Belajar Menulis

06/10/2006

----- Original Message -----

From: ISW

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] belajar menulis

Bapak , Ibu , rekan millis.

Ariq sekarang sudah tahu abjad dari A sd Z ( alhamdulilah ). Kalau dia mau menulis sesuatu tapi ditengah tengah ' gak tahu harus nulis apa, saya tinggal kasih tahu aja hurufnya, dan dia bisa langsung melanjutkan tulisannya. Apalagi kalau tulisan merk Roko.....wuuhhh semua dia hafal. (awalnya dia bisa membaca dan menulis pun karena bungkus rokok itu ..)

Taaapiiii.....yang sampai sekarang saya susaaah buangetttt ngajarinnya adalah tulisannya itu lhoooooo.. guede guede banget. saya sudah coba kasih batas garis ( lebih besar dari garis di buku tulis ). teteeeep aja nabrak nabrak , nyebrangin garis.

Setelah saya perhatikan, ternyata dia menulis tidak menggerakan jari jari nya, tapi malah lengannya yg bergerak, pantesaaann tulisannya segede gede GABAN gitu.

Apakah ini karena pengaruh penggaris Abjad ?, dulu saya ngajarinnya pake penggaris itu.

Adakah teman teman millis yg punya pengalaman sama seperti saya ? gimana sih cara ngajarinnya ??? bagi bagi ilmunya dooong... Mohon pencerahannya dari para pakar di millis tercinta ini.

sekarang adalah masa masa Ariq senang menulis, di manapun dia tulisin. tidak di kertas saja, tapi juga Dinding, Ubin, Kursi, TV dan kemarin di atas sprei tidurnya... he he he,,,,,,gpp lah, pengorbanan demi hasil yg manis.

Salam,

Id ( bunda Ariq)



----- Original Message -----

From: IT

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: belajar menulis

Deal all,



Anak (3.6 th) saya malah kebalikan dari Ariq, karena "tulisannya" kecil-kecil. Sebenarnya belum bisa dibilang sebagai tulisan, karena selama ini ia baru gemar corat-coret. Tapi...sepertinya setiap ia menggambar, pasti yang digambar kecil-kecil, apalahi kalau pakai pulpen. Filan senang sekali ikut-ikutan saya or papanya nulis pakai pulpen. Kemudian saya akalin untuk gambar pakai crayon yang besar.

Maksudnya supaya gambar jadi besar-besar. Hasilnya jadi agak besar. Tapi kalau pakai pulpen atau pensil, jadi kecil-kecil lagi.

Salam,

Ind (Bunda Filan)

----- Original Message -----

From: SA

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: belajar menulis

Hallo Ibu Id,

Ibu… memang mengajar menulis lebih susah kerena membutuhkan begitu banyak kemampuan yang harus dikuasai anak, antara lain koordinasi mata, tangan, bagaimana cara anak memegang pinsil, memperkirakan bentuk tulisan dsb. Tapi jangan putus asa, ini ada kiat praktis, tidak bisa langsung diajar menulis abjad, berikan latihan mewarnai, mencontoh bentuk sederhana misalnya : garis lurus/miring, silang, kotak, segi empat, bulat dsb, titik-titik rapat, jarang-jarang sampai anak bisa meniru bentuk tersebut tanpa bantuaan,anak disuruh meniru dalam kotak-kotak besar, makin kecil sampai ke garis di buku tulis. Cara mengajar menulis abjad juga tahapannya sama, jangan lupa perhatikan cara memegang pensil harus betul, berikan pensil yang lunak dulu 2B/3B/4B, kalau ada pensilnya bentuk segitiga. Ibu kalau sudah ditahap begitu toh tidak bisa mungkin perlu terapi sensory integrasi.

"SELAMAT MENCOBA",semoga berhasil.

Semoga bermanfaat untuk orang tua yang lain.

Salam untuk semua,

SA (guru di Sorowako)

----- Original Message -----

From: SB

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: belajar menulis

Ibu Id dan rekan milis,

Aa beberapa kemampuan motorik halus di sekitar tangan/jari jemari yang berhubungan dengan kemampuan anak memegang serta menggerakkan pensil pada waktu menulis. Kemampuan tersebut dapat dilatih/ditingkatkan dengan misalnya bermain meronce, memasukan benda kecil (kacang, kerang seperti yang untuk main congklak) ke dalam botol, bermain dengan jepitan (seperti jepitan untuk jemur baju), menggunting, melipat, menempel, mewarnai, menggambar bebas dan sebagainya (banyak teman yang pasti bisa menambahkan).

