Apa autis itu bisa dicegah sejak masa kehamilan?

04/27/2006

----- Original Message -----

From: Lai H

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Apa autis bisa dicegah?

Rekans yang tersayang,

duh, kayaknya bosan ya ditanya terus.

Terutama rekan2 yang expert nih,

Apakah menurut Anda-anda autisme itu bisa dicegah sejak dari masa kehamilan?

Adakah pendapat yg mengatakan demikian?

Ini untuk artikel yang akan dimuat di majalah Ayahbunda.

Thanks ya...

Lai

----- Original Message -----

From: MA

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Apa autis bisa dicegah?

Kayaknya gak secanggih bisa dicegah sejak kehamilan, apalagi setahu saya sampai sekarang belum ada konklusi yang well accepted tentang penyebab autis.

Bisa sih dicegah 100 %, dengan tidak hamil sekalian.

Muk

----- Original Message -----

From: LH

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Apa autis bisa dicegah?

Ikut nimbrung..

Mungkin tidak bisa dicegah 100% tetapi bisa diusahakan agar percentage-nya kecil. Saya pribadi percaya bahwa autism itu factor genetic (bukan kakeknya autis terus cucu autis, tapi traits -nya) ada ditambah triggering factor dari lingkungan. So sejak hamil diusahakan menghindari triggering factors, seperti kesehatan ibu dijaga, makanan (hindari seafood terutama ikan yang ukuran gedhe2, makanan dengan bahan2 pengawet, pewarna buatan, perasa/MSG dll), pemakaian obat-2an, cat rambut dll.

Setelah si baby lahir, usahakan jangan terlalu banyak vaksin, terutama yang tidak urgent, bisa ditunda dulu. Misalnya vaksin seperti Hepatitis B, saat ini bayi baru lahir sudah divaksin Hepatitis B. Menurut saya, bisa ditunda kalau di dalam lingkungan keluarga tidak ada penyandang Hep B, namun sebagai konsekuensinya, bayi jangan dibawa keluar2 dulu karena system kekebalan tubuh belum sempurna (saya sering melihat bayi diajak ke mall-mall).

Rgds,

Lin

----- Original Message -----

From: HJ

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Apa autis bisa dicegah?

Hanya urun rembug.....berdasarkan pengalaman...

Dua anak saya...hanya mengandalkan susu formula...,ada bedanya ketika masa kehamilan dalam pemberian makananan ke ibunya

1. anak pertama...saya kasih susu tambahan untuk ibu hamil...,karena tiap pagi muntah terus

2. anak kedua....nggak ditambah apa2..ibunya senang makan sayuran dan ikan berat badannya naik...,nggak pernah muntah

Yang pertama autis..tapi dalam tahap baik, yang kedua perkembangannya bagus sekali.

Sekedar sharing...

----- Original Message -----

From: AG

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Apa autis bisa dicegah?

Kasusnya sama dgn saya,

Hamil anak pertama: minum susu tambahan, vitamin supplement, waktu lahiran susu kering jadi bayi di kasih formula, diagnose autistic at 18 months.

Hamil anak kedua: karena sibuk pindah kanan kiri dan ngurus anak pertama yang masih dibawah satu tahun, gak minum vitamin, just go with the flow, lalu ASI ... perkembangan anak kedua pesat sekali

----- Original Message -----

From: CK

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Apa autis bisa dicegah?

Dear ibu Lai,

Sekedar sharing juga anak saya yang pertama (Tatsuya, ASD umur 6 th) waktu hamil ngidam nya sampai umur 7 bulan (tidak bisa masuk makanan apa pun, makan sedikit aja langsung muntah) kebetulan waktu itu saya ikut suami tinggal di Thailand dan sempat di infus di rumah sakit sana waktu itu sudah hamil 6 minggu (jadi tidak tahu isi kandungan dalam cairan infus tsb) setelah itu sampai 7 bulan juga saya minum obat anti mabuk nama obat nya lupa pokoknya bentuk kecil, warnanya kuning

(maksudnya biar bisa masuk makanan), terus selama hamil juga saya sempat mengalami stress ringan (ada masalah keluarga dan kebetulan selama hamil dari 2 bulan sampai Tatsuya lahir di tinggal dinas suami ke Barbados-ujung Amerika yang jarak nya jauuuhh banget dari jkt smile akhirnya sampai anak lahir saya tinggal sama orang tua di jkt) sebelum itu juga pernah x-ray (yang ini accident saya pikir tdk hamil gak tahunya sdh hamil 2 minggu).

