana sunat.

Sekali lagi terima kasih banyak bu ...

HM

----- Original Message -----

From: MA

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: mohon informasi masa puber autis remaja

Bu HM

Anak saya Prima umur 13 tahun, telah melakukan masturbasi secara teratur. From time to time frekwensinya naik, tapi saya gak pernah melarangnya, gak enak lho dilarang2, tapi saya selalu melarangnya melakukan masturbasi di tempat yang kurang tepat, dan dia telah mengerti bagaimana melakukannya dengan baik dan benar. Tapi still make me wonder ketika frekwensinya naik sampai 4/5 kali sehari, kok bisa ya.

In short, dont worry, arahkan saja, mungkin saja nanti dia bosan, tapi kayaknya gak bakalan ya.

MA

----- Original Message -----

From: HJ

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: mohon informasi masa puber autis remaja

Bu HM dan Pak MA,



Rifa sekarang 13 tahun...sepertinya kalau masturbasi tiap hari sih kayaknya enggak.. senengnya main PS. Kami hanya menghindarkan dia dari totonan2 tv sekarang yang...waduh mengumbar sex.....,trus makanan tidak selalu yang bisa menaikkan libido, sukanya tidur/kecapean karena banyak main.... kadang itu menguntungkan.

Sekedar sharing aja

Salam Kami

Ayah Rifa(Autis 13 tahun)

Total visitors from 2000 to March 2012 : 2,098,400 - Puterakembara 2012
interaction with this site is in accordance with our site policy