Barokah dan Serba-Serbi Cerita


Seputar Lebaran 2005

11/19/2005

Perayaan Idul Fitri biasanya identik dengan melimpahnya kue-kue yang terbuat dari terigu, susu, keju, gula, coklat yang justru tidak boleh dikonsumsi oleh sebagian besar anak autis. Nah, ada cerita-cerita dari orang tua tentang bagaimana tingkah laku si buah hati di saat Lebaran. Ada yang lucu, ada yang was-was, dan tentunya ada juga Kebahagiaan serta Barokah yang didapat.



Simak cerita dibawah.

----- Original Message -----

From: Dy P

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Cerita Lebaran (maling....maling....)

Bagaimana nasib bapak/ibu selama lebaran?



Saya keok abis, nih.

Si bibi tercinta berlibur selama total 16 hari.dan sekarang baru separoh yang dijalankan.



Nah, pada suatu hari, saya beli roti tawar (sudah bertahun-tahun tidak pernah dilakukan) karena bakalan ada kakak sekeluarga menginap di rumah. Saya letakkan di meja makan, bersama bungkusan-bungkusan lain, lalu saya bersibuk diri beres-beres.



Tiba-tiba saya ingat, eh.rotinya mana? GA ADA, hadirin-hadirin..



Saya langsung ke kamar Ikhsan. Daaaannnn teronggok lah itu bungkusan roti tawar Sari Roti. Tentu saja sudah terbuka..dan tinggal 6 potong. Berhubung aslinya 10 potong, berarti ada 4 potong yang HILANG ya?

HILANG? Hhmmmm, di kamar itu ada anak remaja tersenyum-senyum dengan remah-remah roti di seputar mulutnya.



Maling, maling, maling...



Dan maling tersebut sakaw malam itu. Tidak bisa tidur sampai jam 12 malam, sibuk tertawa-tawa, sehingga pada waktu lebaran hari pertama kesiangan sampai-sampai harus dibasuh mukanya dengan air..



smile smile smile

No more belanja roti tawar, yak!



----- Original Message -----

From: ALB

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Cerita Lebaran (maling....maling....)

Kabar Saya...??!!!

Alhamdulillah... Nyaris smaput...!!!

Kalau Ezra, di hari lebaran ini punya keahlian baru, keahlian untuk mengutil kue lebaran.

Rese'nya dia tau aja waktu yang pas untuk mengendap2 menghampiri jajaran toples yang berjejer menantang di meja tamu, tanpa di ketahui kita2 yang sudah siap untuk berteriak saat dia memegang tutup toples.

Pernah sekali waktu, saya lagi sibuk balesin SMS yang datengnya kaya tsunami dan gak ngeliat si Ezra udah berhasil mengunyah cokies coklat, emang dasar si Ezra.. sambil ngunyah sempet2nya dia bergumam...

ENAAKK.. LEZAAT.. keruan saja saya langsung nengok ke arah dia yang udah celemotan coklat di mulutnya...

Ya gitu deh... hasilnya... begitu lagi banyak tamu Ezra melakukan aksi muterrrr.... terussss... sambil mengepakan tangan dan bergumam yang nggak jelas. CkCkCk.... Ammppuuun... ampe binun ngasih pengarahannya....

Do'a saya saat ini cuma 1, Semoga kue lebarannya cepet abis (tapi bukan dikutilin EZRA loch!!) Hehehe...

----- Original Message -----

From: Dy P

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Cerita Lebaran (maling....maling....)

Pengalaman saya ngadepin musuh 'kue'...jadi buru-buru kalau ada yang ngasih, saya kasih lagi ke orang lain (he..he..). Kecuali yang memang tidak disukai anak saya (seperti kaastengels, nastar). Kalau yang ada coklat-coklatnya, pasti akan dilirik. Apalagi bolu lapis Surabaya! Wah, bisa abis satu loyang tuh.

