Anak saya suka bercanda

01/23/2006

----- Original Message -----

From: HPU

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Anak saya suka becanda ( enjoy aja )

Sudah seminggu ini anak saya sukanya becanda. Kalo dimarahi, atau kalo ada orang marah2 dia suka bilang " enjoy aja ". Saya sudah perhatikan makanannya, saya juga

tanya ke mbaknya apa dia dikasih roti atau kue dari terigu, kata mbaknya nggak .

Awalnya seminggu yang lalu, waktu mau natal sore-sore di bekasi dan jakarta hujan lebat, sampai pohon2 banyak yang tumbang, iklan2 di tol banyak yang rusak juga. Kebetulan atap ( seng plastik ) di rumah saya ikut terbang. Selesai hujan saya ambil tangga buat betulin. Pas lagi betulin anak saya nyusul , trus naik tangga. Saya teriak2, dimas tidak boleh naik nanti jatuh. Dijawab sama anak saya ,

"enju aja ( maksudnya enjoy aja ) ". Setelah itu saya perhatikan selama seminggu ini kalo dilarang atau dimarahi selalu jawab enjoy aja ( ikut2 iklan rokok ).

Saya liat dia masuk ember kecil, saya teriak jangan nanti jatuh, dia jawab enjoy aja. Trus kemarin saya ajak jalan2 naik metromini , dari cililitan sampai duren tiga nggak

dapat tempat duduk , trus panas lagi. Ibunya ngomel2, "bapakmu pelit banget dim, diajak naik taksi nggak mau ". Dijawab sama anak saya " enjoy aja ". Istri saya nggak

jadi marah malah ketawa. Saya tanya anak saya, kamu enjoy nggak naik bis, dia jawab iya enjoy. Saya sampai heran, setiap terjadi ketegangan diantara kami, anak saya selalu bilang, enjoy aja. Kira-kira anak saya ngerti nggak ya arti enjoy, kalo keliatannya sih ngerti.

Herannya kalo ngerti dia belajarnya dari mana ?

Salam,

Haryanto

----- Original Message -----

From: DH

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Anak saya suka becanda ( enjoy aja ).

Pak HPU, jangan bingung2. kejadian begini (muncul kata2 yang nggak

diajarin ), juga sering terjadi pada kami. Jadi... Enjoy Aja!!!! ha ha ha

Regards

Da

----- Original Message -----

From: Mu C

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Anak saya suka becanda ( enjoy aja )

Ha2....ternyata Aldi anak saya ada temannya...tapi outputnya berbeda

dengan dimas.. kalau Aldi ..setiap kita (saya dan mamanya) bilang ..LA

LIGHT..LA LIGHT..(seperti iklan di TV)..PASTI dalam keadaan apapun dia

akan jawab..ENJOY AJA...(yg jelas hanya AJA nya aja)...

Jadi yg bisa jadi korban iklan bukan anak normal aja PAk....

itu aja sharingnya................

----- Original Message -----

From: VRK

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Anak saya suka becanda ( enjoy aja )

Yang saya amati dari anak saya Haga, dia belajarnya dari iklan TV.

Sikap para pelaku di TV dan kata-katanya diamati dan ditiru Haga. Ini

baiknya, Pak. Gak baiknya kalo yang diamati itu sikap dan perilaku di TV

yang kurang pantas misalnya ciuman. Makanya sekarang saya juga

menerapkan "diet" nonton TV buat Haga. Kalo anak Bapak juga hobi

nonton TV maka bisa jadi sama dengan Haga, Pak.

Salam,

Vic

----- Original Message -----

From: RP

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Anak saya suka becanda ( enjoy aja )

Saya jadi ingat dengan cerita terapis anak saya, sewaktu ia masih

gabung di satu centre menghandle beberapa anak-anak autis yang sudah

agak besar kira-kira umur 6-7 tahunan, dan sudah verbal, kalau lagi

diajarkan sesuatu sama si terapis dan si anak gak mampu melakukan

(stress gak bisa), maka anak-anak tersebut akan mengucapkan kata-kata

yang ia tonton di TV, kalau anaknya suka nonton iklan, maka

berhamburlah kata-kata iklan tapi kalau suka nonton Sinetron maka yang

keluar adalah kata-kata seperti "Kamu selingkuh" "Saya benci Kamu" nah

loh...

Apakah ini termasuk verbal stimming?

salam,

Rossie

----- Original Message -----

From: DH

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Anak saya suka becanda ( enjoy aja )

Saya lagi mikir, kalau memang anak2 suka nonton TV, kenapa nggak kasih

nonton film2 edukasi aja? Jadi jangan dilarang nonton TV. Boleh tapi

yang benar2 dipilih. Jangan deh nonton iklan, bawaannya aneh2. kalau

saya nggak kasih nonton iklan ke Janice karena kasihan si Janice

lihatin anak2 minum susu coklat lah, ice cream lah, dll.

