Berenang untuk anak autis

09/25/2005

----- Original Message -----

From: Ls

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Berenang untuk anak autis

Saya baca buku bunga rampai, sampai pada anak autis hilang. Dan dibagian itu ada cerita mengenai anak autis tenggelam.

Saya jadi ingat kalau belum lama ini saya juga pernah membaca berita mengenai anak autis tenggelam dalam acara camping keluarga di pinggir danau. Dicari ke daerah sekitar, ternyata jatuh di danau dekat dok. Di temukan sudah terlambat. Anak2 penderita autistic biasanya suka takut terhadap banyak hal

sebagian takut air. Demi keselamatan mereka, dengan sabar harus diajarkan berenang.

El

----- Original Message -----

From: NN

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] RE: Berenang untuk anak autis

Sekedar sharing....

Dulu Yakobus juga takut berenang. Kakaknya les renang, selalu saya ajak ke kolam renang. Mula2 Yakobus hanya menangis melihat kakaknya belajar renang plus lari2 ketakutan disuruh renang. Beberapa bulan melihat kakaknya renang dan kadang saya juga renang, lama2 dia mulai tertarik, mulai mencelupkan kaki ke air. Lalu mulai mau masuk ke kolam anak2 bermain air, hanya ciprat2 kan air. Setelah dia mulai belajar bicara, saya les kan renang. Awal mula les, jerit2 histeris ketakutan walaupun tangannya sudah kami beri pelampung.

Untung instruktur/guru renang nya sabar dan baik sekali. Seiring dengan berjalan nya waktu, sekarang sudah jago renang nya.. dengan gaya semaunya, banyak gaya katak. Gaya lainya mau kalo sedang

dipegang gurunya, kalo gurunya pegang anak lain balik lagi gaya semaunya... yang penting tidak tenggelam (gaya batu). Memang susah ajarkan anak autis berenang, perlu waktu yang panjang...

Salam//

Nn, mami Yakobus, autis 7thn

----- Original Message -----

From: DO

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] RE: Berenang untuk anak autis

Anak saya farrel malah kebalikannya. Dia seneng banget maen air. Kami sering ajak dia berenang, walau ga bisa dibilang rutin. ( ayahnya yang jago, saya mah gaya batu ). Dari pertama ga ada takut2nya. Sekarang dia udah mulai lurus badannya di air, mulai bisa maju dikit2 dengan gerakan kakinya, dan mulai pengen lepas dari pelampung babynya. Cuma masalahnya di ganti pelampung yang rompi, dia risih dan pengen ngelepas terus. Pengennya minggu depan diganti pelampung yang di lengan, cuma kalo emang ga mau ya balik lagi deh ke asalnya.

Masalahnya ada di komunikasi. Farrel masih belom bisa verbal dan belum fokus kalo diajak bicara, padahal kan ngajarin berenang harus dikasih tau ini itu. Apalagi kalo udah di air girangnya setengah mati. Jadi kalo diajak ngomong suka cuek.

----- Original Message -----

From: AG

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] RE: Berenang untuk anak autis

Masalahnya anak saya, Arianna, dia oral defensive, jadi heboh besar kalo ketelan air kolam...nangis jerit2 dan takut banget, gimana bisa nyelam yach??

Ag

----- Original Message -----

From: NN

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] RE: Berenang untuk anak autis

Semula Yakobus juga demikian, waktu baru pengenalan air kolam, setahap demi setahap.. dan proses nya butuh waktu lama... Pertama-tama kaki nya aza yang masuk kolam sambil duduk2 di pinggir kolam.

Beberapa minggu lagi kemudian badan mau masuk kolam, saya pakaikan pelampung bulat supaya kepala nya tidak basah.. Kalo kepalanya kena basah, hebohnya bukan main, sampai security pada berdatangan dikira ada masalah. Untung renangnya di apartemen yang sepi, kalo gak, bisa malu banget dech.. waktu itu saya sendiri yang melatih renangnya.

Tahap berikutnya, setelah dia terbiasa dgn pelampung bulat saya ganti dgn pelampung tangan. Saya bawa ke tengah kolam yang agak dalam, lalu saya menyelam dan berenang di dasar kolam sambil tetap berjaga2.. dia berjuang sendiri utk mencapai pinggir kolam, sebelum dia tiba di pinggir kolam, saya sudah muncul lagi dan bilang hebat!! anak pintar!! dia senang sekali karena dapat reward pujian... begitu seterusnya... Setelah dia mulai bisa bicara, saya les kan supaya bisa pakai gaya macam2...

Oleh gurunya, pelampung tangan diganti dengan papan renang, sementara saya juga ikut renang utk berjaga2 bila terjadi sesuatu...

Yakobus butuh waktu tahunan utk bisa berenang sendiri seperti sekarang ini...

Memang perlu kesabaran yang tinggi melatih seorang anak autis berenang....

Salam//

Nn, mami Yakobus

----- Original Message -----

From: JE

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] RE: Berenang untuk anak autis

Anak saya Geri diajari renang sama pengasuhnya. Kebetulan pengasuhnya perenang alam dari Waduk Kedungombo. Dulu pernah dicoba diajari oleh guru renang professional, tetapi baru dicoba sekali gurunya yang tidak sanggup untuk mengajar privat. Setelah 2 bulan diajari (seminggu 2 kali) sekarang sudah bisa berenang di kolam sedalam 3 meter. Latihannya tidak memakai alat bantu pelampung, karena kalau pakai pelampung malah dipakai untuk mainan.

Salam,

JE

----- Original Message -----

From: DP

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] RE: Berenang untuk anak autis

Mengajari anak berenang, yang penting bukan verbal, tapi pemahaman dan minat.

Lha kalo saya nunggu anak saya verbal, kapan dong?

Sekarang aja 'kan udah 14 tahun lebih, tetap non-verbal, tapi sudah berenang dengan gaya khasnya di kolam sedalam 6 meter.

No thanks to mom, tapi thanks to his teacher.

Salam,

DP



Total visitors from 2000 to March 2012 : 2,098,400 - Puterakembara 2012
interaction with this site is in accordance with our site policy