Problem.... help!!! (motorik, ngoceh sendiri, feses)

09/19/2005

----- Original Message -----

From: DH

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Problem.... help!!! (motorik, ngoceh sendiri, feses)

hallo rekan2 milis, ada beberapa pertanyaan nih..smilesmilesmile

Pertama

begini, anak saya Janice (2thn 4.5 bulan) mempunyai masalah dalam gerakannya. Proses perkembangan motoriknya memang terganggu, bukan terlambat. Dia tidak melewati fase merangkak. Jadinya dari duduk, berdiri, dan jalan. Sudah mulai bisa jalan pada umur 14 bulan. Namun sampai sekarang masih:

- jalannya tidak mantap. Kadang bisa terjatuh sendiri. Apalagi kalau lagi ngantuk, seperti orang mabuk

- Berdiri diam juga susah. duduk diam juga susah. Duduk diam hanya kalau lagi di bangku makan nya dan lagi makan sambil nonton TV.

- belum bisa melompat, belum bisa naik dan turun tangga sendiri Terapi SI sampai sekarang kira2 sudah 4 bulan( 2 kali 1 jam setiap minggu), dan selama 4 bulan itu pun saya bantu dengan mengajaknya

main2 ke playground. Hampir setiap hari saya pergi ke mall atau taman dekat rumah untuk mengajaknya manjat, main sliding, main ayunan, dan merangkak lewat lorong2 mainan. Pernah saya bawa untuk terapi ostheopathy, tapi saya hentikan karena setelah 2 kali terapi tidak ada sedikitpun perbaikan (biayanya juga mahal sekali).

Terapi SI yang sedang berjalan ini menggunakan sistem tanpa paksaan sedikitpun sehingga memang waktu 1 jam untuk terapi itu tidak maksimal. Karena bingung saya membawa Janice ke tempat terapi lain yang menggunakan sistem paksa, saya pikir coba2.. ehhh ternyata malahan membawa dampak buruk, setelah 2 kali terapi, Janice jadi sangat ketakutan sama orang2 yang belum dikenalnya. bahkan orang yang sudah dia kenal tapi jarang bertemu pun dia tidak mau, nangis2, ke tempat yang tadinya dia nggak takut jadi takut (ke rumah saudara). Selalu mengatakan "nggak mau" apapun jadi "nggak mau.." Akhirnya saya hentikan terapi SI yang menggunakan sistem paksa tersebut dan terus menjalani terapi SI yang dulu, walaupun sekarang tambah parah. Tadinya sangat senang ke tempat terapi dan mau mengikuti instruksi terapisnya (walaupun gak selalu), sekarang sama sekali tidak mau ikut petunjuk terapisnya. Tapi syukurlah sekarang sudah mendingan dikit. Mungkin lambat laun dia akan kembali seperti dulu.

Sekarang saya jadi bingung. Apakah terapi SI ini cocok untuk masalah motorik Janice? atau apa ada terapi / pengobatan lain yang lebih cocok?

Saya pernah membaca buku Untukmu segalanya karya Karyn Seroussi, di sana diceritakan, setelah pengobatan jamur menggunakan Nystatin, anaknya mengalami kemajuan dalam berjalannya. Jalannya menjadi mantap, tidak tehuyung-huyung lagi. Tapi janice tidak ada jamur. Sudah 3 kali test feses, hasilnya tidak ada jamur. Cuman ada bakteri Anaerobe (bacteroides distasonis). Apakah mungkin pengaruh dari bakteri ini??? tapi kayaknya nggak deh. gak tau yah.

Kedua

apakah bicara sendiri dengan bahasa planet merupakan stimming??? atau termasuk bagian dari hyper? contoh anak lain hyper karena gak bisa diam lari sana sini, tapi kalo anak saya hypernya ngoceh sana sini gak jelas tapi frekwesinya sering banget.

Ketiga

Feses Janice sangat lembek. Keluarnya memang satu log panjang, tapi begitu menyentuh air, gak lama buyar terpencar-pencar... hancur seperti mencret (sori) Saya ada firasat ini penyebabnya probiotik, tapi memang banyak orang mengatakan kemungkinan terbesar dari vitamin C.(sebelum intervensi, feses janice normal bentuknya, tidak pernah diare maupun konstipasi) Sementara ini saya belum berani coba2 menghentikan pemakaian probiotik dan vitamin C nya.