Diharapkan dengan latihan dan seiring juga dengan faktor kematangan, maka kemampuan motorik halus akan dapat lebih baik dan kemampuan anak dalam menulis juga akan membaik. Selain untuk menulis, kemampuan motorik halus itu memang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam hal menulisnya, mungkin dapat dicoba dengan buku-buku belajar/latihan menulis seperti yang banyak dijual di toko buku (bisa juga bikin sendiri). Boleh sering lihat-lihat di bagian buku anak pra-sekolah, dan nanti bisa punya banyak ide deh. Pilih saja yang mudah dahulu dan yang menarik buat anak.

Yang juga penting ialah, sebaiknya semua aktivitas tersebut di atas yang dilakuan anak di rumah diusahakan sedapat mungkin dalam suasana yang menyenangkan, dengan bermain sambil belajar dan dengan variasi cara bermain yang menarik bagi anak. Penting juga untuk senantiasa menerima, menghargai dan memberi dorongan serta pujian terhadap apa saja kemampuan positif yang telah dapat dilakuan anak, meskipun hasil kemampuan tersebut tampaknya masih jauh dari sempurna. Karena dengan kita menghargai apa yang telah dapat dilakuan anak, ia dapat semakin bersemangat dan percaya diri, sehingga semakin sering ia melakukannya lagi hal serupa dan jadi semakin banyak berkesempatan berlatih, akibatnnya kemampuannya dalam hal itu akan semakin meningkat.

Dari pengalaman kita semua juga dapat belajar bahwa ternyata dalam hal tertentu kemajuan yang dicapai anak dapat lebih cepat daripada yang kita duga sebelumnya, sementara dalam aspek tertentu lainnya, kemajuannya mungkin lebih lambat daripada yang diharapkan. Ini adalah hal yang wajar dan kita hadapi saja dengan senyum.

Mau tanya juga, Ariq sekarang umur berapa ya? Maaf meskipun sudah pernah disebutkan, tapi ingatan saya memang rada payah nih.

Demikian sharing saya, semoga berguna.

Salam,

Stanley B (Psikolog)

----- Original Message -----

From: ISW

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re:: belajar menulis

Bu SA, ....Ariq sudah bisa bikin kotak, lingkaran, silang dan segitiga, awalnya memang mencontek/menjiplak (?) tapi sekarang sudah bisa bikin sendiri.dia senangnya menulis pake spidol, mungkin karena tidak perlu di tekan dan warnanya "genjreng", , duhhhhh megang pinsilnya itu lhooo.....jadinya saya harus sering sering teriak , " Ariq..pegang pinsilnya yg benar " gituuuu terus, persis kaset rusah he he he he. Terima kasih bu SA.....ternyata banyak tahapan yg saya tidak tahu,

Terimakasih atas trik triknya sangat membantu sekali.

Betul pak Stan, sekarang Ariq sudah 4 tahun 1bulan, pintar membaca (tidak di eja lagi ), sudah pintar meminta sesuatu, pintar menyanyi, lebih manja dan dekat ke Ortunya ( tidak cuek lagi ) itu adalah suatu peningkatan yg sangat saya syukuri. Biarpun dalam banyak hal juga ternyata perkembangannya masih lambat bila di bandingkan anak lain seusianya. Tapi itulah PR yg di berikan Tuhan untuk kami .

Dan Kami wajib menyelesaikan tugas ini sampai tuntas, masalah hasil dan penilaian biarlah Tuhan yg memberikannya.

Terima kasih atas tips nya pak, ternyata banyak sekali peralatan keseharian yg bisa di pake berlatih buat Ariq, itu lhoooo jepitan baju yg ada di depan mata setiap hariiii , gak nyangka bisa di manfaatin, dan Ariq sangat suka, jadilah gordein kami berhias jepitan baju he he he. Program saya sekarang adalah membeli mainan congklak, mainan kesukaan saya di waktu kecil sekaligus buat bermain Ariq. ( eh cowok

gpp kan main congklak ?) Terima kasih pak , saya tunggu tips yg lainnya smile

Salam,

Id

----- Original Message -----

From: RP

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re:: belajar menulis

Bu Id,

Untuk menguatkan otot-otot jari (finger strengthenning) bisa juga pake pinset, yang digunakan untuk menjepit kacang-kacangan dari satu wadah ke wadah yang lain, selain jepitan baju, bisa juga pake penjepit rambut yang kecil-kecil....

salam,

Ros

----- Original Message -----

From: ISW

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re:: belajar menulis

Trim's bu Ros,

segala cara akan saya usahakan , butuh kesabaran dan ketekunan, karena ternyata jari jemarinya itu sepertinya mudah lelah, dan Ariq sendiri cepat bosan, kemarin lalu senang sekali dengan permainan menjepit ghordein pake jepitan baju, ehhh besoknya udah malas dia..... saya beli permainan congklak, malah papannya di dudukin bergaya naik motor .....biji congklaknya di cuekin. kepikiran juga untuk memakai sumpit saat dia makan snacknya, moga moga aja suka...........

salam.

