Kalau anak suka Meludah / Menyembur muka orang

03/09/2006

----- Original Message -----

From: PS

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Anakku suka meludahi muka orang...help me..

Dear all,

Saya sekarang bingung melarang anak saya fawwaz yang suka meludahi muka orang yang di dekatnya.. Saya gak ngerti dari mana dia belajar ngeludah gitu.....

Pertama2 sih dia ngedeketin muka saya sambil ngomong ~~mau naik kereta

gantung...~~tiba2..dia meludah pas di muka saya..

Akhirnya semua orang di dekatnya sekarang di gituin...gak bisa dilarang..

Saya udah tanpa ekspresi waktu dia ngeludah..malah makin jadi..

bener2 ga enak saya sama orang laen....

Tolong sharingnya teman2 PK...please..help me...

Thanks b4..

----- Original Message -----

From: Lu

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] RE: Anakku suka meludahi muka orang...help me..

Sharing aja...

Gavin juga ada masa2 suka nyembur orang. Pernah kita diplototin IBu2 di kolam renang karena Gavin tiba2 menyembur mukanya orang itu di kolam renang. Aduuuhhh saya malu sekali dan takut orangnya marah (emang bener marah ternyata orangnya). Kita (saya dan suster) sampai berkali2 minta maaf, tetep aja gak terima dia sad Sejak itu saya dan suster selalu ingatkan Gavin untuk menyembur atau meludah hanya di kamar mandi atau WC, tidak boleh sembarangan. Setiap jam setiap menit,

sambil juga pasang kuda2 di setiap situasi dimana kira2 dia akan nyembur. Jadi kalau mulutnya udah mulai monyong buru2 kita tarik dari orang asing ato kita tutup mulutnya. Butuh waktu memang, tapi lama2 dia mulai mengerti juga.

Setahu saya ada masa2nya dimana anak2 normal juga senang melakukan hal itu. Gak tau kenapa.. tapi sekarang setelah sampai mulut berbusa2 ingatin dia sekarang gavin sudah stop menyemburnya dan dia sering mengingatkan dirinya sendiri untuk tidak meludah dan menyembur sembarangan. Tapi kita orang dewasa juga jangan sekali2 kelihatan sama dia meludah sembarangan, saya pernah ditegor soalnya gara-gara buang ludah ke jalan sewaktu lagi jalan sore sama Gavin sad sisi positifnya

berarti apa yang sudah kita ajarkan sudah mulai masuk untuk dia smile

Itu sharing saya, semoga bisa membantu.

Lu

----- Original Message -----

From: PS

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] RE: Anakku suka meludahi muka orang...help me..

Bener ya begitu...

Tapi emang malunya itu loh

kan ga enak juga di bilang ihh..mamanya gak tau sopan santun! gak bisa ngajar anak..

aduhh...blom lagi masalah penyakit yg selalu nempel sama fawwaz...eh..behave-nya juga ngaco.. pusingg....mana badannya juga kayak orang gizi buruk

gitu...kurus..padahal makan lumayan banyak...

makan buah juga cukup...

emang dasar pencernaannya yang gak beres....

Makasih yah.. Bu Lu....

----- Original Message -----

From: Lu

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] RE: Anakku suka meludahi muka orang...help me..

Santai aja bu... asal kita rajin mengingatkan nanti juga lewat kok..

percaya dech I've been there.. smile

Emang sih kalo ingat masa lalu duh.. kok bisa2nya kita tahan hehehe.... Tapi ternyata lewat juga tuch. Jadi jangan putus asa ya bu.. keep going.. kita disini support kok.

Gavin juga dulu kurus kayak kurang gizi, karena pencernaan gak bener padahal porsi makan malah lebih besar dari kita orang dewasa. Dikasih lebih sedikit di complain mertua saya, karena anak kekurusan, tapi kalau di kasih makan banyak orang tua saya yang complaint karena katanya kelewtan ngasih anak makan porsi orang gede. Bingung khan ???!!! akhirnya kita pake ukuran sendiri aja dan cuek. Sampai sekarang Gavin gak pernah gemuk, tapi sukur pada Tuhan dia sehat2 aja.. dan lambat laun beratnya mulai bertambah sedikit demi sedikit. Biarin aja saya udah buta tuli ama komentar orang2 tentang berat badan anak saya. Yang penting sehat... kadang cuek diperlukan bu. Biar gak stress smile yang penting adalah kita sudah melakukan yang terbaik. Semangat !!! (kayak film seri aja...)

Salam hangat,

Lu

----- Original Message -----

From: ISW

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Anakku suka meludahi muka orang...help me..

Ariq juga pernah menyemburkan air yg di minumnya ke leher tamu (teman

lama ayah nya). Waadduuhh.....sampe bongkok bongkok deh kita minta maafnya.

Alhamdulilah tamunya penuh pengertian , biarpun terkaget kaget (kelihatan dari raut wajahnya ) tapi dia bisa mengerti dan comment : " maklum lah namanya juga anak

anak " .....ha ha ha dalam hatinya kita gak tahu.