Jadi.. mungkin penyebab anak saya ASD ini, apakah karena x'ray, terlalu banyak minum obat atau juga mungkin karena ada stress selama masa kehamilan???..

Anak yang kedua (non-autis umur 4.6 th) selama hamil cukup banyak makan

ikan mentah (sashimi), terus sama sekali gak stress (happy terus...), di bawa santai aja, ngidam nya juga tidak lama2 (cuma 1 bulan) alhamdulillah gak apa2,

Jadi mungkin selama hamil yang terpenting jangan sampai si ibu mengalami stress, banyak makan yang bergizi, santai, hindari obat2 apa pun (obat masuk angin sekali pun kali yah,)

Sekali lagi sekedar sharing...

salam hangat,

ci

----- Original Message -----

From: MC

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Apa autis bisa dicegah?

Ikutan sharing bu LM,

Kalau untuk kasus Christina sungguh menyedihkan,

Th 98, saya dipaksa kerja oleh mertua untuk cari uang sendiri, saya lihat ada lowongan tiketing jadi saya putuskan untuk kerja, dan mau nitip Vincent ke indo, tapi ternyata susah ngurus dokumennya, saya WNI, anak saya singaporean,... ternyata..selama di jakarta saya kedinginan, ngak suka mandi, sampai hired nanny buat jaga vincent yang umur 10 bln.

Kemudian terjadilah peristiwa mengerikan selama saya di Indo"kerusuhan 98", suami marah2, koq urus dokumen susah banget..bla...bla,..nah karena kerusuhan suami jemput ke jakarta, subuh tgl 16 saya dan keluarga kakak saya ke airport, bayangin ngak tidur berhari2 karena takut, jadi suami sampai jam 9 pm, saya udah ngak ingat berapa lama saya nunggu di airport. Jadi karena capek saya sakit2an, flu berat, muntah, ngak bisa makan, apa aja keluar lagi, mesti jaga vincent lebih yang belum bisa jalan.

Karena sakit ngak sembuh2 akhirnya ke dokter di depan rumah , ternyata saya hamil, Christina. karena hamil ngak boleh trus2an sakit, jadi di kasih obat.

----- Original Message -----

From: AP/IP

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: penyebab autis - stres?

Bu MC,

Sedih banget denger cerita Ibu.... selain stres karena kerusuhan Mei 98, ibu masih harus menghadapi lagi pihak keluarga. Berarti Christina lahir deket2 anak saya Aga

Kalo ditarik benang merah-nya, sama2 waktu kehamilan kita sama2 stres berat (bu Ci juga ya)

Waktu hamil Aga memang saya masih di Jakarta, ambil kuliah lagi.... walaupun saya happy banget menjalaninya, karena memang sudah cita2 dari dulu untuk ngelanjutin kuliah Jadi tiap hari saya lakoni jam 7 pagi berangkat dari rumah - selesai kuliah jam 4 sore, masih diskusi & ngerjain tugas2, rata2 pulang rumah jam 8 malem Julukan saya 'the most ambitious mom' katanya. Ruang kuliah di lantai 1, ruang diskusi di lantai 2 dan ruang makan di lantai 3... ya pastinya naik turun tiap harinya lah

Untungnya, kondisi kehamilan sehat banget... gak ada gangguan sama sekali, pokoknya perkasa banget deh.

Pas kehamilan 5 bln, Jakarta ada kerusuhan th 98 itu.