Jadiiii...mohon maaf aja bagi mereka-mereka yang "nekad" datang bertamu ke rumah saya saat berlebaran...hidangannya gitu-gitu ajah, dan pastinya yang TIDAK disukai anak saya. Ga' ada sirup (ntar dicolong), ga' ada kue basah, dan saya nemuin tamu sambil setengah berdiri (takut anak ngapa-ngapain di belakang). Lah kalau nyiapin aqua gelas aja bisa-bisa semua ditusukin dan diminumin 1/4 nya sama anak saya.. Sebel ga' sih ngliat gelas-gelas setengah penuh begitu?!

Makanya saya lebih suka kalau ketemu saudara-saudara di rumah kakak saya. Jadi di rumah PASTI tidak perlu ada cemilan racun. Temen-temen telpon-telponan aja, jadi bisa disambi kesana kemari. Atau pake imel, atau pake sms.

Bisa 'gilak' melototin makanan. Wuyh, capek euy...

----- Original Message -----

From: AP

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Cerita Lebaran (maling....maling....)

Dear ibu2,

Kalau Ikhsan saya di hari pertama lebaran jadi mister icip2...padahal sebelum berangkat solat ied, ikhsan makan nasi goreng lalu diberi DPP forte. Di rumah eyangnya (mertua), ikhsan enjoy makan kue sagu (tapi ada kejunya...dikit) daripada makan kaastengels atau nastart..., siangnya di rumah nenek (ibu saya) mulai kelihatan "ngaco"-nya ...ikhsan lari2 ngejar kucing .... diganti baju dan dibersihkan badan karena keringetan lalu main di dalam rumah (untung lagi ga ada tamu!), ditinggalin bentar ke dapur, pas dilihat lagi ..

oh my God...toples2 sudah terbuka dan dengan santainya ikhsan sedang icip2 berbagai kue kering (baru deh nenek nyimpenin semua toples ke lemari, sebelumnya takut ada tamu datang jadi dijajar di meja tamu!).

Pulang ke rumah jam 17.30 kok ikhsan diem aja, ga taunya ikhsan kecapean dan sudah tidur sama ayahnya.... Lagi2 kekhawatiran muncul, jangan2 ikhsan bangun tengah malam dan ga bisa tidur lagi. Bener aja, lagi asyik nonton extravaganza ...klotrek..pintu kamar buka...ikhsan ngajak ayahnya tidur lagi (sambil mata merem) oleh ayahnya ikhsan dikelon lagi dan bangun2 jam 06.00 pagi keesokan harinya (kira2 12 jam ikhsan tidur, ini rekor ... biasanya cuma 8 jam paling lama). Mungkin kalo ikhsan sudah verbal, ikhsan ngerasa capek dan pusing kali ya, jadi maunya tidur.

Memang habis deh tenaga kalo lebaran tiba ... tapi selalu saja ada barokah dari Allah SWT.

salam,

adj Bogor

----- Original Message -----

From: PS

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Cerita Lebaran (maling....maling....)

Saya geli juga baca tulisan bu ita padahal udah gede ya buk..?

Anak saya sekarang aja kelakuannya udah begitu berarti netep dong tuh kelakuan..? Tapi untungnya kalo satu dua aja ga terlalu pengaruh ga tau kalo setoples.. Dan emang yang di sukain yg ada coklatnya...

Tapi alhamdulillah anak saya di umur 3 thn ini udah bisa saya bisa bawa sholat ied.. tapi sholatku yaa..ga khusuk juga..ekor mata terus ngelirik kesana kemari takut kabur tuh anak

Lucunya dasar laki2 ada juga insting manly nya..dia jalan ga jauh malah deketin anak cewe manis..trus ikutan duduk.

Kasian juga sih..anakku di jitakkin..tambah ga khusuk sholatku..

