Anak bosan Terapi Sensory Integration

09/11/2005

----- Original Message -----

From: JS

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Anakku bosan terapi Sensory Integration

Dear Bapak Ibu,

Anak saya (3,5 tahun, belum verbal) sudah setahun mengikuti terapi SI, tapi sudah sebulan ini, kecenderungan malas atau bosan. Kalo tiba di tempat terapi dia hanya tidur2an saja, malas untuk melakukan kegiatan main di ruang SI. Terapisnya nyerah, kalo kemungkinan dia bosan, saya dianjurkan banyak melakukan aktivitas outdoor saja di rumah. Outdoor yang rutin saya lakukan adalah berkuda sekitar 20 menit di pulomas seminggu sekali. Mungkin ada diantara rekan yang bisa memberikan masukkan aktivitas outdoor apa saja yang bisa saya lakukan untuk menggantikan terapi SI di ruangan ? Terapi dengan lumba lumba apa bisa untuk salah satu alternatip ?

Mohon sharingnya,

Banyak terima kasih,

J (ibu dari Gladden)

----- Original Message -----

From: FTN

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Anakku bosan terapi Sensory Integration

Dear ibu J,

Kalau anak saya kegiatan outdoor nya dengan berenang, mungkin ibu bisa coba..

Pernah ada teman yang mengajak untuk berkuda di Pulo Mas tapi anak saya takut.. Dia bilang nanti jatuh, cakit, bedalah (maksudnya nanti jatuh, sakit dan berdarah), maklum belum bisa ucapkan huruf R dan S.

Selain berenang, week end pasti kami ajak jalan2 ke mall2, berbelanja di supermarket sambil kami terapi

ini kecap, ini minyak sayur, ini kopi, dst ... dst ...

Kalo ada kesempatan liburan, barulah kami ajak keluar kota.

Salam //

N - mami nya Yakobus (hampir 7 tahun)

----- Original Message -----

From: TH

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Anakku bosan terapi Sensory Integration

Wah.... baru denger saya ada nak yang bosen di ruang SI, biasanya anak sangat suka bermain di ruang SI. Apa ini hanya terjadi diruang SI, serta menurut ibu Gladden tergolong aktif atau tidak.

Ada beberapa kemungkinan yang mungkin terjadi :

Anak yang hypo aktif kesiapan ia untuk melakukan aktifitas (arousal) perlu extra bost... agar sistem sensorinya siap untuk memproses informasi dan melakukan respon terhadap lingkungan.

Jadwal yang cukup padat yang membuat ia lelah sebelum melakukan terapi SI, berapa banyak waktu terapinya sehari-seminggu?

Kemampuan eksploratory yang masih perlu di tingkatan. Bermain membutuhkan dorongan dari diri dan keingin tahuan untuk mencoba to perform certain skill.

Tapi apakah ada aset lain yang dimiliki Gladden, apa mainan kesukaannya, kebiasaan lainnya yang bisa dimanfaatkan untuk memfasilitasi kemampuannya saat ini.

Salam

TH

----- Original Message -----

From: LRUP

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Anakku bosan terapi Sensory Integration

Dear Ibu J,

Anak saya oleh terapisnya disarankan untuk Outdoor disarankan untuk : Hiking, renang dan berkuda.

Kebetulan dia paling suka renang dan hiking. Untuk berkuda agak susah.

Rgds,

L

----- Original Message -----

From: Am

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Anakku bosan terapi Sensory Integration

Pak TH,

Apa kabar?

Anak saya Rio (3 tahun) juga begitu. Setelah masuk ruang terapi dia malah Tidur-tiduran saja, malas untuk main2 di sana, meskipun duduk diayunan.. Dia terapi SI sudah 2 tahun ini, 1 minggu 1 kali (setiap hari Sabtu), pukul 9.30. Dan sebelum terapi SI tidak ada kegiatan apapun. Dari hari Senin-Jumat dia ada terapi ABA di rumah 3x2 jam setiap harinya.

Bagaimana untuk kasus anak saya yang seperti ini?

Am

----- Original Message -----

From: RG

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Anakku bosan terapi Sensory Integration

Halo bu Am,

Wah jadi ikutan nimbrung nih, saya setuju dengan pak TH......sulit dimengerti kalo anak bosan dengan

terapi yang menggunakan metoda SI.

Memang terapisnya harus sangat2 kreatif karena sifat metoda ini lebih memotivasikan anak agar anak lebih merespons sesuatu memalui perilaku motoriknya, setelah anak mendapatkan stimulus yang ada sensasinya.

Bila sensasi tidak ada maka jelas anak bosan, sensasi yang kita salurkan jelas harus sesuai interest anak, juga kemampuan anak pasti anak ga akan bosan.

Makanya anak lebih suka dengan naik kuda atau bersama lumba2 mereka lebih variatif.....dan sangat

mengesankan bagi anak.......

Oke bu......sampai jumpa....mudah2an ibu sekarang lebih memahami metoda SI.

Salam dari R



----- Original Message -----

From: TH

To: peduli-autis

Subject: [Puterakembara] Re: Anakku bosan terapi Sensory Integration

Kabar baik ibu Amie.

Gimana untuk penerapan floortimenya di rumah, apa sudah bisa dilakukan?

Dalam hal ini saya ingin melihat gambaran dulu apakah Rio aktif atau Hipoaktif, dari beberapa kemungkinan yang saya sebut sebelumnya, jika jadwalnya tidak padat, ada hubungannya dengan kesiapan diri untuk melakukan aktifitas (arousal).

Jika ibu sedang menyupir mobil dengan kecepatan yang rendah karena jalan macet, setelah beberapa lama akan terasa melelahkan, bukan hanya karena menginjak kopling-rem, tapi mata dan badan akan terasa lelah.

Beda jika pagi hari setelah mandi, makan and other stuff ibu ngebut di tol. we... :-)) ibu lebih alert untuk mengemudi dalam kecepatan yang tinggi.

Tiap supir memiliki batasan kecepatan yang bersifat individual. Tapi sistem tubuhnya akan merasa perbedaan jika adanya perbedaan terlalu tinggi-atau rendah. Hal itu mempengaruhi kesigapan dalam mengemudi.

Sebagai parent kita perlu lihat apakah "anak kita terbiasa dengan mesin yang berkecepatan cepat atau sebaliknya berkecepatan rendah". Agar bisa memahami sang anak lebih.

Hope that help :-))

Salam

TH

Total visitors from 2000 to March 2012 : 2,098,400 - Puterakembara 2012
interaction with this site is in accordance with our site policy