Keempat

Apakah Glutathione membuat jamur tumbuh subur? Bagaimana untuk kondisi Janice yang tidak ada jamur tapi ada bakeri anaerobe?

ok deh sekian dulu, sori panjang banget, untuk rekan2 milis, para dokter, dan terapis, mohon informasinya. Terima Kasih

Regards,

DH

----- Original Message -----

From: ZN

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] RE: Problem.... help!!! (motorik, ngoceh sendiri, feses)

Pak Da,

Saya nanggapin sebagian yang saya tahu berdasarkan pengalaman anak saya Kevin 5,8 tahun, sekarang baru masuk SD kelas-1, mulai bisa bener-bener lumayan verbal dan komunikasi 2 arah umur 4,5 tahun namun masih cadel dan sering mengulang-ulang pertanyaan hal yang sama. Di umur 5 tahun mulai banyak nanya dan keingin tahuannya tinggi. Jika ngoceh bahasa planet sana sini gak jelas tapi frekwesinya sering banget, paling tidak ada bunyi: "bla..bla ..lalala lil lol..yaya ya ddada babababa" (bisa huruf L, D,B dan Y di umur Kevin antara 3 ~ 3,5 tahun)sembari memainkan lidahnya maka kemungkinan besar anaknya Pak Da punya tendensi akan verbal, harus sering dilatih membunyikan bunyi-bunyi tersebut.



Anak saya motorik kasar/halus termasuk lambat, baru umur 2 tahun bisa jalan itupun lambat. Umur 4 tahun belum bisa ngayuh pedal sepeda (baik roda-3 apalagi 2 roda), sampai sekarang juga belum bisa lepas naik speda roda-2, tapi main skuter hobi banget. Kesimpulan saya keseimbangan dia bagus, namun gerakan mengayuh pedal malesss banget. Oh ya sampai sekarang kalau lagi berlari tangan kiri tidak ngayun malah kaya bawa nampan mirip Mr. Bean lagi lari-lari kecil..he.he(Untuk yang ini saya juga tidak tahu kenapa, mau nanya ke Dr. Hardiono belum sempat)

Selain hal yang sudah wajib bagi si autistik (terafi ABA, nutrisi, diet GFCF dll.) Pengobatan homeopathynya Bu Inne menurut saya dampaknya besar sekali dalam membantu perkembangan motorik si Kevin. Latihan lainnya al. corat-coret pinsil/gambar dan latihan SI 4 jam seminggu (tergantung

kondisi anak) pergerakan motoriknya lumayan maju, meskipun begitu si anak bisa melakukan salah satu bentuk latihan SI ..dia cepat bosan dan males melakukannya lagi (saya hentikan dulu ketika dia bosan dan ganti dengan bentuk kegiatan fisik lain..jangan dipaksa!). Atas saran kawan dan dokter saya sering ajak anak saya berenang dan jalan/hiking ke tanjakan-tanjakan tebing landai di atau galengan sawah di lahan kosong belakang komplek. Kata buku pinter, trampolin dan juga ayunan dari ban bekas yang besar (truk ?) terikat di atas sehingga bisa berputar dan swing katanya bagus untuk kasus seperti anak bapak.

Masalah metabolisme dan disbiosis mungkin rekan lain atau para dokter di sini banyak tahu.

Zam

Papa Kevin 5,8 tahun

----- Original Message -----

From: DD

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] RE: Problem.... help!!! (motorik, ngoceh sendiri, feses)

Pak Da,

Saya jarang sekali nimbrung di milis ini, tapi tergelitik juga mencoba sharing pengalaman saya (nggak berani bilang mau menjawab) tentang pertanyaan anda, berdasarkan apa yang dilalui anak saya Tyo (3 tahun 20 hari).

1. Tyo jalan kebetulan tidak masalah, mantap, tapi yang lama berkembangnya adalah naik turun tangga dan melompat (baru bisa melompat kecil) akhir2 ini, setelah melalui terapi SI sejak Jan 2005

4x 2 jam setiap minggu (awalnya ya rada2 dipaksa, namanya juga lingkungan baru, tapi sekarang malah susah kalau diajak pulang). Kebetulan dekat rumah ada taman dengan perosotan, jadi tiap pagi

sebelum ngantor, saya rajin ngajarin naik turun tangga dan perosotan (saya paling besar sendiri di sana.. hehe..), dari rumah ke taman dengan noraknya loncat-loncat, nyanyi, jalan mundur, tunjuk kucing, burung, dst., dan Tyo mau mengikuti. (Tetangga udah pada maklum :-)) Tingkat kepatuhan juga membaik setelah terapi, mau duduk diam, berdiri tenang, walaupun ada masa lagi senang koprol (nggak tahu belajar di mana.. bikin panik), loncat2 di kasur (mungkin ingat trampoline di tempat terapi). Untuk sosialisasi dan ketemu anak "normal", Tyo juga saya ikutkan playgroup (2x seminggu 1.5 jam), dan di sana dia mau duduk di kelas, mengikuti instruksi (asal dengan gerakan, tidak hanya verbal), dan dia tampak enjoy (berangkat semangat ganti baju seragam sampai ambil sepatu sendiri walaupun masih dipakaikan). Jadi menurut saya perlu waktu dan latihan dan anaknya sendiri juga harus merasa comfortable dengan lingkungan tempat dia terapi. Sebelum tempat terapi ini, Tyo pernah ikut terapi di tempat lain, tapi seperti kasus anak anda: jadi takut dengan orang, berangkat nangis, pulang nangis, seperti trauma jadinya.