Saya tinggal di Kelapa Gading, yang sudah jadi incaran abis2an semua

perusuh itu.... Mau pulang kampung ke Semarang (mertua saya sudah ribut abis2an,

karena sebenarnya pun mereka gak gitu setuju saya mati2an kuliah lagi), udah gak berani keluar dari kompleks. Di jalanan kami dengar sudah pasti mobil2 dicegat, lebih bahaya kalo kami nekat ke airport.

Saat itu saya sudah bertekad, jika sampai semua perusuh itu masuk kompleks kami... biarkan saya mati dengan anak di kandungan saya ini. Puji Tuhan kami selamat tak kurang suatu apa. Tapi efeknya bahkan setelah peristiwa itu sudah lewat, sampai bertahun2 trauma saya tidak hilang2 juga, sedikit saja saya baca / dengar berita tentang 'rape abuse' bisa berhari2 saya nggak tidur & nggak bisa ngilangin itu dari pikiran.

Kadang saya berpikir, apakah segalanya itu yang menyebabkan Aga di spektrum seperti ini ? Tapi tak mungkin waktu bisa diputar ulang lagi.... yang terjadi biarlah terjadi

salam,

Ir

----- Original Message -----

From: EH

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Hub. stres,mual pd ibu-hamil dgn ASD?

Ibu2 & bapak,

Koq mirip ya... ? Tapi ngga tau : apa ada hubungan / tidak.

Mirip kasus bu Ci :

Waktu hamil anak ke-1 (ASD), terlalu banyak minum susu ibu hamil, banyak makan ikan laut, mual sampai umur 6-7 bln kehamilan -> dikasih obat anti mual (lupa) & Duphaston (penguat kandungan) karena cukup lama nunggu anak.

Ya, sama : ada stres cukup berat (kerja & masih numpang).

Waktu hamil anak ke-2 : Sedikit ajah minum susu ibu-hamil nya, (lebih suka

susu biasa), komposisi makanan biasa2 aja, mual dikit, tdk muntah... Tidak terlalu stres, bebas (di rumah sendiri), cukup happy, walau masalah cukup banyak : tanpa maid, ngadepin anak pertama yang ASD termasuk mencari formula yang tepat untuk pendidikannya.

----- Original Message -----

From: PS

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: penyebab autis - stres?

Wah..sama dong..

saya juga stres berat waktu hamil...

merantau sendirian..gak punya sodara...tempatnya panas...suami dinas luar terus..

trus sering nangis..dan..sesak napas..

yah..mungkin itu bisa juga jadi penyebab ya..

----- Original Message -----

From: AG

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] RE: Hub. stres,mual pd ibu-hamil dgn ASD?

Waktu saya hamil anak kedua ( non autis 2 tahun), saya stress berat, dehidrasi sampe pingsan dan diinfus dirumah sakit selama 3 hari, spotting 3 bulan pertama, naik pesawat terbang bolak balik hampir tiap 2 bulan sepanjang kehamilan, exposed to xray, tapi gak xray langsung sih.. malah anak pertama saya yang kehamilan nya di jaga banget, happy terus, malah autis tuh..

Salam,

And

----- Original Message -----

From: CK

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] RE: Hub. stres,mual pd ibu-hamil dgn ASD?

Iya yah...berarti faktor stress belum tentu jadi pencetus anak lahir

ASD ya, bersyukur ya bu, walau bu And waktu hamil Karina sempat stress berat tapi Karina lahir dalam keadaan sehat...kadang bawaan anak memang lain2 ya bu,

salam,

Ci



----- Original Message -----

From: Lu

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] RE: Hub. stres,mual pd bu-mil dgn ASD?

Ikutan aja...

Waktu hamil anak saya yang ini, usia kandungan 6 bulan jatuh, masuk rumah sakit di beri infus untuk mengembalikan ion2 otak, karena sempat temporary amnesia... selama hamil minum obat penguat kandungan kecil kuning warnanya (untuk ke-2 kehamilan), vitamin.

Waktu anak ke-2 ikutan program supaya bisa punya anak laki.. dikasih obat untuk

merubah keasaman rahim, supaya cuman chromosom Y (laki) yang bisa hidup.

