Kalau anak mulai bicara

09/25/2005

----- Original Message -----

From: DO

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] mulai bicara

Beberapa hari yang lalu Farrel, 3 th, kasih kejutan buat kami. Setelah dilatih sama gurunya beberapa kali, dia mulai mau bilang A-PA. Bahkan kalo dipanggil dia jawab..A-tapi 'pa'nya ga kedengeran atau

sebaliknya. Jadi saya pikir dia mulai tau konsep kalo dipanggil harus jawab. Tapi kemarin eyang kakungnya bikin kesalahan kecil. Waktu makan eyangnya bilang A-emm.. eh sekarang dia ganti jawaban 'apa' itu jadi 'A-em'. duh!! udah coba di benerin berulang2 dia malah girang banget dengan jawaban 'a-emm'nya itu.

Pak TH atau orang tua lain ada advice gak untuk ngajarin bicara dan membantu dia mengeluarkan suaranya ? karena kadang dia cuma bibirnya aja tapi gak kedengeran suaranya.

Help ya..mumpung farrel mulai mau bicara.



----- Original Message -----

From: Ag

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] RE: mulai bicara

Bu DO,

Kami juga pengalaman yg sama saat Lala pertama kali mulai membuka suaranya setelah ikut therapi sekitar 2 minggu, salah satu cara yg kami lakukan atas saran therapist nya adalah, kami berdua Saya dan istri jadi pemain drama nya, dimana dia kami ajak sebagai penonton yang harus mengulang kata yg kami ucapkan,

Contoh:

1) Saya: Lala

Istri menjawab: Apa.

Petama dia masih ngelihat dgn senyum tanpa bilang apa2, tapi setelah sekian kali dia ikutin dengan nyebut...Lala, sedangkan harus nya Apa... maka kami coba dgn yg manggil (Saya) agak jauh dari dia dan istri didekatnya soalnya dia agak lebih nurut jika dekat istri...dekat saya cenderung manja..... Terakhir dia udah spontan kalau dipanggil siapa aja dia akan bilang Apa...

2) Saya: Lala Anak siapa?

Istri: Mama.

Saya : Siapa lagi?

Istri: ayah.

Yang ini memang agak sulit dimana dengan latihan beberapa kali baru dia mau. Hal ini kami lakukan karena respons integrasi nya kata sang therapis udah mulai bagus, Cuma Lala anaknya sedikit manja kalau setiap saat kami ajari dan dia terasa malas dia akan bilang " pipis... E..eee.

karena kalau dia bilang itu pasti dia akan di ajak ke kamar mandi...dan pelajaran selesai...

Waduh seru... deh... tapi saran saya Bu DO, anda nggak usah putus asa dan kalau bisa anggota di rumah punya visi yang sama terhadap tindakan yang kita lakukan. Yang mana saya selalu ingatkan sama istri dan neneknya kalau lagi dirumah untuk menggunakan bahasa yang jelas kalau ngomong dekat Lala (ex... Makan ya harus Makan, bukan Ma..em).

Cukup sekian dulu, ini hanya sharing aja... kalau kalau aja bisa ngebantu dan mungkin aja ornag tua yg lain ada tips yang lebih tok cer...

Bu DP, terima kasih sarannya pada saat seminar di Batam.

Wassalam,

Ag & Yn

Ayah & mama nya Lala, 3thn 2 bulan --Speech delay goes to autis.

----- Original Message -----

From: TH

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: mulai bicara

Bagaimana jika kita analisa produksi suara berdasarkan struktur dan fungsinya dengan purposefull way?? karena kami (OT) dalam hal ini umumnya bekerja sama dengan ST, jadi agar tidak terlalu overlap dengan TW.

Mungkin ada baiknya jika dilakukan assesment TW, atau jika sudah coba disingkronkan dengan program yang bisa dilakukan oleh OT.

Jika bibirnya telah bergerak, bagaimana dengan lidahnya, karena setahu saya banyak huruf yang memerlukan koordinasi lidah ex. L, lidah keatas-depan, hampir sama dengan huruf C, D namun ada perbedaan dalam singkroninya. Cukup banyak faktor yang dapat mempengaruhi.

Berhubungan dengan menu coba ibu variasikan konsumsi makanan-minuman dengan rasa, tekstur, suhu, bentuk, jumlah sekali suap, adanya usaha saat ia minum ex. sedotan

Dan saat bibirnya bergerak tapi tidak ada suara, apakah menurut ibu ada hubungannya dengan nafas?? maksudnya ada singkroni antara nafas yang dihisap oleh hidung lalu dikeluarkan lagi ditambah dengan suara.

Ada beberapa peluit yang mungkin bisa dijadikan sebagai media yang memiliki efek teraupetik dalam hal ini.

One more, suara tidak hanya secara tiba-tiba dimunculkan tapi juga diproses dalam sistem,. jika bicara sistem sensorinya mungkin ada baiknya jika kita cukup banyak memfokuskan pada vestibular. yang bisa

dilakukan di ruang SI atau dengan menggunakan sound therapy, ex. SAMONAS atau AIT.