2. Nah itu yang saya mengharapkan sharing/ input rekans lain karena Tyo juga belum verbal walaupun dengan pedenya memanggil saya "baba", tapi kalau nggak mau sesuatu bilang "mama" (dari emoh emoh bhs Jawa). Dia juga suka babbling (walaupun nadanya seperti sedang cerita) dengan bahasa planet, tapi bisa menirukan irama lagu anak2 sederhana seperti cicak di dinding, twinkle2 little star.

Salam,

Mama Tyo

----- Original Message -----

From: DH

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] RE: Problem.... help!!! (motorik, ngoceh sendiri, feses)

Terima kasih banyak atas tanggapannya.

Pak, apakah Kevin jalannya sekarang sudah normal? dan bisa melompat naik turun tangga sendiri?

Untuk bahasa planet nya Janice berbeda dengan Kevin. Bahasa planetnya Janice tidak repetitif. Betul2 seperti bahasa planet. Betul2 seperti sedang ngomong tapi nggak ada yang ngerti. Apa mungkin karena belum bisa, jadi otaknya udah mampu tapi oral motornya yang kurang mampu, jadi sebenarnya dia sedang cerita atau bernyanyi. tapi karena nggak jelas banget, jadi seperti bahasa planet.mungkin gak????

Menurut seorang terapis, Janice kaki kiri lebih kuat dibanding kaki kanan. Apakah ini menjadi penyebab jalannya tidak seimbang? Saya bisa berpikir seperti itu karena dulu terapis osteopathy nya juga pernah

mengatakan otot pinggang Janice sebelah kiri tegang dan sebelah kanan lembek. Tapi yah itu, udah tau masalahnya tapi kok 2 kali terapi gak ada hasil mangkanya saya hentikan.

Untuk pertanyaan2 yang lain tolong dong rekan2 milis yang lain, para dokter,dan terapis... Terima kasih.

Regards,

DH

----- Original Message -----

From: NJ

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] RE: Problem.... help!!! (motorik, ngoceh sendiri, feses)



Pak Da, mau sharing dikit yah..

Putra saya, Izza, juga hanya sedikit mengalami fase merangkak... Umur pas setaun sudah jalan, Alhamdulillah gak ada masalah waktu jalan ( cm agak jinjit), dan lari juga cukup stabil..

Tapi menurut bukunya Glen Doman "What To Do about ur brain-injured child", ternyata fase merangkak ini gak boleh terlewatkan... Sebulan terakhir ini saya coba dia merangkak ( dengan terapisnya), dia

senang sekali merangkak, karena terapisnya mengiringi sambil nyanyi dengan suara2 binatang ....lumayan banyak kemajuan... mungkin ... Sekarang dia banyak omong dan mulai kontekstual... kalo nangis, saat ditanya, ya dia bilang " mau makan".. ternyata mbaknya lg mandi, pdhal dia sudah laper banget... nonton TV juga lebih tenang, banyak duduk..Sekarang sudah ikut les kumon dan sudah dimulai program membaca...pertanyaan sosial sederhana seperti nama mama, ayah, alamat dll sudah bisa dijawab dengan baik..toilet training dan bantu diri juga lumayan, mau mandi n makan sendiri.. Kalo perlu bukunya, saya bisa fotokopikan.. Kebetulan tetangga satu komplek saya fanatik dengan metode ini, dia punya anak normal, 4 tahun dan masih home schooling ( sepertinya ibunya pengen dia terus hmschooling).. kegiatan anaknya adl merangkak sejauh2nya di dalam satu ruangan, kmd ikut program membaca dan math GD... Sekarang sudah baca ensiklopedia in English dan susah diterima disekolah umum karena kepinteran...

Best regards,

nj (mam izza, PDD, 5,5 thn, verbal, lagi seneng ngomong n nyanyi yg

panjang2)



----- Original Message -----

From: DH

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Thank You Bu NJ Re: RE: Problem.... help!!!

Terima kasih banyak Bu Nad...jawaban ibu sangat membantu. Mungkin inilah salah satu penyebabnya yah... tidak merangkak. Iya bu, kalo nggak merepotkan , minta tolong deh untuk fotokopi buku

Glen Doman. Bisa sekalian dikirimin gak??? kalo nggak bisa juga nggak apa, saya ambil ke tempat ibu.