Stress biasa-biasa saja, dua-dua anak gak bisa minum susu hamil, lebih sedikit makan sea food, jarang muntah2..

Tapi pada dasarnya saya memang lactose intolerant. Masih bayi Gavin kulit muka bruntusan (gak bisa kena susu formula, ciri2 alergi susu), rewel luar biasa... dua-dua anak minum susu formula.. (gak tau kenapa ASI saya gak keluar? bengkak pun tidak... ibu2 pasti ngerti nich smile) Nah tambah bingung khan??

Lumayan buat tambahan data.

Lu

----- Original Message -----

From: RT

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Pencegahan autis?

Ikutan sharing.

Mungkin ada baiknya...meneliti keturunan pasangan kita sebelum menikah

karena ini terbukti dalam keluarga besar saya.

Sekedar cerita:

Nenek saya menikah 2kali, pertama dg kakek saya & kakek "TIRI" saya (suami nenek yang ke - 2 mungkin pembawa gen autis). Kakek tiri sebut saja "K-2" mempunyai 6 bersaudara & dari 6 bersaudara

tsb setelah menikah mereka semua mempunyai anak2 spesial needs (Termasuk dalam kategori autis/ASD dll - jelasnya..saya tdk tahu). Setiap lebaran.bersilaturahmi.saya selalu bertemu dg ponakan2-nya K-2

yang "special needs"

Setelah Nenek menikah dg K-2, nenek mempunyai 5 anak (4 putri - Am, Da, As, Si & 1 putra) Terjadi lagi. satu-satunya anak putra nenek terkena "Special Needs" tapi saat ini sdh meninggal pada usia 27thn - th'89 "Om special saya itu sdh meninggal pd saat saya SMP" 1 orang putri nenek (Da) perilakunya tdk normal "Takut ketemu Orang" hanya mau ketemu dg saudara yg dekat2 saja

"Sering menyendiri dikamar - kalau jalan2 mepet ke dinding/minggir.



Entah apa sebabnya s.d sekarang usianya kira2 38 thn masih seperti itu..

Tibalah 2 putrinya "Menikah" & hal serupa terulang .. Putranya yg ke-2 "Tante saya - Am" positive di diagnosa "AUTIS-Non Verbal" pada saat usianya 2th

Berlanjut ke "tante saya - As" karena ponakannya sudah banyak yg "special needs" maka pada saat putranya berumur 14bln, tante As langsung tanggap bahwa putranya tsb termasuk "special needs".

Mudah2an pengalaman saya ada manfaatnya.

Setelah membaca cerita saya apakah investigasi calon pendamping harus dilakukan????

Semua kembali.kepada.pembaca..

Salam,

Ri

----- Original Message -----

From: Ro

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: penyebab autis - stres?

Ikutan sharing nih

Saya ingat2 jauh sebelum kejadian itu, waktu kehamilan Razi ( thn 1992 ) keadaan isteri saya kok sepertinya juga cukup menegangkan. Tapi bila dibandingkan dengan yang dihadapi bu Mc dan bu Ir ya......jauh.

Disamping masalah umur, isteri saya yang waktu itu kerja di LPPM (di patung Pak Tani ). Kalau dalam kota biasanya dapat antar jemput, berhubung tinggal di pamulang diganti uang transpor. Jadinya isteri saya nyetir sendiri ke kantor ( kadang2 saya antar). Jadi kombinasi tekanan kerja dan kemacetan Ciputat yang menyebabkan stress tersebut. Baru setelah 5 bulan baru nyari sopir buat isteri, tapi mobil waktu itu Daihatsu zebra yang ACnya sering ngadat, jelas kondisi di perjalanan sangat jelek.

Mungkin kondisi itu menjadi salah satu penyebab kondisi Razi sekarang.

Wassalam,

Ro

----- Original Message -----

From: LD

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Pencegahan autis?

