Anakku tersayang....

07/17/2002



Seperti biasa setiap pulang dari kantor, begitu sampai maka kedua anakku menyambut dengan gembira dan mesra. "Ayah ..., ayah, pulang " Lalu saya sambil duduk memeluk mereka berdua, cium pipi kiri dan kanan. Terlihat mereka berdua gembira sekali karena kesibukan saya bekerja yang harus bangun pagi, berangkat ke kantor disaat keduanya masih tidur, dan pulang sampai di rumah sekitar pukul 17.30. Lumayan masih ada waktu bersama anak untuk saling bercanda.

Begitulah setiap hari kami alami dan siapa yang sangka kalau anak kami yang pertama menderita autis ?.

Saat ini, alhamdulillah anak kami yang pertama walaupun menderita autis, tetapi kami sudah dapat mendeteksi sejak berumur 1 tahun. Awalnya adalah karena ada masalah dalam pencernaannya. Anak kami, Riandi, alergi akan susu sapi, juga asi dari ibunya. ( memang asi ibunya hanya berjalan sebentar ).

Tahun ke dua, untuk duduk saja masih tidak bisa, karena tulang belakang tidak kuat menyangga tubuhnya. Kalau ke dokter waktu itu, katanya kurang gizi dan kami terima dengan hati sabar dengan perkataan dokter tersebut yang nadanya menyalahkan. Dengan sabar, kami jalani terapi ENZYM dalam makanannya. Karena sering tidak ada kesamaan pendapat antar dokter, terkadang membuat kami jadi bingung. Dokter A mengatakan karena alergi susu sapi, maka ganti dengan susu kedelai dan kami memilih Soyaplus. Tapi ada Proferssor lain malah mengajurkan jika alergi, jangan malah tidak dikasih tetapi tetap dkasih dengan kadar yang sedikit sementara pengobatan terus dijalankan. Benar juga sih.... Anak kami walau alergi tetap saya berikan dengan sedikit demi sedikit dengan harapan akan timbul daya kekuatan sendiri.

Sekarang Riandi sudah berumur 5 tahun. Tahun lalu ia dapat masuk sekolah play-group. Kami berprinsip bahwa untuk anak autis yang diperlukan adalah SOSIALISASI dengan lingkungan yang normal. Karena pada kenyataan para penderita autis itu adalah peniru yang tangguh. Jadi kalau lingkungannya disekolah SLB, akan dapat memperparah autis yang dideritanya.

Terapi pertama kami lakukan dengan memanggil guru private yang dengan jam belajar sehari 4 jam selama 5 hari. Jangan tanyakan periode pertama belajar. Kami hampir tidak tega melihatnya. Terlebih untuk neneknya. Sepertinya itu metode yang 'KEJAM'. Betapa tidak, ada setengah jam anak kami hanya menangis dan mengamuk. Tetapi dengan ketegasan terapis dan kesabarannya akhirnya anak kami dapat mengikuti pelajaran yang diberikan. Sekarang hampir apa yang disuruh kerjakan terapis dapat dikerjakan dengan baik. Dan sekarang yang sedang gencar kami kerjakan adalah melatih bicara.

Untuk adiknya yang perempuan ini dapat membantu dalam latihan bicara. ( adiknya ceriwis ).

Untuk jam pelajaran saat ini sudah berkurang , tetapi kemudian atas saran terapis di sekolahnya kemungkinan akan lebih di insentipkan lagi selama 5 hari.

Ada pengalamn yang harus kita lakukan dengan tegas dan berani.

Riandi ini jika melihat saya pulang kantor lalu melepas pakaian, ia akan marah-marah sampai memukul .

Karena tidak ingin ayahnya buka baju dan itu HARUS diturutinya. Ia akan berusaha dengan segala upaya dan strategi untuk agar orang yang dituju itu MENURUT apa kehendaknya. Ingat !! , dengan segala cara, baik menangis atau memukul atau melakukan tindakan apa-apa yang kita larang. Jangan salah.! ia dapat membedakan apa yang dilarang dan apa yang dibolehkan. Masalahnya adalah ia selalu ingin 'mengalahkan' dan 'memperdayakan' orang lain. Keinginan itu begitu kuat dan strateginya itu tidak pernah akan dilakukan oleh anak seusianya yang tidak autis. Jadi kami sebagai orang tua, harus berani TEGAS dan TEGA untuk memberikan hukuman dan pujian jika hal yang dilakukan itu buruk atau baik.

Dan alhamdulliah sekarang ia tidak pernah menuntut saya untuk tidak boleh buka baju dan lain sebagainya.

Dan sekarang sedang terapi wicara, walau ia mau banyak berkata , Ayah, ayam, gigi, kaki dlsb yang hanya mau nurut didepan gurunya tak mengapalah, yang penting kosakatanya sudah banyak yang dapat dilakukan.

Saya ingin sekali kepada para orang tua sepeti kami ini , mengadakan PERTEMUAN, mungkin sebulan sekali. Kita dapat diskusi langsung dan tukar pengalaman . Bagaimana ? mohon tanggapan.

Total visitors from 2000 to March 2012 : 2,098,400 - Puterakembara 2012
interaction with this site is in accordance with our site policy