Sementara ini saya akan melatih Janice merangkak sebanyak-banyaknya deh. Tapi memang rada susah nyuruh nya... gak bisa dipaksa. Mau merangkak paling kalau lagi di tempat main anak2 di mall gitu yang harus lewatin lorong. mau gak mau kalau mau lewatin harus merangkak.

Tapi coba deh, cari2 ide dulu.



Regards

Da

----- Original Message -----

From: EH

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] RE: Problem.... help!!! (motorik, ngoceh sendiri, feses)

Pak Da, pengalaman kami dengan G, kalau kebanyakan Vit. C/Ester C memang bisa juga bikin BAB lembek/ agak diare. Jadi kalau tadinya kami kasih 2, dikurangi jadi 1 saja / hari.

Kalau ngga salah, disebutkan juga dalam buku Jaquelyn McCandless hal. 136-137. ("Ibu dari anak2 autistik yg mengalami sembelit akan senang mengetahui bahwa vit.C juga membantu mengatur pergerakan usus secara tepat karena kemampuannya sbg pencahar. Vit.C begitu pentingnya sehingga kami meminta para orang tua utk menambah pemberian sejauh lambung dapat mentolerir. Besarnya toleransi dapat dilihat dari apakah dosis tsb menimbulkan diare atau tidak. Jika anak sampai diare,

turunkan sedikit dosisnya....Dst...").

Kedua, itu yg namanya SI, belajar atau bermain, memang ngga boleh dipaksa. Kalau dalam keadaan RILEKS/nyaman semua pelajaran lebih cepat masuk. Kalau dia sudah menolak berarti sudah cukup dulu

Salam,

EH

----- Original Message -----

From: DH

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Thank you Bu Eveline Re: RE: Problem.... help!!!

Terima kasih Bu Ev atas informasinya,

Dosis Vit.C (Ester C) untuk Janice hanya 1 tablet per hari... kalau saya pikir sih nggak terlalu banyak yah. Tapi akan saya coba kurangin sampe setengah atau saya coba beberapa hari tanpa vit.c .

Bagaimana dengan Probiotik? (saya lebih cenderung ke probiotiknya) apa ada yang pernah bermasalah dengan probiotik? oh iya, pernah anaknya ipar saya (4.5 thn, tidak special) mengkonsumsi probiogold (atas rekomendasi saya) karena sedang minum antibiotik dalam jangka waktu lama untuk infeksi tenggorokan. Hasilnya mencret2 he he he ... saya sampe malu.....

Memang Bu, kesalahan tebesar saya adalah pingin anak ini cepat bisa jalan normal. Sehingga biarpun saya tau dipaksa, tetap saya coba. Saya pikir mentok2 paling trauma ke tempat terapis itu, ehh nggak taunya mempengaruhi seluruh dirinya dan persepsinya terhadap orang lain dan tempat asing. Dan saya sungguh menyesal, tapi biarlah, ini jadi pelajaran yang berharga buat saya.

Regards,

Da

----- Original Message -----

From: LH

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] RE: Problem.... help!!! (motorik, ngoceh sendiri, feses)

P. Da,

Anak saya, Michael juga punya masalah yang sama dengan BAB-nya beberapa waktu yg lalu, atas nasihat dr. Rina, beberapa supplemennya dihentikan, ada 4 supplemen yang dapat menyebabkan mencret, yaitu Vit C, Calcium, Probiotik dan Enzyme (menyebabkan perut terlalu asam). Kemudian setelah stop 3 hari, Calcium mulai diberikan kembali. Mungkin berikutnya saya akan coba Vit C dengan dosis yg lebih kecil.

Rgds,

LH

----- Original Message -----

From: TH

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] RE: Problem.... help!!! (motorik, ngoceh sendiri, feses)

Wah, kok bisa pak terapi SI yang dipaksakan dimana tempatnya??? setahu saya seperti pada diskusi milis yang dulu.... sekali dengan pak bud tentang konsep play terapi mungkin jika coba cari-cari di web

puterakembara masih ada.

Semoga bukan ekstensialis profesi, saya rasa sangat sayang jika Janice berhenti SInya pak, mengingat informasi yang telah tergali dalam tentang prombel SI Janice hingga saat ini. Sekarang tinggal bagaimana formulasi yang sesuai tentang multi disiplin approach. tapi kita perlu seorag case manager yang memahami seluk-beluk permasalahan dan kontribusi dari tiap team yang ada.

Apakah bapak melihat mengoceh ini merupakan kebutuhan akan input sensorynya, karena kami menilai stimming berdasarkan kebutuhan dan untuk area mulut ada cuku banyak faktor yang membuatnya bisa

dikatagorikan sebagai stimming, terutama pada area oral-motornya, coba lihat lebih seksama. mungkin bisa ketemu titik terangnya.

salam,

Th



Total visitors from 2000 to March 2012 : 2,098,400 - Puterakembara 2012
interaction with this site is in accordance with our site policy