Mencegah ? Paling-paling : hidup sehat dan ruhani (jasmani--> intake makanan, olahraga dan istirahat, serta ruhani), sedekat mungkin pola hidup back to the nature, rotasi makanan dan kegiatan, dan berdoa serta berserah diri. Ngapain mikirnya pencegahan Autis, kenapa nggak dibalik :

Bagaimana hidup sehat dan melahirkan anak-anak yang sehat ?

Kalo masalah genetik, berhubung kita nggak bisa berbuat apa-apa dengan hal itu, lebih baik anda lupakan, you'll be nowhere thinking about that. Atau anda mau investigasi calon pendamping anda sebelum menikah. Wuihhh panjang urusannya smile

Luk

----- Original Message -----

From: LM

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Pencegahan autis?

Bu Lai,

Para ahli sampai saat ini masih mencari-cari penyebab pasti dari autis. Judulnya sampai saat ini masih dalam taraf penelitian. Penelitiannya lebih menitik-beratkan pada keadaan anak ASD, misalnya dalam darah anak ASD terbukti mengandung banyak logam berat, kekurangan beberapa macam vitamin yang justru dibutuhkan oleh tubuh, gangguan metabolisme, dan bahkan dicurigai juga masalah genetik, dll.

Jadi karena penyebabnya ajah belum pasti, maka selama ini tindakan pencegahan yang dilakukan pun masih bersifat mengira-ngira.



Salam,

LM

----- Original Message -----

From: Lai

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Pencegahan autis?

Dear bapak2 dan ibu2 yth,

Terima kasih atas reponsnya terhadap pertanyaan saya "Bisakah Autisme Dicegah?"

Maaf kalau pertanyaan saya itu menimbulkan kontroversi. Pertanyaan itu saya ajukan karena Ayahbunda (saya dan teman) akan menulis artikel tentang autisme. Tujuan penulisan dari kami adalah menerangkan kepada pembaca bahwa autisme itu adalah suatu kondisi yang tidak dapat dicegah karena memang sampai sekarang belum ada penelitian pasti yang mengatakan bahwa autisme bisa dicegah sejak dalam kandungan. Wong menurut teori, penyebab pasti autisme tidak tunggal?

Tindakan preventif pun belum pasti tidak akan menyebabkan anak tidak autis.

Yang ingin kami sampaikan kepada pembaca bahwa sampai sekarang belum ada penelitian bhw autisme itu belum (tidak) dapat dicegah oleh sebab itu langkah terbaik yang sebaiknya dilakukan adalah deteksi dini agar dapat dilakukan penanganan segera.

Salam hangat

Lai

----- Original Message -----

From: EH

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Usul lagi (Re: Apa autis bisa dicegah?)

Jeng Lai,

INI bagus nih (menurut saya) utk anda tulis di artikel anda di ayahbunda nanti.

Apalagi ditambahkan juga yg dari bu LM, bu DP, dan pengalaman teman2 yg lain yang ada kesamaannya...

Walaupun BELUM ada penelitiannya, bukan berarti BUKAN itu jawabannya..., kan bisa saja benar... ?

(Mksdnya, contoh : walaupun belum ada penelitian bhw stres atau ikan laut atau obat anti mual, dll pada ibu-hamil memicu anak jadi autis, tapi kan bisa saja itu benar ? Jeng bisa aja melontarkan contoh2

pengalaman )

Lalu yg kedua : Autism itu penyebabnya belum diketahui PASTI, tapi yang DIDUGA 'kan BANYAK faktor (multifaktor), bukan TIDAK ADA faktor... ?

Jadi, Kesimpulan : bisa aja orang meminimalkan / mencegah autisme dari hal2 yg baru dugaan tsb.

