Anak suka barang yang bukan mainan

09/25/2005

----- Original Message -----

From: DO

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Anak suka barang yang bukan mainan (hrs gimana)

Hai semua,

Mau tanya nih, farrel anak saya, 3 th, suka mainin barang2 yang bukan mainan such as tissue pembersih galon air mineral, kertas yang gampang di 'ipit2', tali di'uwer2'. Satu barang dilarang kalo dia udah kelamaan dia nangis. Tapi kalau masih bisa diminta dia kasih, but..tau2 dia udah dapat barang lainnya lagi. Begitu..terus…. kadang2 saya kasihan, masak semua2 dilarang. Sedangkan kalau dikasih mainan beneran dia ga tertarik.

Ada saran ga gimana baiknya.

thank's

----- Original Message -----

From: LD

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Anak suka barang yang bukan mainan (hrs gimana)

Makanya jangan dilarang, tapi tunjukan bagaimana cara penggunaan barang tsb dengan benar.

contoh :

1. Main tissue pembersih ????? Ajak tuh buka galon air mineral, Buka kemasan tissue,

Tunjukkan dan prompt gimana bersihkan leher botol galon dengan tissue serta membereskannya

Pasang galon air di tempatnya, buang tissue di keranjang sampah (biar dia yang ngerjakan) Lalu minum sama-sama dari air galon tersebut.

2. Ipit2 kertas itu apaan sih ? Kalo dapat diartikan sbg melipat, tunjukkan cara memilih kertas untuk dimainkan, (kertas bekas yang aman/non toxic jangan macem koran bekas sad )

Bagaimana melipat menjadi bentuk yang manis (cari yang mudah dan disukai - kapal2an, pesawat, burung, kamera) Pretending dengan hasil lipatan itu (memainkannya) dengan gerak motorik kasar dan suara menirukan suara aselinya

3. Tali.......? Be creative - artikan untuk mengikat :

Ajak buat ikatan untuk membundel koran bekas (rapi), mengikat plastik dari kemasan yang terbuka (biar nggak bercecer/tumpah) dst - dst

Then he learns something useful and meaningful smile)

Selamat berimprovisasi smile

LD

----- Original Message -----

From: DO

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Anak suka barang yang bukan mainan (hrs gimana)

Thanks Bu LD.

Ipit2 kertas maksudnya.. dikipas2in cepet banget., sampe dia jadi asyik sendiri. Kalau diminta pasti ga boleh. Pernah suatu kali kertas saya minta dia marah, langsung dia pegang sabuk ayahnya, saya minta, dia lari lagi cari barang lain lagi. Gitu terus dan cepet banget. Mungkin karena farrel belum mau mendengarkan, jadi saya ga kepikiran kasih contoh segala. Padahal kalo dia tertarik sesuatu, dia cepet banget bisa menirunya. Kaya waktu eyangnya ganti lampu pake alat, langsung dia ikutan megang diputer2in. Tapi ya itu, kalo dia ga pengen, buat diem dan memperhatikan saya aja susah.

iya deh, saya mo coba terus.

thanks ya...

----- Original Message -----

From: IT

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Anak suka barang yang bukan mainan (hrs gimana)

Saya setuju dengan Bu LD. Anak saya (2 tahun 11 bulan) juga lebih suka bermain dengan barang-barang yang bukan maainan . Misalnya saja selang air. Ia berpura-pura mencuci sepedanya, menirukan papanya yang mencuci motor, atau pura-pura mandi dengan shower dari selang. Ia juga suka main dengan alat dapur (saya beri yang plastik), kemudian pura-pura masak dan jika sudah "matang" maka ia akan "menyuapi" saya. Saya berusaha terlibat dalam permainan itu. Misalnya saja, saya pura-pura minta tambah masakannya karena rasanya enak sekali....

Dia sangat senang jika saya mau berpartisipasi dalam :"Pretending Game"nya itu.

Salam,

Ind

----- Original Message -----

From: DH

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Anak suka barang yang bukan mainan (hrs gimana)

Wah bagus tuh bu, pretending play.... habis baca cerita Bu Ind saya jadi ingat Janice, sama sih, suka masak2-an terus disuapin ke saya atau mamanya... he he he lucu yah...

Pretending play harus selalu di support. Itu tandanya si anak bisa berimajinasi..

Regards

DH

----- Original Message -----

From: DP

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Anak suka barang yang bukan mainan (hrs gimana)

Tahukah Anda bahwa "pretend play" itu adalah hal yang sangat positif pada seorang individu autistik?????

Justru sulit sekali digali dan diajarkan. Jadi kalau sudah ada secara spontan, dirangsang terus lah dengan berbagai cara....

Salam,

DP

----- Original Message -----

From: LH

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Anak suka barang yang bukan mainan (hrs gimana)

Saya pernah lihat sekilas judul mengenai pentingnya "pretend play" untuk perkembangan anak-anak dan pengaruhnya setelah dewasa pada majalah "reader's Digest" sayang sekali waktu itu nggak sempet beli dan kelupaan mau beli setelah sampe' di Surabaya..

Kemampuan "pretend play" ini juga masuk pada "Assessment of Basic Language and Learning Skills (ABLLS)" yang banyak dipakai pedoman untuk assessment sekarang.

Lin

----- Original Message -----

From: MC

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Anak suka barang yang bukan mainan (hrs gimana)

Hello All,

Saya mau ikutan bilang, kalau Christina anak saya salah satu kekurangan waktu pertemuan ke-2 dengan phsyctrinya, "dikasih boneka beberapa, ada yg pria, wanita,dan anak saya diminta untuk mempraktekan/menceritakan/pretending yang pria sebagai apa, dan wanita sebagai apa, ya ngak bisa, namanya juga komunikasi bermasalah, itu dia salah satu yang minus dari anak saya. Jadi ibu berhagialah kalau anak ibu bisa pretending.

----- Original Message -----

From: ZN

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Anak suka barang yang bukan mainan (hrs gimana)

Saya setuju pretend play adalah hal yang sangat positif. Anakku si Kevin penggemar berat Motor GP, aku koleksikan poster dan beberapa model kesenangannya,..alhasil jadi sering maenkan motornya sembari berimaginasi..that's good.

Minggu lalu dapetin motor modelnya milik ROSSI..cuuiiilaaahhh senengnya dia sampai loncat-loncat banting diri di kursi. Ini menjadi senjata bagi kami, kalau dia sedang tidak patuh dengan perintah dan

tugas sekolah, aku ancam model motornya akan kukasihkan ke orang, dan dia nurut 100%..alhasil tambah rajin.

Zam



Total visitors from 2000 to March 2012 : 2,098,400 - © Puterakembara 2012
interaction with this site is in accordance with our site policy