Toilet Training (Mengajarkan anak ke Toilet)

09/11/2005

----- Original Message -----

From: Lid

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Bagaimana mengajarkan anak buang air kecil ?

Dear friends,

Terus terang.. hal ini bukanlah hal besar, tetapi alangkah senangnya jika si kecil bisa kita ajarkan untuk bisa buang air kecil dengan mandiri, atau paling tidak dapat memberi 'tanda-tanda' . Karena anak saya sampai sekarang ini 3.5 th, masih pakai diaper / pampers, maklum kalo pipis masih sembarangan, teman-teman ada cara menyiasati hal ini ?

Terima kasih.

----- Original Message -----

From: LH

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Bagaimana mengajarkan anak buang air kecil ?

Bu Lid,

Anak saya, 3th 3bl, sejak 1 bulan ini sudah bisa bilang kalau mau poop atau pipis, tadinya saya sempet putus asa dan mau beli buku soal toilet training.

Secara nggak sengaja, kakaknya Michael punya mainan bathroom set up, yang terdiri ada wastafel, closet dan shower cubicle, waktu bermain saya jelaskan ini tempat poop, pipis, yang ini cuci tangan .. dan diulang-ulang. Selain itu, setiap beberapa saat, kita ajak dia ke toilet, masih ngompol kalau nggak dipakein diapers.

Rasanya saya pernah nemuin situs yang ada tips untuk toilet training, yang saya ingat .. Si anak harus diberi minum banyak, terus setiap beberapa menit diajak ke toilet. Tapi ini berarti orang tua/caregiver harus nungguin selama toilet training berlangsung.

Salam,

LH



----- Original Message -----

From: RL

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Bagaimana mengajarkan anak buang air kecil ?

Bintang, anak saya saat ini sudah tidak lagi pakai pampers di siang hari... kalau malam masih, karena memang dia suka sekali minum air putih dan pipisnya sering.

Awalnya saya juga agak "kerja keras" untuk melatih Bintang pipis. Tapi ada beberapa cara yang mudah-mudahan bisa menambah kreatifitas kita menghadapi bocah-bocah ajaib kita.

1. awalnya saya minta pertolongan pada kakak laki-laki saya untuk mengajak Bee ke kamar mandi dan diberi contoh cara pipis yang baik untuk laki-laki. (maklum, single parent.) Bee melihat, dan diberi contoh dengan menurunkan celananya lalu ia pipis. ini terjadi berulang-ulang secara konsisten.

2. saya biasanya secara naluriah "tau" kapan ia sudah mulai penuh kantong kencingnya, ada tanda fisik juga kok, misalnya dia pegang2 dan gelisah. Saya langsung ajak dia dengan mengulang-ulang kata kata.... Bee, pipis yuk....

bee, pipis yuk.... BINTANG PIPIS. saat itu celananya masih di bantu dibuka.

3. belakangan dia mulai mengulang sendiri kata-kata saya jika akan pipis, dan dia biasanya mengandeng tangan saya ke kamar mandi sambil meracau.... bee pi...bee pi...bee pi... maka saya langsung membantu dia membuka celananya.

4. puji Tuhan, sekarang dia sudah lebih kreatif lagi dengan membuka celananya sendiri dan ingin mengguyur sendiri setelah pipis.....

walau kadang masih hilang-muncul-hilang-muncul lagi.... saya berusaha untuk tidak kalah sabar dengan kemauannya untuk bisa mandiri.

begitu ibu Lid, salam....

----- Original Message -----

From: Rus

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Bagaimana mengajarkan anak buang air kecil ?

Hai Ibu Lid dan teman semua,

Rasanya saya hampir putus asa bila mengajar anak ke tandas. Putera saya masih menggunakan pulls- up malam dan siang sehingga umur 7tahun dan saya toilet training selama 7tahun,tak terkata beribu helai checklist 'toilet training' dan airmata yg tumpah setiap sejam membawanya ke toilet sehingga hari lebaran yg lepas ketika kami sekeluarga sedang menikmati hidangan tiba-tiba putera bingkas menanggalkan seluar dan terus ke toilet dan setiap langkah yg saya ajar-picture yg dilekatkan di dalam toilet diikuti tanpa ada yg tertinggal dan kami sekeluarga hanya terpegun tanpa bergerak dan berkata apa-apa dan puteraku selesai aja tersenyum bangga dan sehingga hari ini beliau sendiri ke toilet.

Anak autis berbeda pencapaiannya serta perkembangannya namun percayalah setiap yg kita ajar sebenarnya anak kita mengerti dan faham benar cuma menunggu masa utk ia melakukannya beri anak masa.Sabar dan yakin anak kita bisa berdikari.Jangan jemu dan putus asa mengajarnya sehingga berjaya.

Salam sayang,

Rus (Malaysia)

----- Original Message -----

From: YM

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Bagaimana mengajarkan anak buang air kecil ?

Cara Ibu RL kami lakukan ketika Dean berusia 2 tahun dan hasilnya tidak jauh berbeda dengan bintang. Baik siang maupun malam bila ingin pipis Dean akan langsung berkata "Aku pipis, aku pipis" pada orang yang berada didekatnya sehingga kami (keluarga) bergegas ke toilet. Sekarang tidak usah bicara Dean sudah bisa melakukannya sendiri. Hanya untuk BAB kadang masih muncul hilang sehingga kami punya catatan jam berapa terakhir Dean BAB dan besoknya bila sudah mendekati jam tersebut kami bertanya "Mau EO" kalau ia Dean akan langsung lari kekamar mandi, namun kadang telat juga sehingga ia lari sudah dgn sedikit kotoran dicelananya. Namun kami berkeyakinan suatu saat Dean pasti bisa, yang penting kita jangan putus asa.

----- Original Message -----

From: El

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Bagaimana mengajarkan anak buang air kecil ?

Dibawah ini adalah site yang saya simpan untuk persiapan mentoilet training anak saya.

http://www.teacch.com/toilet.htm

http://www.bbbautism.com/pdf/article_25_toilet_training.pdf



Salam,

El

----- Original Message -----

From: NW

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Bagaimana mengajarkan anak buang air kecil ?

Anak saya juga begitu, tapi sekarang pake pampersnya kalo malem atau kalo mau pergi. Kalo dirumah, diusahain satu jam sekali kita ajak ke kamar kecil(kita tatur). Jadi tidak pipis sembarangan deh....buang air besar juga gitu, bangun tidur kita tongkrongin di wc, lama gak papa kita tungguin. Lama-lama keluar juga. Kalo kita biasain setiap pagi, buang airnya jadi rutin tiap pagi.

semoga bermanfaat.

salam,

NW

Total visitors from 2000 to March 2012 : 2,098,400 - Puterakembara 2012
interaction with this site is in accordance with our site policy