[Contoh : Faktor2 yg diduga memicu autisme infantil :

faktor 1. vaksinasi pd bayi,

faktor 2. perubahan pd balita yg mengagetkan spt pindah rumah / kota, culture shock, atau dapat adik baru,

faktor 3. ibunya terlalu bnyk mengkonsumsi makanan kaleng / awetan & ikan laut, atau makan obat-obatan selama hamil.

faktor 4. alergi,

faktor 5. stres pd bu-mil (indeed, sy pernah baca berita kecil di majalah kesehatan, yg menyatakan sdh ada penelitian : bu-mil stres bisa mengakibatkan anaknya hiperaktif. -> BISA tidak sama dgn PASTI... Jadi bisa aja ibu stres anaknya normal...

faktor 6. faktor genetik / kecenderungan (sama spt alkoholik, yang ternyata terpaut pada gen, sehingga org dgn gen alkoholik harus menghindari minuman keras, kalau ngga dia akan ketagihan, tidak spt orang normal lainnya... Atau kenapa org yg satu makan banyak tapi tdk jadi gemuk, sedangkan org yg lain jadi gemuk...?

faktor 7. persalinan yg sulit, bayi terlalu lama di jalan lahir, sehingga sempat stres. Atau krn hipoxia (??) = kekurangan oksigen. Atau keracunan, atau terlilit tali pusat -> makanya kalo sekarang

mending langsung caesar aja, spy bayi tdk stres.

faktor 8. dan lain-lain.... (ada ide?).

[Kebetulan semua faktor itu ada di kasus anak saya & ibunya... Saya baca / dengar ini thn 1998 dari Kompas & Dr. RS]

Lalu sebenarnya kalo Jeng Lai & Ayahbunda berani bikin gebrakan atau sentilan aja ... (kalo gak takut di-grebek Depkes :-)) utk faktor no. 1 itu kan sebenarnya sudah mulai terbukti...(alias bukan dugaan

lagi). Katanya sdh ada penelitian di US yg menghubungkan bhw setelah vaksinasi bebas merkuri, angka bayi / anak autistik yg terdiagnosa menurun, sy taruh lagi di paling bawah, okey? (Dikirim 3 Maret 2006 yg lalu : New Study: Declining Autism Cases Tied to Removal of Mercury from Vaccines)

Gimana Jeng?? Udah capek nih ...nguras ingetan & ide... Loloskanlah beberapa (maksa...) !! Demi perbaikan anak2 kita generasi y.a.d... :-)

Apa gunanya kalo bikin artikel mengatakan : maaf, autisme tdk bisa dicegah... krn belum tau pasti penyebabnya apa... Cuma nasib aja yg bicara... Kalo anaknya sehat, tdk autis ya syukur, kalo autis, ya sudah nasib... :-)

Ev

----- Original Message -----

From: AP/IP

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Usul lagi (Re: Apa autis bisa dicegah?)

Jeng Lain, bu Ev & rekan milis,

mau nambahin yang faktor 7 -- proses kelahiran

Memang terlilit tali pusat atau hypoxia jelas menyebabkan kerusakan di jaringan otak bayi. Beberapa kasus yang saya tau sendiri, kerusakan bukan hanya menjadi masalah autisme, tapi juga keterlambatan

perkembangan & fisik.

Apakah kalo persalinan caesar langsung beres ? ..... Nggak juga lho bu, Aga itu lahir caesar juga... malah salah satu rekan terapis pernah bilang, seharusnya diadakan penelitian mengenai hubungan kelahiran sesio dengan autisme / hiperaktif

Soalnya dari 32 anak yang dia tangani dg autisme (so far), 28 anak lahir dengan caesarian birth

(nah lho.... jeng Lai makin bingung). Hipotesa nya, mungkin ada perbedaan dimana proses kelahiran normal, tekanan cairan ketuban dalam rahim kan pelan2 keluarnya (rembes gitu) atapun kalo ketuban pecah kan keluarnya nggak langsung kayak balon digunting seperti di caesar (he3x, pengalaman 2x caesarian dengan bius lokal sih). Terus tekanan pada saat kepala bayi melewati jalan lahir, akan berpengaruh beda juga daripada pada saat bayi diangkat keluar dari rahim di caesarian birth.

Maaf kalo bikin bingung....

Dari semua posting di milis, hampir semua saya alami juga pas kehamilan (stres, minum obat anti mual, minun susu ibu hamil, vaksinasi HIB & Hepatitis B yang sejak awal, MMR juga)

Rasanya apa yang disimpulkan rekan2 benar, nggak ada penyebab tunggal untuk autisme....... genetik trait pasti ada pengaruh, tinggal trigger-nya

salam,

Ir

----- Original Message -----

From: "dr. RA"

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Apa autis bisa dicegah?