Janice pada awalnya banyak belajar dari TV. Yah film2 anak2 seperti

Barney. Tapi saya nggak menyarankan si anak suruh nonton sendirian,

tapi ditemani sama orang tuanya. Dan si orang tua selalu berinteraksi

dengan acara2 yang ditonton si anak. Jadi kalau di film ada yang

menari-nari, maka orang tua di samping TV (berhadapan dengan anak)

juga ikut meniru menari dan memperlihatkan bagaimana serunya menari-

nari seperti itu. (ugh ingat pengalaman dulu, sampe keringetan

hehehehehe)

Contoh juga ada film edukasi yang mengajar warna, bentuk, angka, huruf,

semuanya orang tua harus ikut masuk ke dalam TV yang ditonton anak.

dan bagi anak yang bisa mencontoh/belajar dari tayangan TV, saya yakin

bisa belajar banyak hal2 yang berguna. Toh sampai hal2 seperti

sharing, take turn, apa aja semua ada di film2 anak2. (Barney Komplit

deh, bukan promosi lho heheheh)

Pada akhirnya kesimpulannya adalah anak akan cepat belajar kalau dia

tertarik. Kebayang nggak sih anak yang belum ngomong tapi bisa ngomong

misalnya "nikmat rasanya..." gara2 nonton iklan kopi atau rokok atau

apa kek. Padahal diajarin ngomong papa, mama aja belum bisa2. (Janice

kata pertama yang keluar dari mulutnya dan yang dia mengerti adalah

Duck. karena dia suka bebek2 yang di film Barneysmilesmilesmile

Jadi kalau tertariknya sama TV, yah bikin tuh TV ajarin anak kita hal2

yang berguna. Kalau anak suka buku, yah belilah buku2 cerita yang

banyak mendidik. Gitu lho

Mikir2 kayaknya nggak berhubungan dengan topik yah?????

smilesmilesmile Sori ....

Regards

Da

----- Original Message -----

From: EH

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Nonton TV. Was: Anak saya suka becanda ( enjoy aja )

Ngga berhubungan ? Malah BAGUS sharingnya, pak Da.

Katanya (mungkin sudah banyak yang tau), anak kecil belum bisa menarik

kesimpulan bahwa yang ditonton itu bukan nyata. [Belum bisa membedakan

antara tontonan & kenyataan].

Lalu pada usia REMAJA pada saat dia sedang membentuk logika, apa yang

ditonton dianggap sebagai logika yang benar. Jadi bahaya sekali kalau yang

ditonton yang salah.

----- Original Message -----

From: LM

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Nonton TV (Re: Anak saya suka becanda (enjoy aja)

Saya setuju dengan bapak Da. Apalagi anak spesial kita ini

dasarnya pintar banget meniru. Anak-anak kita juga lebih mudah

belajar secara visual, jadi memang TV sebenarnya bisa dimanfaatkan

untuk belajar. Tapi memang mesti didampingi (Parents guide). Kita

juga bisa putarkan DVD pendidikan anak-anak, kalau acara TV tidak ada

yang bagus.

Selain TV, jaman sekarang, computer juga adalah alat yang sangat

efektif untuk belajar anak-anak. Banyak CD pendidikan bagus-bagus

sekarang. saya rasa pasti banyak rekan milis yang sudah tahu. Kalau

memang di rumah sudah ada sistem broadband, juga sekarang banyak site-

site bagus untuk anak. Jadi tidak perlu beli CD lagi.

Dijamin semua anak-anak suka (baik spesial ataupun NT).

Salam,

LM

----- Original Message -----

From: WW

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] RE: Nonton TV (Re: Anak saya suka becanda (enjoy aja)

Saya melihat sisi positif dari nonton TV dan Komputer.

Gilang banyak belajar dari TV dan komputer. Kebetulan dia senang

nonton discovery science dan Nasional Geographic. Banyak pengetahuan

Gilang yang didapat dari TV. Sedangkan dari komputer banyak informasi

diperoleh dari Microsoft Encarta dan web site, kebetulan juga di

sekolah sudah diajari dan dibiasakan mencari informasi dari web site.

Hanya memang pada saat nonton TV dan browsing harus ditemani agar

informasi yang belum layak bisa kita filter.

salam,

Wi

Total visitors from 2000 to March 2012 : 2,098,400 - Puterakembara 2012
interaction with this site is in accordance with our site policy