Sukurnya juga dia udah bisa maen komputer jadi rada anteng...(thanks to his ayah yg ngajarin)...n bisa nyuapin sambil maenan komputernya.

Lebaran kali ini bener2 memudahkan aku...walau tanpa si mbak.

----- Original Message -----

From: WW

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Jangan marah.. kan kreatif ! (cerita Lebaran)

Halo rekan-rekan milis,

Pengalaman saya lebaran tahun ini, alhamdulillah lebih baik. Kami hanya kurang lebih seminggu melihat rumah porak poranda. Kami ditinggal sama pengasuh Gilang hanya 1 minggu dan dia sudah kembali lagi ke rumah tanggal 6 Nop karena tanggal 7 Nop Gilang sudah masuk sekolah.

Disamping itu, Gilang saat ini sudah lebih mandiri (mandi, berpakaian dan makan sendiri), hanya kebiasaan berantakin mainannya masih belum hilang, akhirnya saya hanya bisa teriakin dia terus kalau mau ganti mainan harus diberesin dulu mainan sebelumnya.

Berkaitan dengan kebiasaannya ini, ada kejadian lucu, pas saya lagi nyapu rumah eh.. dia malahan ngupas-ngupasin kulit ranting di ubin yang baru saya sapu.. melihat ini saya marah dong karena cape-cape nyapu eh. a ... Kemudian saya minta dia untuk beresin potongan rantingnya untuk dibuang ke tempat sampah. Rupanya kulit ranting itu dia tempel-tempel di kertas polos dan dibentuk sesuatu kemudian dia tunjukan kepada saya " Mama.. lihat.. aku buat gambar Alien dari kulit ranting, bagus kan..!, makanya aku jangan dimarahin dong kan kreatif ". Saya ketawa dengar dia bicara seperti itu, trus saya bilang "Bagus gambarnya tapi tolong ya.. bantuin Mama beres-beres juga".

salam,

Wi (mamanya Gilang F. Dharana, 8 tahun)

----- Original Message -----

From: EP

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Cerita Lebaran

LEBARAN.....

Wah baca cerita temen-temen seru-seru, jadi pengen nimbrung dan memang ada hal yang paling istimewa, hadiah dari Andro tentunya.

Ga mudik scih cuma kerumah mama di pamulang n itu juga aku baru takbiran kesana dan minggu sudah balik kerumah. Biarpun Cuma ke Pamulang, jangan ditanya bawaan juga banyak sampai saudara2 bilang ga sekalian bawa kompor, ya memang gitu pasukan akukan ada 5 (lima) dengan bawaan mereka masing2, plus kesayangan mereka juga dibawa, jadi ujung-ujungnya MUDIK juga kale.

Ho iya. kado dari Andro, dari mulai Lebaran dia belajar bicara yang benar dan tidak cadel atau pelog, misalnya, kalau 3 kata dirangkaikan seperti "mau ke mana" ucapan Andro "mau kenyana" atau "dimana" menjadi "diyana" atau "kanan" jadi "kanang". Andro dengan inisiatif sendiri dimulai juga membetulkan ucapan "S" dan "L", jadi setiap hari belajar ucap "Bianglala". Sekarang Andro sudah mulai ngomong yang benar, walau kadang saya lihat seperti mikir dulu baru dai ngomong, sepertinya terpacu karena saudara-saudaranya kalau Andro ngomong pasti harus nyuruh Andro ngomong lagi atau bilang ga ngerti omongan Andro.

Du..uh senengnya bukan main ngeliat kegigihan Andro untuk bisa diterima bersosialisasi.

Dan saya juga tidak terlalu takut Andro makan kue yang macem-macem, memang dia kurang suka, jadi ga ngaruh tuch dengan kue coklat dan bolu, karena Andro lebih suka makan besar dan gurih-gurih, tidak suka camilan, dan pisang kesukaannya, kalau buah hanya jeruk yang bikin Andro melintir n sakaw.

