Susah Minum Obat/Suplemen

02/23/2006

----- Original Message -----

From: DO

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] minum obat,...

Dear all!!

saya lagi cuti besar. maunya sih bikin home program buat farrel, tapi susah ya ternyata cari terapis yg bisa pagi. padahal salah satu sebab saya ngotot pagi karena untuk memperbaiki siklus tidur farrel yg kacau. tempat terapi juga sama aja, untuk jam pagi udah penuh semua. padahal saya udah gerilya ke banyak tempat lho di jogja. ngeri banget..hari jalan terus..gimana kalo cuti saya abis dan belum ada rencana yg terlaksana.

oya, saya lagi bingung nih. yg pada ikut Biomedis, gimana sih cara memberi suplemen. soalnya farrel super susah kalo minum obat. belum lagi jadwal pagi, siang, malam yang susah buat dijalani karena harinya farrel itu masih kebolak-balik. siang jadi malem dan gitu juga sebaliknya. yang paling susah kalo bentuknya kaplet. harus diancurin dulu, dan susah larut di air. belum farrel masih berusaha ngeluarin

lagi dari mulut karena terasa kasar. Duh..heboh!!

saya tunggu saran2nya ya.

----- Original Message -----

From: WW

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] RE: minum obat,...

Bu DO,

Dulu Gilang juga susah banget konsumsi supplement. Awal-awal sih semua kapsul saya buka dan dicairkan pakai air,begitu juga kalau bentuknya tablet saya hancurkan dulu. Perjuangan berat juga meskipun sudah dibuka dan dicairkan belum tentu semua masuk supplementnya karena Gilang merasakan agak pahit. Memang jadi tidak efektif minum supplement atau obat karena tidak ketelan semua.

Atas saran Bu AB, setiap buka supplement dari kapsulnya, kapsul kosong tidak dibuang tapi disimpan dan digunakan untuk latihan menelan kapsul. Resep Bu Ani manjur, beberapa bulan kemudian Gilang bisa menelan supplement dengan kapsulnya begitu juga yang berupa tablet. Sejak Gilang bisa menelan kapsul/tablet, konsumsi supplement maupun obat lainnya menjadi efektif karena tidak ada yang kebuang lagi. Sekarang Gilang bisa menelan kapsul 5 buah sekaligus..., Kalau ukuran tablet besar saya belah dua. sekarang sih..kalau dapat resep puyer, saya selalu minta ke apoteknya untuk langsung dimasukan ke kapsul.

Untung sekarang program Biomedis sudah selesai, jadi konsumsi supplementnya berkurang banyak.

salam,

WW

----- Original Message -----

From: LD

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: minum obat,...

Sudah coba beli gerusan porselen + tumbukannya yang biasa dipakai apoteker ? Hasilnya lebih halus, cepat dan nggak perlu energi khusus. Saya biasa memakainya sblm Ismail bisa menelan obat/kaplet/kapsul Kalo nggak salah yang kecil harganya Rp 25.000,- jaman dulu sih di Kimia Farma.

Farrel dah bisa kumur belum ?

Farrel dah ngerti konsep "tiru" belum ?

Kalo sudah, ajarin dengan santai dan main2.

Instruksi diri sendiri "kumur" lalu kumurlah (yang heboh...., make silly face etc gimana caranya dia interest gitu), Beberapa kali / beberapa kali sampai Farrel tertarik berat. Lalu biarkan dia mencoba dan meminumnya.

Berikutnya masukkan dummy pil (permen yang mirip pil kan banyak, cari yang kecil), lakukan dengan mencolok ditaruh di pangkal lidah yang anda julurkan, Ulangi instruksi kumur lalu tambahin ke ekstra efect "GLEK" saat anda menelan/meminumnya.

Kita iming2 dulu, jangan pernah memaksa. Kita buat seolah-olah itu game asyik berat ...

Dan cobalah dengan obat yang mudah tertelan dan nggak pahit dulu (bentuknya kecil dan permukaannya licin), lakukan berkali-kali sampai dia PD habis sama menelan obat, baru coba dengan pil dengan "tingkat kesulitan" lebih tinggi.

Selamat mencoba...

LD

----- Original Message -----

From: AA

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: minum obat,...

Nah, ini dia kesulitan yang sama dengan anak saya. Biasanya kalo dapet obat saya tanya sama dokternya, yang ini bisa dicampur sama apa? Anak saya seneng makan sayur jadi syukurlah ada yang bisa dicampurin ke sayurnya. kadang dicampurin ke minuman. Atau yang tablet digerus dicampur sama obat cair yang diberikan. Dulu sih pakai suntikan gede, tapi sekarang udah bisa disuap pake sendok walaupun lamanya mintaak ampuun...! Sekarang ngebujuknya pakai cara dewasa (hehe) alias: "Ini

obat, tapi gak pahit. Harits makan ya? Sedikiittt aja... coba deh..."

gitu terus ngomongnya sambil disodok dikit-dikit, walaupun dia pelit banget buka mulutnya.

Yah, beginilah, yang pernah saya lakukan. Mengenai cuti, sayang udah cuti ya? Mungkin ada baiknya semua dipersiapkan sebelum cuti, jadi pas cuti besar sudah jalan programnya. Tapi jangan takut, lakukan saja apa yang bisa dilakukan, yang terbaik. Tidak ada yang percuma kok.

Salam, A

----- Original Message -----

From: El

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: minum obat,...

Kalau pengalaman saya begini..

Ketika anak saya belum bisa menelan pil saya beli semua vitamin kalau bisa yang cair atau capsule. Kalau bisa yang ada rasa. Semuanya saya campur, dan kalau ada yang tablet, itu yang susah karena kadang harus dibelah dan dihaluskan. Kemudian pakai suntikan, jarumnya dicabut. Atau pakai semacam sedotan, disemprotkan kemulutnya. Sementara itu anak dilatih dengan capsule kecil2. Tetapi tetap saja susah, ngak ketelan malah keluar masuk dan terbuka didalam, kelihatannya dia tersiksa sekali. Saya ngak tega. Sampai pada waktunya kemarin ini baru sekitar 3 bulan yang lalu, dia berumur 3 tahun 8 bulan, baru bisa menelan pil. Dari ngak tega, saya coba saja... saya masukkan dan langsung kasih gelas didepan mulutnya ditegukkan. Sekali ketelan, akhirnya lain kali dia sudah menduga bisa ketelan. Dan akhirnya sekarang ini pil yang besar juga tidak masalah.

Salam hangat, El

----- Original Message -----

From: AP

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] RE: minum obat,...

Anak saya, Ikhsan (7th) sampai sekarang minum obat/suplemen dibuka dari kapsulnya dimasukkan ke sendok obat (khusus) yg saya beli di Guardian. Karena pengalaman, kalo pake sendok obat biasa sering tumpah. Bentuk sendoknya seperti sedotan tapi ukuran besar atau bahkan seperti gelas ukuran mini. Dulu, waktu ikhsan masih kecil (3-4 thn) kalo minum obat/suplemen selalu berontak jadi kami pegang oleh 3 orang (sedih banget liatnya). Tapi lama kelamaan ikhsan sudah terbiasa, apalagi rasa suplemen kan ga pahit. Bagi muslim, mungkin dengan membuka suplemen dari kapsulnya lebih baik,

karena di botol suplemen, belum diketahui bahan dasar kapsul, takutnya bukan terbuat dari jeli sapi.

salam,

AP/Bogor



Total visitors from 2000 to March 2012 : 2,098,400 - Puterakembara 2012
interaction with this site is in accordance with our site policy