Id

----- Original Message -----

From: TH

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: belajar menulis

Salam Kenal Ibu Id,

Setahu saya untuk dapat menulis (dari sudut pandang kemampuan motorik) sangat dominan menggunakan koordinasi gerakan yang halus (motorik halus) seperti pergerakan pergelangan, serta jari-jari, namun juga melibatkan gerakan yang kasar (motorik kasar) seperti bahu dan termasuk lengannya tersebut.

Ada titik dimana sendi di dalam posisi stabil dan statis pada saat duduk dan ada yang mobile (pergelangan dan jari jemari). Pada prinsip perkembangan anak kami mengenal istilah cepalo-caudal, proximal-distal dan gross to fine. Dikalimat terakhir ini saat kemampuan motorik kasar telah cukup matang maka untuk melatih motorik halus akan lebih efektif.

Mungkin saran saya coba perbanyak aktifitas yang melibatkan kerja otot-otot punggung, bahu dan lengan. ex. berjalan dengan tangan, tarik-tambang, mengangkat ember air dan aktifitas lainnya untuk menguatkan sumbu utamanya. atau saat ibu mengajarkan menulis ibu menstabilkan bahu dan lengannya ex. belajar menulis dengan posisi tengkurap dimana siku lengan menumpu pada lantai atau karpet.

salam

taufiq (Ahli OT)

----- Original Message -----

From: ISW

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: belajar menulis

Kok salam kenal lagi Pak ?,

Pak Taufik kan sudah routine memberikan pencerahan ke saya, di antaranya membuat vest, trik menggunting kuku, dll dll deh he he .(joke ya pak)

saya tahu bapak banyak fansnya, Gpp bapak lupa yg penting saya masih inget kok....smile

Saya sudah coba mengajak ariq menulis sambil tengkurap. Sesuai anjuran bapak dulu, ternyata susah sekali ya pak, pasti Ariq gak mau menulis deh. dia suka nya menulis sambil duduk bersila kadang sambil jongkok gitu.. Berjalan dengan tangan itu = kakinya kita pegangin sambil berdiri, trus kepala sianak dan tangan lurus kebawah , gitu ya pak ?........

mengangkat ember isi air, saya ganti dengan mengangkat jerigen isi air 5 lt, jadi tidak tumpah dan bisa di bawa keliling ruangan....

Ariq sangat suka sekali dengan permainan itu pak, sekarang di tambah dengan beberapa botol minuman plastik isi 1.5 lt. masing masing tangannya membawa 1 btl sambil teriak , coca colaaaaaaa ......., dan kita pura pura membelinya ......lucu deh..

Terima kasih banyak ya pak, saya tunggu ilmu ilmu yg lainnya

salam

(id, bunda Ariq, 4 tahun 2 bulan)

----- Original Message -----

From: TH

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: belajar menulis

Astagfirullah, maaf bu Id bukannya lupa tapi memang sayanya lagi lemot, banyak beban yang masih belum dapat saluran keluarnya jadi agak numpuk. :-))

Memang untuk memberikan sesuatu yang baru memang butuh waktu, serta tidak bisa dipaksakan bu. Bagaimana apa ada aktifitas lainnya yang bisa dilakukan sambil tengkurap dirumah ? coba expand lagi dengan game yang lebih variatif, saya rasa ada banyak cara untuk meningkatkan kemampuan pre-writing/writing skill Ariq yang dapat dilakukan sembari melatihkan menulis.

== kakinya kita pegangin sambil berdiri, trus kepala sianak dan tangan lurus kebawah, gitu ya pak ? ==

prinsipnya seperti itu bu, tapi saya mau tahu apakah Ariq cukup mampu mengangkat kepalanya saat berjalan. jika hal itu dapat dilakukan coba apakah untuk menengok ke kanan dan kiri cukup mampu dilakukan?. Mungkin yang agak sulit sembari berjalan ada sesuatu yang menjadi start-end to the game. Semakin bagus lagi jika ada gerakan pada salah satu tangannya saat yang satunya menumpu. ex. memindahkan objek ke

kiri, kanan dan atas akan memiliki efek terapeutik yang berbeda.

salam

taufiq



Total visitors from 2000 to March 2012 : 2,098,400 - © Puterakembara 2012
interaction with this site is in accordance with our site policy