Saat dirumah mungkin saat ibu mengajarkan bicara tidak dilakukan secara statis, yang bisa dikombinasikan dengan game-game yang memberikan stimulasi pada sistemnya tsb. ex. berlari, memanjat, berayun, melompat dll. kreatifitas.... ini kuncinya :-)))

salam

th

----- Original Message -----

From: DO

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] RE: mulai bicara

Terima kasih atas saran2nya. Yang kasihan suami saya. Waktu sampe Jogja si farrel udah keburu bilang a-emm nya. Padahal sebelumnya, waktu bangun tidur dan mata masih 'riyep-riyep', saya panggil si farrel masih jawab apa meskipun suaranya ga kedengeran.

Oya, Pak TH ....kok waktu beberapa minggu sebelumnya, farrel sakit, tapi tanpa disuruh bolak-balik bilang 'apa' padahal biasanya ga mau. Eh..waktu sembuh ga mau lagi. Maksud saya berarti sebetulnya dia bisa dong ngeluarin suara. Kok sekarang setelah dia bisa jawab, suaranya ga keluar. aneh ya..

----- Original Message -----

From: IT

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: mulai bicara

Bu DO, anak saya juga speech delayed dan sudah 1,5 bulan ini terapi. Ada kemajuan berarti karena akhirnya sudah mau bicara 2 suku kata walau belum jelas. Kata therapistnya, kita musti sering-sering

menstimulasi syaraf sekitar alat wicaranya dengan cara mengusap bagian rahang sampai lehernya. Memang agak sulit karena rasanya 'geli'. Kalau sama therapistnya anak saya nurut, tapi kalau saya yang mengusapnya ia akan menolak karena geli. Selain itu, perlu juga untuk mengusap gusi kanan kiri dan lidah dengan sikat gigi bayi atau kain kasa (dililitkan jari telunjuk Ibu). Saya pernah posting ini beberapa waktu yang lalu dan mendapat jawaban positif dari Pak TH (Pak, trims sekali lho!)

Trus yang paling penting, kita harus aktif mengajak ngobrol. Selama ini yang paling efektif adalah dengan menyebut benda-benda kesenanganya atau poster (rumah kami penuh dengan poster binatang, buah, alat trasnportasi, dll-yang harganya cuma Rp 1.000-an).

Setelah saya pasang banyak poster, anak saya jadi sering tanya:

ini?...ini nih?...ini nih? (maksudnya ini apa?). Usahakan untuk menjawab dengan antusias dan menarik.

Mudah-mudahan cara ini menggugah semangat Farrel untuk belajar bicara.

Setiap ada kata-kata baru yang diucapkan, rasanya dunia ini begitu indah.....!

Satu lagi, Bu .... kalo Farrel pas mau bicara, kita langsung kasih applaus dan pelukan. Pokoke reward positif. Saya yakin ia pasti senang dan bangga.

Misalnya saja saya selalu bilang "wah...Filan udah bisa bilang 'kucing', lho...! Nanti kalo papa pulang, kasih tau papa ya. Trus kalo eyang datang, kasih tau eyang, ya...".

Nah... ketika papa atau eyangnya datang, saya langsung bilang "Pah, tadi Filan bisa bilang 'kucing', lho!.. papa mau dengar, gak?" Biasanya Filan mau mengulangi kosa kata barunya itu dengan wajah

tersipu-sipu bangga. Lucu deh, kalo lihat ia tersipu begitu smile

Duh...terima kasih, Tuhan..!

Salam,

Idh-mama Filan

----- Original Message -----

From: NN

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: mulai bicara

Bu DO,

Kalau Farrel bisa keluarkan 1 kata saja misalnya "mami" atau apa sajalah, kita langsung acungkan jempol dan bilang 'anak pintar, anak hebat' sambil dipeluk dan dicium.

Pengalaman saya, Yakobus kami perlakukan demikian, begitu dia dapat reward dibilang anak pintar, anak hebat, dia kesenangan, sehingga semakin hari semakin banyak kosa katanya. Lambat laun dia mulai merangkai kalimat, walaupun masih belum sempurna kalimatnya.

Punya anak autis, bisa ucapkan 1 kata yang bermakna saja rasanya bahagia sekali .....

Salam//

Nn, mami Yakobus

----- Original Message -----

From: DO

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: mulai bicara

Terima kasih atas masukannya. Kata2 baru itulah yang gak pernah capek kami tunggu, soalnya farrel sering tidak konsisten. Sekarang mau ngomong beberapa hari lagi udah ga mau. Sekarang manggil mamanya yang lagi ga keluar, padahal udah di pancing dan di ajarin lagi dan lagi.

Memang harus super sabar nih.

terima kasih semua.

DO

Total visitors from 2000 to March 2012 : 2,098,400 - Puterakembara 2012
interaction with this site is in accordance with our site policy