Hi... nimbrung ya..

Versi DAN seperti ini :

Autistic dibagi 2 :

1. Clasical Autism

2. Spectrum Autism

Yang Clasical jelas masalah genetic tapi yang spectrum predisposisi genetic yang dipicu oleh :

1. Environment insult : seperti logam berat, pestisida, dan masalah lingkungan lainnya...

2. Alergi imunologi

3. Infeksi

4. Masalah kehamilan dan persalinan yang sulit

Jadi bisakah autism dihindari? In my opinion kalau yang spectrum jelas bisa karena ini masalah mutasi genetic anak. Artinya semua pemicu mutasi genetik harus ditiadakan... Insya Allah anak sehat.

Kalau yang clasic dihindari... Hanya Allah SWT yang berwenang.

Semoga ini bermanfaat.

Salam & Salud,

Rin

----- Original Message -----

From: EH

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Usul lagi (Re: Apa autis bisa dicegah?)

Saya mau nambahkan lagi bbrp faktor yg mungkin jadi pencetus autism (pengalaman sendiri & hasil ngobrol sana-sini):

8. Infeksi : spt yg disebutkan oleh Dr. Rina.. (mungkin TORCH, dll)

Wkt sdg hamil anak yg autis:

9. Kena flu (spt bu Acieta wkt hamil 8 bln, saya wkt 6 bln) -> dikasih obat bbrp butir.

10. Di-vaksin anti tetanus 3 x yang katanya perlu utk persalinan -> masih perlu?

[Catatan : ada yg kasih tips, utk menangkal virus, bu-mil rajin minum madu 2 sdm setiap hari ->

supaya tdk sakit. Lalu kalau suplemen asam folat malah bagus. Wkt anak ke-1 saya tdk minum asam folat, wkt anak ke-2 : ya.]

Pasca kelahiran:

11. Ibu sdg menyusui, tapi minum obat-obatan. Contoh: jamu 40 hari (ada hub. tdk ya?), dan wkt bayi 6 bln ibunya minum obat pelangsing import 1 botol penuh (yg dialami: berkeringat terus spt sedang ber-OR walaupun sdg tidur & BB bisa turun drastis).

12. Bayi terlalu sering minum antibiotik (sejak usia 6 bulan - 5 thn), karena sering sakit : ISPA, ISK.

(Yg ternyata spt tsb dalam buku McCandless : kekebalannya menurun -> jadi sering sakit -> dikasih antibiotik).

13. Banyak meng-konsumsi makanan bayi awetan (kasus saya : wkt anak ke- 1 males masak, lebih suka beli makanan bayi kardus. Utk anak ke-2 (krn sdh tau hrs menghindari pengawet) : lebih semangat

masak sendiri, termasuk bubur kacang ijo, bubur nasi).

Ev

----- Original Message -----

From: LM

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Pencegahan Autis

Bu Lai,

Kalau boleh saya mau sedikit usul untuk tidak menekankan sebagai "tidak dapat dicegah". Tindakan preventif mungkin saja dilakukan, tentunya dengan melihat data-data yang ada sekarang mengenai dugaan penyebabnya. Jadi masih "bisa diusahakan untuk dicegah", bukan tidak bisa dicegah. Walaupun tentunya pencegahan tsb. sifatnya belum optimal, karena penyebabnya sendiri belum diketahui pasti.

Salam,

LM

----- Original Message -----

From: DP

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Pencegahan Autis

Usul juga:

- Pakai banyak penekanan "sedang dalam penelitian di mancanegara"

- Istilahnya "belum dapat dicegah"....karena memang segala upaya untuk

mencegah juga ga' jaminan karena ya itu..masih diteliti dimana-mana...

Salam,

Ita

Total visitors from 2000 to March 2012 : 2,098,400 - Puterakembara 2012
interaction with this site is in accordance with our site policy