Sharing Pengalaman

06/14/2002

Saya terkesan dengan sharing saudara Hasto...

Memang penyebab dan 'cara' penanganan untuk anak-anak ini ternyata sangat..sangat bervariasi..

Saya pun tadinya nggak mengira kalau kemungkinan penyebabnya segala macam...

Lama sekali saya nggak bisa menerima bahwa anak saya menyandang autis..Terutama karena... anak saya memiliki awal kehidupan (bahkan mulai dalam perut) yang sangat baik... artinya nggak pernah ada masalah seperti pendarahan misalnya... Kelahiran normal dan sangat baik untuk ukuran medis (cukup bulan, bobot, proses....) Lalu perkembangan awal yang sangat pesat... Tengkurap di usia 1,5 bulan; duduk umur 5 bulan; mulai tumbuh gigi 5 bulan; mulai berdiri 8 bulan; berjalan 10 bulan; menyebut mama papa 8 bulan, diikuti dengan kata yang lain seperti sakit..bedak..jatuh..dll; mulai koprol umur 1 tahun; menyanyi mulai umur 1,5 tahun (sampai sekitar 20 lagu anak-anak dengan lafal dan lagu yang tepat)

Lalu......menjelang 2 tahun... semua hilang...... Ibarat kita pulang jalan-jalan di taman yang indah,

sampai di rumah seisi rumah ludes dirampok tak bersisa.. sungguh menyakitkan.... Kemudian semakin hari ia semakin "blank" Karena MMR ? nggak .. dia nggak pernah mendapatkannya

Karena Sakit? Nggak juga Karena Jatuh ? Nggak... Semua terjadi begitu saja....

Saya "mengembara" kesana kemari... mencari tahu dan mencari pembenaran...

Bahkan sempat GR bahwa anak saya jenius... karena seorang teman punya anak yang memiliki proses regresi yang sama ternyata kemudian anaknya jenius... Iiih saya malu kalau ingat itu semua...

Pada akhirnya saya memang harus menerima, bahwa memang dia menyandang autis...

Terakhir saya mulai berupaya dan hal-hal yang berbau "biomedis" Saya waktu itu belum sanggup test segala macam, tapi lalu saya mencari banyak informasi... Setidaknya untuk mengetahui gejala yang nampak, misalnya kalau telinganya sering memerah, ada bercak putih di kukunya, kulit yang kasar, dll.... itu berkaitan dengan kekurangan apa saja... misalnya kekurangan Zink, Magnesium, dll.

Akhirnya saya mulai "nyicil" test.. satu persatu... sesuai kondisi keuangan.. Awalnya test AIT (baru test saja, saya belum siap biaya untuk terapi) Ternyata walaupun hasil BERA bagus, hasil AIT nya sangat menyedihkan.... karena "main sound" yang harus dia dengar ternyata seringkali di block oleh "backround-sound" yang riuh rendah menyerbu telinganya dengan intensitas yang sama. Sedih sekali membayangkan.. betapa hari-harinya begitu berisik dan menyakitkan...

Lalu 6 bulan setelahnya... test rambut (titip teman)

Hasilnya ?

Pb dan Cd anak saya mentok..tok..tok.... segala racun di tubuh anak saya sangat tinggi... Dengan tendensi menderita alergi yang besar terhadap berbagai jenis masukan makanan (tampak lewat buruknya perilaku, jika ia alergi terhadap apa yang dia makan) Ternyata inilah biang keladi kenapa sulit sekali mendapatkan kemajuan dari terapi perilaku yang dijalaninya.

Saya kembali sangat sedih... tapi...rasanya saya sudah nggak bisa menangis lagi... kalau bahasa sinetronnya.. air mata saya sudah habis...

Saya bertanya-tanya dengan keadaan ini... lalu apa yang harus saya lakukan... terus terang saya belum

tahu dan belum mampu... Seorang teman menyarankan untuk sementara ini memberi anak saya daun ketumbar setiap hari.. Karena daun ketumbar memiliki efek detoksifikasi dan nggak ada efek samping.

Sekarang ini.... Baru itu yang coba saya lakukan, juga dengan melakukan diet GFCF, memberi multi vitamin, mineral dan cord liver oil (karena naga-naganya matanyapun bermasalah, tapi saya daftar dokter mata anak khusus yang bisa menangani anak bermasalah... baru kebagian feb 2003, padahal saya daftarnya Nop 2001.. ck..ck...)

Saya juga bawa dia ke ahli pijet "tracing" yang katanya untuk "meluruskan" urat-syaraf yang "salah

arah" Saya kira pijet ini alhamdulillah banyak menolong, setidaknya tidurnya jadi bagus tanpa harus minum obat-obatan (tadinya sering melekan, sekarang paling malam jam 20 dan bangun jam 6 pagi), makannya bagus, BAB nya juga lancar. Dia juga menjalani terapi alergi di RS OM seminggu sekali..

Kuasa dan rahasia Allah memang mencengangkan... Apa yang dia kehendaki terjadi... terjadilah....

Satu persatu kesedihan... dan satu persatu harapan silih berganti.... Tapi apapun keadaannya..... kehadiran dirinya, kakaknya yang ADD (attention Defisit Disorder) dan adiknya (yang Insya Allah "normal-normal saja).... adalah karunia terindah dan sungguh membuat hidup saya penuh warna dan berarti.

Alhamdulillah....

dari salah satu partisipan milis puterakembara

Total visitors from 2000 to March 2012 : 2,098,400 - Puterakembara 2012
interaction with this site is in accordance with our site policy