Lagi bahagia

Bunda Andro

----- Original Message -----

From: RI

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Cerita Lebaran

Ngebaca cerita bu Er dan rekan milis yang lain, saya jadi pengin nimbrung juga.

Anak saya Razi udah diajar puasa sejak dia berumur 4 tahun, tapi dia diberi dispensasi oleh ibunya untuk kumur-2 kalau siang dia merasa gerah. Jadi tahun2 yang lalu Razi sering bolak balik kekamar mandi untuk kumur2 dan mencuci muka. Ditahun2 pertama malah kulkas dan lemari makanan harus dijaga agar Razi tidak nyolong2 ngambil makanan, soalnya dia nggak tau kalau makan siang nggak boleh kalo lagi puasa. dan harus dibujuk2 supaya puasanya bisa sampe Maghrib.

Tahun ini dia ( waktu Sabtu Minggu ) hampir nggak pernah lagi ke kamar mandi buat kumur2 dan cuci muka juga tidak pernah mendekati dapur. Siang pulang sekolah dia banyak tidur. Tetapi buat menu buka puasa tetap harus disediakan menu menurut pesanannya : hari ini spaghetti Mc Donald, besok roti garlic dari Pizza Hut lusa minta hamburger disamping makan nasi. Kalo Sahurnya dia punya menu tetap yaitu nasi uduk. Ayamnya biasanya di beli mentah, digoreng dirumah menjelang sahur. Puasanya seperti tahun lalu lengkap tidak ada bocornya, begitu juga tarawihnya.

Biasanya menjelang jam tujuh dia sudah ribut mengajak saya berangkat ke mesjid nggak peduli hujan. Saya jadi 'terpaksa' ikut rajin.

Lebaran tahun ini saya hanya di pamulang saja, razi dengan ibunya serta uwa dan bibinya hari ke tiga ke bandung. Saya perhatikan nafsu makannya ( untuk makanan tertentu ) setelah lebaran meningkat dua kali lipat. Satu kali halal bi halal dirumah famili ayah saya di bilangan Kuningan Razi menunjukkan hal itu. Biasanya pulang halal bi halal atau acara kondangan semacam itu kami harus mampir di Mc Donald untuk membeli makakan kesukaannya karena di tempat acara dia hanya makan kerupuk atau sepotong biskuit saja. Tahun ini dia survey ke tempat makanan di tempat acara ; melihat ada steak dan kentang goreng dia mengambil mangkuk sebesar mangkuk baso dan mengisi dengan kentang goreng sampai penuh dan memakan sampai habis, belum puas dia survey lagi dan menemukan kue Black forest dengan

irisan setebal jari dia mengambil sampai 6 potong, waktu saya suruh kembalikan sebagian ketempatnya dia menolak .......... dan habis lagi. ternyata dia belum puas dan melakukan survey lagi dan menemukan tahu blora. Dia mengambil piring dan mengisi sampe penuh ..................dia bolak balik sampai 4 kali. Kakak saya dan isteri melaporkan hal itu sama saya. saya cukup malu juga pada saudara yang punya rumah dengan tingkah anak saya ini. Dan surprise, tentunya. Waktu buka puasa di rumah yang sama seminggu sebelumnya dia hanya makan semangkok baso, nggak mau nambah lagi, akibatnya pulang dari acara itu saya terpaksa nyari McDonald, kerna dia masih lapar. Di bandung ( hari ke tiga dan keempat Lebaran ) kabarnya di juga makan dengan porsi seperti itu juga, dan seharian bolakbalik ke kolam renang di hotel bersangkutan. Di kolam dia bisa berjam-jam dan keluar kalo udah disuruh saja,

sayangnya sendirian saja.

Senang tapi takutnya dia bertambah gendut saja nantinya.

Wassalam,

Ry



Total visitors from 2000 to March 2012 : 2,098,400 - Puterakembara 2012
interaction with this site is in accordance with our site policy