Awalnya memang kita mengajarkan ke Ariq gimana caranya dia buang air

kumur kalo sikat gigi. Dan apabila Ariq berhasil nyembur air kumur2nya , selalu kita kasih tepukan dan pujian. 'nahhhh rupanya itu lah kesalahannya.' sehingga untuk mencari perhatian dari orang sekelilingnya ( berharap pujian kaleeee), dia lakukan sembur menyembur dimanapun dia mau.

Bu Ps, yang kami lakukan pada saat itu adalah, menarik Ariq apabila dia sudah monyong 2 ( mo nyembur ), mengamankan tempat minumnya, dan apabila dia sudah ngambek pengen nyembur saya akan menyeretnya ke kamar mandi dan suruh Ariq nyembur di pojokan kamar mandi. Terus kalau dia melakukan acara sembur semburnya ( mis nyembur pembantu dll ), kita semua cuekin Ariq ( tentu saja di awali dengan expresi BUTO IJO yang super jelek )..........sampai Ariq minta ampun .....

itu cuma berjalan beberapa minggu aja kok, setelah itu acara sembur menyemburnya berhenti total ( kecuali kalau dia gosok gigi ).

Yang penting teteeeppp ...kasih warning, bahwa itu tidak boleh di lakukan.....!!!

So.......smoga masa masa meludah / menyemburnya cepat berlalu

salammmm,

id ( bunda Ariq)

----- Original Message -----

From: LH

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Meludah

Dear all,

Beberapa waktu yang lalu sepertinya ada curhat masalah anak yang suka meludah.

Kebetulan kemarin saya read thru salah satu buku kiriman JJ Mom, dan ada yang mengenai perilaku meludah.

Case: si anak, Dave, usia 13th tetapi memiliki mental age anak 3th, suka meludahi muka adiknya, Jamie, dan orang-orang lain, kecuali ortunya.

Berbagai usaha telah dilakukan termasuk memarahi, menghukum dsb, tetapi tidak ada hasilnya.

Analisa: si Dave ini sebenarnya bisa mengkontrol tindakan meludahnya karena terbukti tidak semua orang diludahin dan hukuman yang diberikan kurang "tidak mengenakkan" baginya, serta tidak terasosiasikan langsung dengan tindakan meludahnya.

Target: Menghentikan kebiasaan meludah Dave

Tindakan: Buatlah kegiatan yang melibatkan Dave, Jamie dan ibu (ayah/terapis). Kegiatan yang mudah dilakukan oleh si Dave, misalnya mewarna atau apa saja. Dudukkan Jamie di dekat Dave (supaya Dave dapat dengan mudah meludahi Jamie - diprovoke). Begitu si Dave meludahi Jamie, langsung celupkan ujung waslap ke Tabasco (semacam chili sauce - > bisa diganti sambal), dan langsung oleskan di bibir si Dave. Buat catatan, berapa kali dia meludahi Jamie dan intervalnya (berkurang/tidak), kalau dalam situasi yang terkendali ini sudah berhasil, dicoba dengan situasi di luar training.

Selain lombok/sambal bisa dipakai cuka, dalam case ini tidak dipakai cuka karena si Dave senang cuka hehehe. dan pastikan waslapnya nggak kena bagian wajah lainnya selain mulut.

Regards,

Li

----- Original Message -----

From: DP

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Meludah

Tabasco bisa diganti jamu brotowali. sukses, biasanya. Pernah coba pake asam jawa, malah anaknya seneng. Saos, selain ada MSG, anaknya bisa doyan.

Pernah juga dicoba, tangan gurunya meremas potongan cabe rawit, dan tangannya itu yang megang bibir anak (bukan cabenya yang dikasi). Lumayan 'panas' dong.

So, case by case. observasi kesukaan / ketidak sukaan masing-masing anak..

Biasanya sesudah itu, bisa dipasangkan dengan 'warning' jarak jauh sehingga kita ga' selalu musti bawa tetek bengek untuk menghentikan perilaku anak.

salam,

Ita

----- Original Message -----

From: AA

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Meludah

Saya pernah baca di buku I am the child (sayalah anak itu) tentang kasus seorang anak yang selalu meludah (dalam kasus ini dia bukan anak autis). Gurunya mengajarkan brain gym untuk menghentikan gerakan meludah yang tanpa disadari itu. Saya pengen banget nge scan bagian brain gym di buku itu biar yang lain gak usah repot nyari, toh udah ada di milis ini. Tapi boleh gak ya, kita ngasih attachmentnya? Gimana Bu LM?

Regards,

Aan

Catatan Moderator (LM):

------------------------

Attachment "Cara menghentikan gerakan meludah dengan Brain Gym" ada di kolom lain.

Bagi yang ingin membaca, kembali lagi ke halaman depan Website,

lalu klik kolom "Informasi Praktis"





Total visitors from 2000 to March 2012 : 2,098,400 - Puterakembara 2012
interaction with this site is in accordance with our site policy